Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Harap Pemerintah Tanggap Terhadap Fenomena Bendera One Piece Menjelang HUT RI ke-80 - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Majelis Almuwasholah Kalbar Gelar Dialog Kebangsaan Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Titik Karhutla Kembali Muncul di Desa Rasau Jaya Umum, Pemadaman Terkendala Jarak Motor Klotok Mati Mesin di Muara Ketapang, Tim SAR Evakuasi Satu ABK dengan Selamat Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Korban Diterkam Buaya di Batu Ampar, Kubu Raya Dialog Multipihak Perkuat Kolaborasi Pembangunan Responsif Gender dan Adaptif Perubahan Iklim di Kayong Utara DEMA STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Studi Tour ke YIARI, Perdalam Wawasan Konservasi Orangutan

Kubu Raya

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Harap Pemerintah Tanggap Terhadap Fenomena Bendera One Piece Menjelang HUT RI ke-80

badge-check


Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Harap Pemerintah Tanggap Terhadap Fenomena Bendera One Piece Menjelang HUT RI ke-80 Perbesar

Kubu Raya, 1 Agustus 2025 — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya menyuarakan keprihatinannya terhadap fenomena yang belakangan ini marak terjadi di tengah masyarakat, yakni pengibaran bendera bajak laut dari anime One Piece menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Fenomena tersebut dinilai mencerminkan bentuk keresahan dan kekecewaan sebagian masyarakat terhadap situasi sosial-politik yang sedang terjadi di tanah air.

“Pengibaran bendera anime seperti One Piece bukan sekadar tren pop culture, tapi bisa dibaca sebagai kritik simbolik terhadap negara. Ketika masyarakat lebih memilih mengibarkan bendera fiksi ketimbang Sang Saka Merah Putih, itu alarm serius bagi kita semua,” ujar Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya, Unggul Ali Sadewo, dalam keterangannya, Kamis (1/8).

Menurut Unggul, momen sakral kemerdekaan seharusnya menjadi ajang untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme, bukan justru dikaburkan oleh simbol-simbol budaya luar yang tidak memiliki nilai sejarah perjuangan bangsa.

Ia menambahkan, pemerintah harus lebih peka dan cepat tanggap dalam membaca pesan yang tersirat dari fenomena ini. “Kami berharap ada langkah konkret dari pemerintah untuk merespons ini, baik melalui pendekatan pendidikan karakter, pembenahan ekonomi, hingga kebijakan yang menyentuh langsung keresahan masyarakat,” jelasnya.

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali memaknai kemerdekaan dengan cara yang lebih konstruktif, serta menjadikan bendera Merah Putih sebagai simbol utama perjuangan dan persatuan bangsa.

“Merah Putih bukan sekadar kain, ia adalah warisan darah dan air mata para pejuang. Jangan sampai digantikan oleh simbol fiksi yang tidak memiliki akar sejarah kita,” tutup Unggul Ali Sadewo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Majelis Almuwasholah Kalbar Gelar Dialog Kebangsaan Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

25 Juni 2026 - 16:09 WIB

Titik Karhutla Kembali Muncul di Desa Rasau Jaya Umum, Pemadaman Terkendala Jarak

25 Juni 2026 - 16:07 WIB

Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Korban Diterkam Buaya di Batu Ampar, Kubu Raya

25 Juni 2026 - 16:04 WIB

Dialog Kebangsaan di Kubu Raya, Habib Jindan Serukan Persatuan Umat dan Harmoni dalam Keberagaman

23 Juni 2026 - 01:17 WIB

Atlet Disabilitas Kubu Raya Raih Medali Perunggu di Grand Prix Tunisia 2026

19 Juni 2026 - 11:21 WIB

Trending di Kubu Raya