Sinergi Cegah Stunting: Fatayat NU Gelar Pelatihan CSPA untuk Ratusan Kader di Kubu Raya - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kalbar Tak Hanya Butuh Investasi, Tapi Juga Jaminan Masa Depan Lingkungan Warkop Pontianak dan Alarm Gula: Ketika Ngopi Tak Lagi Sekadar Budaya Kantor SAR Pontianak Gelar SAR Community Potensi SAR untuk Tingkatkan Keselamatan Nelayan Sinergi Cegah Stunting: Fatayat NU Gelar Pelatihan CSPA untuk Ratusan Kader di Kubu Raya Habiburokhman Bahas Paradigma Hukum Baru dalam Stadium General LK II dan LKK HMI Cabang Pontianak AGMDB Kalbar Tegaskan Gerakan Murni Inisiatif Organisasi, Minta Publik Tak Berspekulasi

Uncategorized

Sinergi Cegah Stunting: Fatayat NU Gelar Pelatihan CSPA untuk Ratusan Kader di Kubu Raya

badge-check


					Sinergi Cegah Stunting: Fatayat NU Gelar Pelatihan CSPA untuk Ratusan Kader di Kubu Raya Perbesar

Gagasankalbar.com – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa, Pimpinan Pusat (PP) Fatayat NU berkolaborasi dengan Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kubu Raya menggelar Pelatihan Cegah Stunting Perspektif Agama (CSPA).
Kegiatan krusial ini berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 15 hingga 17 Mei 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

​Langkah preventif ini diambil mengingat penanganan stunting tidak hanya melulu soal pemenuhan gizi fisik, melainkan juga memerlukan penguatan pemahaman dari sudut pandang nilai-nilai agama.

​​Rangkaian acara yang dimulai pada hari Jumat, 15 Mei 2026, ini mendapat atensi dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Camat Sungai Raya, Bapak Drs. Ikhsan Sukendra, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif Fatayat NU yang bergerak progresif membantu pemerintah menekan angka stunting di wilayah Kubu Raya.

​Acara ini juga dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kubu Raya, Bapak Yusran Anizam, S.Sos, M.Si. Kehadiran Sekda menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan prioritas utama daerah yang membutuhkan komitmen dari seluruh elemen, termasuk organisasi keagamaan seperti Fatayat NU.

​Dari sisi teknis kesehatan, hadir Ibu Feti Tataningsih, A.Md., Gz. selaku Bidang Pengelola Layanan Masyarakat di Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya. Kehadiran beliau memastikan bahwa materi pencegahan stunting yang disampaikan dalam pelatihan ini sejalan dengan program dan standar intervensi gizi yang dijalankan oleh Dinas Kesehatan.

​Tak ketinggalan, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Kalimantan Barat, Sahabat Ummi Marzuqoh, S.E, M.E, juga hadir memberikan dukungan moral secara langsung. Beliau menegaskan bahwa kader Fatayat harus menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan pentingnya ketahanan keluarga dan pemenuhan hak anak sejak dalam kandungan.

​Dalam momentum ini, Bendahara Bidang Kesehatan dan Lingkungan Pimpinan Pusat Fatayat NU, Sahabat Maftuhah, M.Pd, memaparkan komitmen panjang Fatayat NU yang sudah jauh hari menaruh perhatian pada isu strategis ini. Beliau menyatakan bahwa Fatayat NU sebenarnya telah melakukan edukasi dan sosialisasi pencegahan stunting sejak tahun 2012, jauh sebelum masalah stunting menjadi perhatian publik nasional seperti sekarang. Gerakan ini diawali dengan mengambil pilot project di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
_​”Pencegahan stunting perspektif agama adalah salah satu program yang memberdayakan seluruh stakeholder di desa. Harapannya, pencegahan yang dilakukan sesuai dengan siklus kehidupan ini dapat berdampak signifikan, karena menyasar pada perubahan paradigma dan perilaku dari segala usia,”tegas Sahabat Maftuhah, M.Pd._

​Pelatihan intensif selama tiga hari ini didesain inklusif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat yang bersentuhan langsung dengan isu keluarga, kesehatan, dan kepemudaan. Sebanyak 140 peserta hadir, yang terbagi rata dari empat pilar strategis se-Kabupaten Kubu Raya.

Kabar baik dan dukungan nyata juga datang dari pemerintah pusat. Dalam rangkaian kegiatan ini, diserahkan pula bantuan langsung dari Wakil Presiden (Wapres) RI berupa paket alat kesehatan dan antropometri yang sangat lengkap untuk menunjang akurasi deteksi dini stunting di lapangan. Bantuan tersebut meliputi:
– ​Timbangan berat badan manual dan digital
– ​Timbangan khusus bayi (baby scale)
– ​Alat pengukur lingkar lengan atas (LiLA)
– ​Alat pengukur lingkar kepala
– ​Alat pengukur tinggi badan (stadiometer/infantometer)

​Bantuan fasilitas fisik dari Wapres ini dinilai sangat sinkron dengan pelatihan non-fisik (kapasitas kader) yang sedang berjalan, sehingga para kader posyandu dan desa bisa langsung mempraktikkan ilmu pengukuran gizi secara presisi.

Selama pelatihan, para peserta dibekali materi komprehensif. Mulai dari konsep stunting secara medis yang diperkuat oleh data Dinas Kesehatan, pola asuh anak dalam Islam, pemanfaatan pangan lokal, hingga strategi komunikasi efektif untuk menyampaikan edukasi CSPA kepada masyarakat luas. Remaja usia sekolah yang hadir juga diberikan pemahaman khusus mengenai pentingnya mencegah anemia dan persiapan gizi pra-nikah demi memutus mata rantai stunting sejak dini.
​Melalui pelatihan ini, Jalila Asy’ari, S.Pd selaku Ketua PC Fatayat NU Kubu Raya berharap para alumni pelatihan dapat kembali ke wilayah masing-masing membawa bekal ilmu yang matang, serta menjadi role model sekaligus konselor sebaya bagi lingkungan sekitarnya.

​Kegiatan ditutup pada hari Minggu, 17 Mei 2026, dengan komitmen bersama dan rencana tindak lanjut (RTL) yang nyata dari seluruh kader demi mewujudkan Kabupaten Kubu Raya yang bebas stunting menuju Generasi Emas.

Baca Lainnya

Kantor SAR Pontianak Gelar SAR Community Potensi SAR untuk Tingkatkan Keselamatan Nelayan

19 Mei 2026 - 00:45 WIB

Habiburokhman Bahas Paradigma Hukum Baru dalam Stadium General LK II dan LKK HMI Cabang Pontianak

17 Mei 2026 - 20:59 WIB

AGMDB Kalbar Tegaskan Gerakan Murni Inisiatif Organisasi, Minta Publik Tak Berspekulasi

17 Mei 2026 - 20:43 WIB

GMNI Mempawah desak 2 DPD GMNI Kalbar segera lakukan rekonsiliasi

17 Mei 2026 - 20:36 WIB

Nasyiatul Aisyiyah Kubu Raya Gelar “Go To School” Edukasi Cegah Anemia Remaja Putri

17 Mei 2026 - 20:25 WIB

Trending di Uncategorized