Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Harap Pemerintah Tanggap Terhadap Fenomena Bendera One Piece Menjelang HUT RI ke-80 - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Sidang Lanjutan Kasus Herman Alias Pak Usu Masuki Agenda Pledoi di PN Mempawah Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi UMP Gelar Yudisium, 94 Mahasiswa Resmi Lulus Semangat Hari Kartini, Mahasiswa Didorong Terus Suarakan Kesetaraan Kejuaraan Futsal Mahasiswa Kalimantan Barat 2026 Resmi Ditutup, Untan Raih Juara Penandatanganan MoU Satyagatra, BKKBN Kalbar Gandeng Perguruan Tinggi dan Mitra Tingkatkan Layanan Keluarg Dugaan Investasi Bermasalah Mencuat di Pontianak, Tokoh Masyarakat Tuntut Pertanggungjawaban

Kubu Raya

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Harap Pemerintah Tanggap Terhadap Fenomena Bendera One Piece Menjelang HUT RI ke-80

badge-check


					Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Harap Pemerintah Tanggap Terhadap Fenomena Bendera One Piece Menjelang HUT RI ke-80 Perbesar

Kubu Raya, 1 Agustus 2025 — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya menyuarakan keprihatinannya terhadap fenomena yang belakangan ini marak terjadi di tengah masyarakat, yakni pengibaran bendera bajak laut dari anime One Piece menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Fenomena tersebut dinilai mencerminkan bentuk keresahan dan kekecewaan sebagian masyarakat terhadap situasi sosial-politik yang sedang terjadi di tanah air.

“Pengibaran bendera anime seperti One Piece bukan sekadar tren pop culture, tapi bisa dibaca sebagai kritik simbolik terhadap negara. Ketika masyarakat lebih memilih mengibarkan bendera fiksi ketimbang Sang Saka Merah Putih, itu alarm serius bagi kita semua,” ujar Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya, Unggul Ali Sadewo, dalam keterangannya, Kamis (1/8).

Menurut Unggul, momen sakral kemerdekaan seharusnya menjadi ajang untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme, bukan justru dikaburkan oleh simbol-simbol budaya luar yang tidak memiliki nilai sejarah perjuangan bangsa.

Ia menambahkan, pemerintah harus lebih peka dan cepat tanggap dalam membaca pesan yang tersirat dari fenomena ini. “Kami berharap ada langkah konkret dari pemerintah untuk merespons ini, baik melalui pendekatan pendidikan karakter, pembenahan ekonomi, hingga kebijakan yang menyentuh langsung keresahan masyarakat,” jelasnya.

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali memaknai kemerdekaan dengan cara yang lebih konstruktif, serta menjadikan bendera Merah Putih sebagai simbol utama perjuangan dan persatuan bangsa.

“Merah Putih bukan sekadar kain, ia adalah warisan darah dan air mata para pejuang. Jangan sampai digantikan oleh simbol fiksi yang tidak memiliki akar sejarah kita,” tutup Unggul Ali Sadewo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Cabang Kubu Raya Gelar Cek Kesehatan Gratis Jelang LK-II Nasional

21 April 2026 - 15:57 WIB

Bawaslu Kubu Raya Perkuat Sinergi dengan Kesbangpol, Dorong Pendidikan Politik 2026

21 April 2026 - 15:50 WIB

Sinergi Aparatur, Pemuda, dan Mahasiswa Diperkuat Melalui Edukasi Ketertiban di Kubu Raya

20 April 2026 - 11:32 WIB

HMI Cabang Pontianak Soroti Dugaan Kekerasan Verbal sebagai Cermin Lemahnya Manajemen SDM SPPG dan Implementasi Kebijakan MBG

16 April 2026 - 13:22 WIB

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Sesalkan Dugaan Arogansi terhadap Pegawai Disabilitas Program MBG

16 April 2026 - 05:57 WIB

Trending di Kubu Raya