Menu

Mode Gelap
Densus 88 Apresiasi Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Gelar “Refleksi Kebangsaan Ramadhan” Guna Tangkal Radikalisme Pemkab Kubu Raya Apresiasi Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Jadi Garda Terdepan Cegah Intoleransi dan Radikalisme Dukung Aturan Pemerintah Pusat Terkait Pembatasan Medsos Anak, Kesbangpol Kubu Raya Siap Kawal Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Prokrastinasi Akademik Mahasiswa: Lemahnya Self-Regulation dan Normalisasi Kebiasaan Menunda Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Ramah Kapuas Hulu ​Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Bendahara Umum PSI Kunjungi Sejumlah Pesantren

Berita Kalbar

PT PERTAMINA PATRA NIAGA: Klarifikasi Terkait Isu Pengoplosan BBM Pertamax

badge-check


					PT PERTAMINA PATRA NIAGA: Klarifikasi Terkait Isu Pengoplosan BBM Pertamax Perbesar

Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), memberikan tanggapan terhadap isu yang berkembang di masyarakat dan beberapa media tentang pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax. Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa tidak ada pengoplosan BBM Pertamax dan kualitas Pertamax dipastikan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah, yakni RON 92.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menjelaskan bahwa produk yang masuk ke terminal BBM Pertamina adalah produk jadi yang sudah sesuai dengan RON masing-masing, dimana Pertalite memiliki RON 90 dan Pertamax memiliki RON 92. “Spesifikasi yang disalurkan ke masyarakat dari awal penerimaan produk di terminal Pertamina telah sesuai dengan ketentuan pemerintah,” ujar Heppy Wulansari.

Menurut Heppy, proses penambahan warna (dyes) dilakukan di terminal utama BBM sebagai pembeda produk agar mudah dikenali masyarakat. Selain itu, penambahan additive juga dilakukan untuk meningkatkan kinerja produk Pertamax. “Jadi bukan pengoplosan atau mengubah RON. Masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas Pertamax,” jelas Heppy.

Pertamina Patra Niaga menerapkan prosedur dan pengawasan yang ketat dalam melaksanakan kegiatan Quality Control (QC). Distribusi BBM Pertamina juga diawasi oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). “Kami menaati prosedur untuk memastikan kualitas dan dalam distribusinya juga diawasi oleh Badan Pengatur Hilir Migas,” tutur Heppy.

Lebih lanjut, Heppy menegaskan bahwa Pertamina berkomitmen untuk menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) demi menyediakan produk yang dibutuhkan oleh konsumen.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

​Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Bendahara Umum PSI Kunjungi Sejumlah Pesantren

7 Maret 2026 - 15:05 WIB

Buka Puasa Bersama REI Kalbar dan Perbankan Perkuat Sinergi Pembiayaan Perumahan

5 Maret 2026 - 02:07 WIB

Mahasiswa Kalbar Suarakan Delapan Tuntutan dalam Aksi “Kalbar Menggugat” di DPRD Provinsi

26 Februari 2026 - 16:02 WIB

Mahasiswa Se-Kalbar Evaluasi Satu Tahun Kepemimpinan Norsan–Krisantus, Soroti IPM

26 Februari 2026 - 10:47 WIB

FOMDA Kalbar Soroti Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Dorong Fase Akselerasi

24 Februari 2026 - 14:40 WIB

Trending di Berita Kalbar