Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Harap Pemerintah Tanggap Terhadap Fenomena Bendera One Piece Menjelang HUT RI ke-80 - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Australia Taklukkan Turki 2-0 di Penyisihan Grup D Piala Dunia 2026 Skotlandia Amankan Tiga Poin Perdana, Taklukkan Haiti 1-0 di Grup C Piala Dunia 2026 Polsek Belitang Hilir Bongkar Arena Sabung Ayam di Dusun Beruduk Qatar Selamat dari Kekalahan, Tahan Imbang Swiss 1-1 di Grup B Brasil Ditahan Imbang Maroko 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026 Zuri Hotel Management Himpun 600 Kantong Darah

Kubu Raya

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Harap Pemerintah Tanggap Terhadap Fenomena Bendera One Piece Menjelang HUT RI ke-80

badge-check


Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Harap Pemerintah Tanggap Terhadap Fenomena Bendera One Piece Menjelang HUT RI ke-80 Perbesar

Kubu Raya, 1 Agustus 2025 — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya menyuarakan keprihatinannya terhadap fenomena yang belakangan ini marak terjadi di tengah masyarakat, yakni pengibaran bendera bajak laut dari anime One Piece menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Fenomena tersebut dinilai mencerminkan bentuk keresahan dan kekecewaan sebagian masyarakat terhadap situasi sosial-politik yang sedang terjadi di tanah air.

“Pengibaran bendera anime seperti One Piece bukan sekadar tren pop culture, tapi bisa dibaca sebagai kritik simbolik terhadap negara. Ketika masyarakat lebih memilih mengibarkan bendera fiksi ketimbang Sang Saka Merah Putih, itu alarm serius bagi kita semua,” ujar Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya, Unggul Ali Sadewo, dalam keterangannya, Kamis (1/8).

Menurut Unggul, momen sakral kemerdekaan seharusnya menjadi ajang untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme, bukan justru dikaburkan oleh simbol-simbol budaya luar yang tidak memiliki nilai sejarah perjuangan bangsa.

Ia menambahkan, pemerintah harus lebih peka dan cepat tanggap dalam membaca pesan yang tersirat dari fenomena ini. “Kami berharap ada langkah konkret dari pemerintah untuk merespons ini, baik melalui pendekatan pendidikan karakter, pembenahan ekonomi, hingga kebijakan yang menyentuh langsung keresahan masyarakat,” jelasnya.

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali memaknai kemerdekaan dengan cara yang lebih konstruktif, serta menjadikan bendera Merah Putih sebagai simbol utama perjuangan dan persatuan bangsa.

“Merah Putih bukan sekadar kain, ia adalah warisan darah dan air mata para pejuang. Jangan sampai digantikan oleh simbol fiksi yang tidak memiliki akar sejarah kita,” tutup Unggul Ali Sadewo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Atlet Tinju Kubu Raya Irnanda Firmanda Ikuti Pelatnas di Bogor, Bidik Kejuaraan Asian Boxing U-19 dan U-23

13 Juni 2026 - 06:44 WIB

Imbas Kenaikan BBM Non-subsidi Diduga Picu Pertalite SPBU Nusa Asia Wonodadi Langka, Bupati Kubu Raya Angkat Bicara

12 Juni 2026 - 06:18 WIB

Bawaslu Kubu Raya Perkuat Jaringan Pengawasan Partisipatif Perempuan Bersama Nasyiatul Aisyiyah

12 Juni 2026 - 06:15 WIB

Pengurus Pemuda Katolik Kubu Raya Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Tancap Gas Layani Masyarakat

11 Juni 2026 - 02:03 WIB

Habib Abdurahman Hafis Almuthahar Ucapkan Selamat kepada Ade Jona Prasetyo atas Terpilihnya sebagai Ketua Umum HIPMI

11 Juni 2026 - 02:01 WIB

Trending di Kubu Raya