Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Sesalkan Dugaan Arogansi terhadap Pegawai Disabilitas Program MBG - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Gemawan Perkuat Tata Kelola Hutan Desa melalui Lokakarya Penyusunan SOP dan Penguatan Kelembagaan LPHD Riam Piyang Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing yang Diduga Tenggelam di Sungai Kapuas dalam Kondisi Meninggal Dunia Bawaslu Kubu Raya Awasi Pemutakhiran Data Partai Politik Semester I Tahun 2026 Kritik Dibalas Kritik: Tiga Bulan yang Terlalu Mahal untuk Demokrasi Ustadz Derry Sulaiman Kunjungi Rumah Makan Gratis Habib di Pontianak Tim SAR Gabungan Cari Pemancing Diduga Tenggelam di Sungai Kapuas, Tayan Hilir

Kubu Raya

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Sesalkan Dugaan Arogansi terhadap Pegawai Disabilitas Program MBG

badge-check


Unggul Ali Sadewo: Tak Ada Tempat untuk Arogansi Perbesar

Unggul Ali Sadewo: Tak Ada Tempat untuk Arogansi

Gagasankalbar.com – Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kubu Raya, Unggul Ali Sadewo, menyampaikan keprihatinan sekaligus penyesalan mendalam atas tindakan arogansi dan makian yang dialami seorang pegawai program Makan Bergizi Gratis (MBG) penyandang disabilitas bernama Nafila.

Ditemui pada Kamis (16/4/2026), Unggul menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan etika dalam lingkungan kerja. Ia menyebut, setiap individu berhak mendapatkan perlakuan yang adil dan bermartabat, tanpa terkecuali, termasuk penyandang disabilitas.

“Saya sangat menyesalkan kejadian ini. Sebagai manusia, kita harus memanusiakan manusia. Tidak seharusnya ada perlakuan arogansi atau makian dalam menyikapi persoalan,” tegasnya.

Menurutnya, apabila terdapat kesalahan atau kinerja yang dinilai kurang baik, seharusnya dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan musyawarah. Pendekatan dialog dinilai jauh lebih bijak dibandingkan tindakan emosional yang berpotensi melukai pihak lain.

“Jika memang ada kekeliruan, seharusnya diselesaikan dengan duduk bersama, bukan dengan cara-cara yang tidak beretika seperti makian atau sikap arogan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Unggul juga mendorong agar pihak terkait melakukan penelusuran secara objektif terhadap kasus tersebut. Ia berharap, apabila terbukti adanya pelanggaran, oknum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dapat diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.

Kasus ini menjadi perhatian publik di Kabupaten Kubu Raya, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, menghormati martabat manusia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Baca Lainnya

Bawaslu Kubu Raya Awasi Pemutakhiran Data Partai Politik Semester I Tahun 2026

3 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Kemendagri Dorong Ketahanan Pangan sebagai Wujud Implementasi Nilai Pancasila di Kubu Raya

1 Juni 2026 - 06:59 WIB

Momentum Hari Lahir Pancasila Jadi Semangat Membangun Bangsa

1 Juni 2026 - 06:55 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Anggota DPRD Kubu Raya Habib Abdurahman Hafis Almuthahar Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Sultan Hamid II

1 Juni 2026 - 06:53 WIB

PIAUD Nurhayati Resmi Berdiri di Kubu Raya, Usung Pendidikan Karakter dan Agama Tanpa Gadget

1 Juni 2026 - 06:51 WIB

Trending di Kubu Raya