Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Sesalkan Dugaan Arogansi terhadap Pegawai Disabilitas Program MBG - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Sidang Meigi Alrianda: Antara Barang Bukti dan Dugaan Pelanggaran Prosedur Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Sesalkan Dugaan Arogansi terhadap Pegawai Disabilitas Program MBG Kohati Cabang Pontianak: Kecam Keras Kekerasan Verbal terhadap Akuntan Difabel di SPPG Arang Limbung MTQ ke-XII Kubu Raya Resmi Dibuka, Derahman Legislator PPP Soroti Peran LPTQ soal Prestasi Wagub Kalbar Dukung KKM dan Sekolah Politik Pemuda Katolik, Siap Buka Kegiatan Ketua Pemuda Katolik Kubu Raya Kecam Keras Pernyataan JK, Desak Permintaan Maaf

Kubu Raya

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Sesalkan Dugaan Arogansi terhadap Pegawai Disabilitas Program MBG

badge-check


					Unggul Ali Sadewo: Tak Ada Tempat untuk Arogansi Perbesar

Unggul Ali Sadewo: Tak Ada Tempat untuk Arogansi

Gagasankalbar.com – Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kubu Raya, Unggul Ali Sadewo, menyampaikan keprihatinan sekaligus penyesalan mendalam atas tindakan arogansi dan makian yang dialami seorang pegawai program Makan Bergizi Gratis (MBG) penyandang disabilitas bernama Nafila.

Ditemui pada Kamis (16/4/2026), Unggul menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan etika dalam lingkungan kerja. Ia menyebut, setiap individu berhak mendapatkan perlakuan yang adil dan bermartabat, tanpa terkecuali, termasuk penyandang disabilitas.

“Saya sangat menyesalkan kejadian ini. Sebagai manusia, kita harus memanusiakan manusia. Tidak seharusnya ada perlakuan arogansi atau makian dalam menyikapi persoalan,” tegasnya.

Menurutnya, apabila terdapat kesalahan atau kinerja yang dinilai kurang baik, seharusnya dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan musyawarah. Pendekatan dialog dinilai jauh lebih bijak dibandingkan tindakan emosional yang berpotensi melukai pihak lain.

“Jika memang ada kekeliruan, seharusnya diselesaikan dengan duduk bersama, bukan dengan cara-cara yang tidak beretika seperti makian atau sikap arogan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Unggul juga mendorong agar pihak terkait melakukan penelusuran secara objektif terhadap kasus tersebut. Ia berharap, apabila terbukti adanya pelanggaran, oknum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dapat diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.

Kasus ini menjadi perhatian publik di Kabupaten Kubu Raya, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, menghormati martabat manusia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Baca Lainnya

MTQ ke-XII Kubu Raya Resmi Dibuka, Derahman Legislator PPP Soroti Peran LPTQ soal Prestasi

15 April 2026 - 17:36 WIB

Ketua Pemuda Katolik Kubu Raya Kecam Keras Pernyataan JK, Desak Permintaan Maaf

15 April 2026 - 17:26 WIB

HMI Kubu Raya Soroti Kasus Dugaan Penghinaan Disabilitas, Minta Penegakan Hukum Tegas

15 April 2026 - 17:23 WIB

RSUD TBSI Kubu Raya Raih Penghargaan TOP BUMD Awards 2026

14 April 2026 - 08:43 WIB

PERBASI Kubu Raya Siap Dukung Kepemimpinan Ketua KONI Baru

13 April 2026 - 17:12 WIB

Trending di Kubu Raya