Polda Kalbar Gelar Operasi Patuh Kapuas 2025, Fokus Penindakan 10 Pelanggaran Prioritas - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Antusiasme Dibuka Lebih Luas: Pendaftaran Latihan Kader II dan Latihan Khusus Kohati HMI Cabang Pontianak Resmi Diperpanjang Koordinator Regional BGN Kalimantan Penuhi Undangan Komnas HAM Kalbar Soroti Pelaksanaan MBG Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Kapuas, Sanggau Naik Dango ke-41 Dipusatkan di Rumah Adat Desa Lingga, Momentum Pelestarian Budaya Dayak Presiden Mahasiswa Polnep Dilaporkan ke Polisi, Penuhi Panggilan untuk Klarifikasi GMNI Pontianak Serukan Evaluasi Kebijakan Ketenagakerjaan Jelang May Day 2026

Berita Kalbar

Polda Kalbar Gelar Operasi Patuh Kapuas 2025, Fokus Penindakan 10 Pelanggaran Prioritas

badge-check


					Polda Kalbar Gelar Operasi Patuh Kapuas 2025, Fokus Penindakan 10 Pelanggaran Prioritas Perbesar

Gagasankalbar.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) resmi menggelar Operasi Patuh Kapuas 2025 yang dimulai pada Senin, 14 Juli 2025, dan akan berlangsung selama 14 hari ke depan hingga 27 Juli. Apel gelar pasukan dilaksanakan di Lapangan Jananuraga, Mapolda Kalbar, dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto dan diikuti oleh 510 personel gabungan dari Polda Kalbar, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Jasa Raharja.

Operasi ini merupakan bagian dari agenda nasional Kepolisian Republik Indonesia dalam rangka menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan jalan raya. Kapolda Kalbar menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan selama operasi ini bersifat edukatif dan humanis, namun tetap akan disertai tindakan tegas terhadap pelanggaran yang membahayakan keselamatan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tertib dalam berlalu lintas, menggunakan perlengkapan berkendara sesuai ketentuan, dan tidak melakukan pelanggaran yang bisa berujung pada kecelakaan lalu lintas,” kata Irjen Pipit Rismanto, dikutip dari Tribrata News Kalbar, Senin (14/7). Ia menambahkan, operasi tahun ini menyasar sepuluh jenis pelanggaran yang menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas.

Sepuluh pelanggaran tersebut antara lain menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, tidak menggunakan helm standar nasional Indonesia (SNI) atau sabuk pengaman, melawan arus, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melebihi batas kecepatan, berboncengan lebih dari satu orang, tidak memiliki atau membawa SIM dan STNK, serta kendaraan dengan kelengkapan tidak sesuai standar seperti knalpot brong.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bayu Suseno menjelaskan bahwa operasi ini dilatarbelakangi oleh peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah Kalimantan Barat. Berdasarkan catatan internal kepolisian, sejumlah daerah di Kalbar menunjukkan kecenderungan naik dalam jumlah pelanggaran dan korban kecelakaan dalam tiga bulan terakhir. Karena itu, menurutnya, diperlukan langkah terpadu yang tidak hanya bersifat represif, tetapi juga mengedepankan sosialisasi dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan lainnya.

Polda Kalbar juga mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan melaporkan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan bahaya, serta mendukung kampanye keselamatan berkendara melalui media sosial. Selama operasi berlangsung, petugas akan melakukan patroli di titik-titik rawan kecelakaan, simpang jalan besar, dan kawasan padat aktivitas masyarakat, termasuk di kawasan sekolah dan pusat perbelanjaan.

Sementara itu, berdasarkan pemberitaan Inside Pontianak, pelaksanaan Operasi Patuh Kapuas juga akan didukung oleh unit kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi dengan sistem tilang elektronik atau ETLE. Hal ini diharapkan dapat menekan praktik pelanggaran yang kerap tidak terpantau langsung oleh petugas di lapangan.

Menurut laporan KalbarOnline, sepanjang 2024, terdapat lebih dari 4.200 pelanggaran lalu lintas yang tercatat oleh jajaran Polda Kalbar, dan lebih dari 300 kasus kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa maupun luka-luka. Melalui operasi ini, Polda Kalbar menargetkan penurunan angka kecelakaan setidaknya 25 persen dari tahun sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Koordinator Regional BGN Kalimantan Penuhi Undangan Komnas HAM Kalbar Soroti Pelaksanaan MBG

29 April 2026 - 20:34 WIB

Presiden Mahasiswa Polnep Dilaporkan ke Polisi Usai Aksi Demo 8 April 2026

28 April 2026 - 03:05 WIB

GMNI Kalbar Apresiasi Musrenbang Pemprov Kalbar yang Libatkan Masyarakat dan Pemuda

21 April 2026 - 16:00 WIB

FOMDA Kalbar Soroti Lambannya Penanganan Teror Beruntun di Air Upas

21 April 2026 - 15:40 WIB

Ketua Umum HMI Cabang Pontianak Angkat Suara: Kekerasan terhadap Nafila Tidak Bisa Ditoleransi

17 April 2026 - 14:15 WIB

Trending di Berita Kalbar