PT PERTAMINA PATRA NIAGA: Klarifikasi Terkait Isu Pengoplosan BBM Pertamax - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Empat Perguruan Tinggi Kalbar Ikuti Tahap Eliminasi Debat Penegakan Hukum Pemilu Antrean BBM Kembali Mengular, GMKI Kalbar Desak Pertamina Benahi Distribusi dan Terapkan Barcode Motor Antrean BBM di SPBU Pontianak dan Kubu Raya Ganggu Layanan Ojol, Driver Ojol Minta Pasokan Segera Stabil Guru Sains di Singkawang Dibekali STEM Learning Kit untuk Mitigasi Banjir Karhutla di Kubu Raya Meluas, Petugas Terkendala Sumber Air Raker MAN 2 Pontianak Resmi Dibuka, Kakanwil Kemenag Kalbar Dorong Penguatan Komitmen dan Budaya Kerja

Berita Kalbar

PT PERTAMINA PATRA NIAGA: Klarifikasi Terkait Isu Pengoplosan BBM Pertamax

badge-check


PT PERTAMINA PATRA NIAGA: Klarifikasi Terkait Isu Pengoplosan BBM Pertamax Perbesar

Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), memberikan tanggapan terhadap isu yang berkembang di masyarakat dan beberapa media tentang pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax. Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa tidak ada pengoplosan BBM Pertamax dan kualitas Pertamax dipastikan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah, yakni RON 92.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menjelaskan bahwa produk yang masuk ke terminal BBM Pertamina adalah produk jadi yang sudah sesuai dengan RON masing-masing, dimana Pertalite memiliki RON 90 dan Pertamax memiliki RON 92. “Spesifikasi yang disalurkan ke masyarakat dari awal penerimaan produk di terminal Pertamina telah sesuai dengan ketentuan pemerintah,” ujar Heppy Wulansari.

Menurut Heppy, proses penambahan warna (dyes) dilakukan di terminal utama BBM sebagai pembeda produk agar mudah dikenali masyarakat. Selain itu, penambahan additive juga dilakukan untuk meningkatkan kinerja produk Pertamax. “Jadi bukan pengoplosan atau mengubah RON. Masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas Pertamax,” jelas Heppy.

Pertamina Patra Niaga menerapkan prosedur dan pengawasan yang ketat dalam melaksanakan kegiatan Quality Control (QC). Distribusi BBM Pertamina juga diawasi oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). “Kami menaati prosedur untuk memastikan kualitas dan dalam distribusinya juga diawasi oleh Badan Pengatur Hilir Migas,” tutur Heppy.

Lebih lanjut, Heppy menegaskan bahwa Pertamina berkomitmen untuk menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) demi menyediakan produk yang dibutuhkan oleh konsumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Empat Perguruan Tinggi Kalbar Ikuti Tahap Eliminasi Debat Penegakan Hukum Pemilu

27 Juli 2026 - 23:54 WIB

Antrean BBM Kembali Mengular, GMKI Kalbar Desak Pertamina Benahi Distribusi dan Terapkan Barcode Motor

27 Juli 2026 - 23:48 WIB

Posbakum Aisyiyah Kalbar Kini Hadir di Lima Titik, Perluas Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat

26 Juli 2026 - 09:29 WIB

Kalau Pengkritik Dianggap “Londo Ireng”, Siapa yang Masih Berani Berkata Benar?

25 Juli 2026 - 00:42 WIB

KABUT ASAP KEMBALI DATANG, GMKI: NEGARA JANGAN HANYA SIBUK MEMADAMKAN API

24 Juli 2026 - 18:53 WIB

Trending di Berita Kalbar