Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Sesalkan Dugaan Arogansi terhadap Pegawai Disabilitas Program MBG - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Cornelis Dorong Internasionalisasi Dayak Lewat Kongres Literasi dan Dayak Book Fair 2026 PWA Kalbar Soroti Pentingnya Budaya Sekolah Anti Kekerasan Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya Bersilaturahmi ke Kediaman Hubabah Annisa Alhaddad Bung Fajar: GMNI Kalimantan Barat Jangan Larut dalam Konflik Internal, Rakyat Sedang Menghadapi Krisis Sosial dan Ekonomi Rumah Makan Gratis Habib Terima Kunjungan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional RI Staf Ketua KPPU RI Apresiasi Daya Kritis Peserta LK II HMI Cabang Pontianak

Kubu Raya

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Sesalkan Dugaan Arogansi terhadap Pegawai Disabilitas Program MBG

badge-check


					Unggul Ali Sadewo: Tak Ada Tempat untuk Arogansi Perbesar

Unggul Ali Sadewo: Tak Ada Tempat untuk Arogansi

Gagasankalbar.com – Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kubu Raya, Unggul Ali Sadewo, menyampaikan keprihatinan sekaligus penyesalan mendalam atas tindakan arogansi dan makian yang dialami seorang pegawai program Makan Bergizi Gratis (MBG) penyandang disabilitas bernama Nafila.

Ditemui pada Kamis (16/4/2026), Unggul menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan etika dalam lingkungan kerja. Ia menyebut, setiap individu berhak mendapatkan perlakuan yang adil dan bermartabat, tanpa terkecuali, termasuk penyandang disabilitas.

“Saya sangat menyesalkan kejadian ini. Sebagai manusia, kita harus memanusiakan manusia. Tidak seharusnya ada perlakuan arogansi atau makian dalam menyikapi persoalan,” tegasnya.

Menurutnya, apabila terdapat kesalahan atau kinerja yang dinilai kurang baik, seharusnya dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan musyawarah. Pendekatan dialog dinilai jauh lebih bijak dibandingkan tindakan emosional yang berpotensi melukai pihak lain.

“Jika memang ada kekeliruan, seharusnya diselesaikan dengan duduk bersama, bukan dengan cara-cara yang tidak beretika seperti makian atau sikap arogan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Unggul juga mendorong agar pihak terkait melakukan penelusuran secara objektif terhadap kasus tersebut. Ia berharap, apabila terbukti adanya pelanggaran, oknum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dapat diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.

Kasus ini menjadi perhatian publik di Kabupaten Kubu Raya, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, menghormati martabat manusia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Baca Lainnya

Hantavirus Jadi Sorotan di Kalbar, Direktur RSUD TBSI Imbau Masyarakat Tetap Waspada

13 Mei 2026 - 11:25 WIB

DPD KNPI Kubu Raya Terima Kunjungan Silaturahmi Bawaslu, Bahas Kolaborasi Penguatan Demokrasi

12 Mei 2026 - 11:04 WIB

Sinergi BGN dan Pemda Perkuat Rantai Pasok Program MBG di Kubu Raya

12 Mei 2026 - 10:59 WIB

Pemda Kubu Raya Terima Kunjungan Tokoh Malaysia Bahas Investasi hingga Pendidikan

12 Mei 2026 - 10:55 WIB

Perumda Kubu Raya Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Aplikasi PASTI dan Gerai Maju

12 Mei 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kubu Raya