KNPI Pontianak dan BEM SEKA Kalbar Gelar Buka Puasa Bersama, Usung Tajuk "Inklusif Ramadhan dalam Bingkai Keberagaman" - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kelompok KKM 23 FISIP UNTAN Luncurkan “Rumah Karakter Desa”, Perkuat Pendidikan Karakter Anak di Aur Sampuk Karhutla di Kubu Raya Masih Berlangsung, Tim Brigade Dalkarhutla KPH Terus Berjibaku Padamkan Api PP Aisyiyah Tingkatkan Kompetensi Paralegal untuk Perkuat Posbakum di Kalbar Menghidupkan Tradisi Leluhur: Warga RT 002/RW 003 Tanjung Hulu Gelar Aksi Gotong Royong demi Mitigasi Perubahan Iklim dan Cegah Banjir BSB-PS #30 Muhammadiyah Kalbar Teguhkan Islam Berkemajuan melalui Keadilan Sosial dan Perlindungan Hak Eka Nurhayati Ishak Tekankan Pentingnya Pendampingan Hukum bagi Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan

Pontianak

KNPI Pontianak dan BEM SEKA Kalbar Gelar Buka Puasa Bersama, Usung Tajuk “Inklusif Ramadhan dalam Bingkai Keberagaman”

badge-check


KNPI Pontianak dan BEM SEKA Kalbar Gelar Buka Puasa Bersama, Usung Tajuk “Inklusif Ramadhan dalam Bingkai Keberagaman” Perbesar

Gagasankalbar.com – Bulan suci Ramadan senantiasa menjadi momen yang tepat untuk mempererat tali persaudaraan. Mengambil semangat tersebut, Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Pontianak berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Kalimantan (SEKA) wilayah Kalimantan Barat sukses menggelar agenda “Silaturahmi & Buka Puasa Bersama” pada Selasa (10/3/2026).
Berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban di Weng Coffee, Jalan M. Sohor, Pontianak, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kumpul pemuda, melainkan sebuah ruang dialog strategis lintas sektoral.

Mengusung tajuk utama “Inklusif Ramadhan dalam Bingkai Keberagaman”, acara ini menjadi wadah penting bagi elemen kepemudaan untuk duduk bersama dan bertukar pikiran dengan berbagai lapisan pemangku kepentingan di Kota Pontianak.
Kehadiran para tamu undangan dari berbagai instansi menunjukkan besarnya dukungan terhadap inisiatif pemuda ini. Turut hadir dalam agenda tersebut Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pembangunan, M. Yamin, yang mewakili Wali Kota Pontianak. Selain itu, hadir pula Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak, Rizal; Wakapolsek Pontianak Selatan, AKP Sutardi; serta perwakilan dari Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) dan Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kota Pontianak. Acara ini semakin semarak dengan kehadiran para tamu undangan dari organisasi BEM kampus dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kota Pontianak.

Ketua DPD KNPI Kota Pontianak, Rio Rahmadanu, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil inisiasi dan kerja keras bersama antara pihak KNPI Kota Pontianak dengan Korwil BEM SEKA Kalimantan Barat, Meksi Kerol. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran berbagai pihak yang membuat representasi elemen kepemudaan dan masyarakat pada acara tersebut menjadi sangat lengkap.
“Kegiatan pada hari ini alhamdulillah dihadiri pemerintah Kota Pontianak yaitu dari staf ahli Bapak M. Yamin mewakili Pak Wali, kemudian ada dari perwakilan dari Polresta,” ungkap Rio.

Menurut Rio, capaian utama dari silaturahmi dan buka puasa bersama ini adalah upaya proaktif pemuda untuk menjaga stabilitas sosial melalui dialog inklusif di bulan Ramadan. Hal ini dinilai sangat krusial, mengingat masyarakat Kota Pontianak dikenal dengan tingkat heterogenitas budaya dan agama yang tinggi. Ia menekankan bahwa acara ini memiliki nilai yang lebih dalam bagi generasi muda setempat.
“Ini menjadi momentum buat kami sebagai anak muda di Kota Pontianak khususnya, bahwa ini bukan hanya sekedar silaturahmi dan dialog saja, tapi bagaimana kami juga bertukar pikiran bersama pemangku kepentingan,” jelas Rio.
Melalui ruang diskusi yang terbuka ini, para pemuda berkesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan berdiskusi langsung dengan jajaran Pemerintah Kota Pontianak, berkoordinasi dengan pihak keamanan, serta menyerap kearifan lokal dari organisasi-organisasi adat.
“Jadi kami juga tahu keadaan, kemarin juga ada kegiatan Cap Go Meh, ada Ramadan pada hari ini, dan kemudian ada pembicaraan terkait menyambut Hari Raya Idul Fitri,” tutupnya.
Pernyataan Rio tersebut secara langsung merefleksikan indahnya kesinambungan toleransi beragama dan budaya yang terus dirawat di Kota Pontianak. Melalui inisiatif “Inklusif Ramadhan dalam Bingkai Keberagaman” ini, para pemuda membuktikan komitmen nyata mereka dalam menjaga harmoni di Bumi Khatulistiwa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menghidupkan Tradisi Leluhur: Warga RT 002/RW 003 Tanjung Hulu Gelar Aksi Gotong Royong demi Mitigasi Perubahan Iklim dan Cegah Banjir

2 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Eka Nurhayati Ishak Tekankan Pentingnya Pendampingan Hukum bagi Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan

2 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Wali Kota Pontianak Jamin Bantuan Medis dan Biaya Rujukan Bagi Anak Penyintas Kanker

23 Juli 2026 - 02:07 WIB

FIKPSI UM Pontianak dan LPKA Sungai Raya Teken Kerja Sama Pendampingan Anak Binaan di Hari Anak Nasional

23 Juli 2026 - 02:03 WIB

BEM UNIVERSITAS OSO PONTIANAK SUKSES GELAR EKSPEDISI LEIMENA DI SINGKAWANG: BELAJAR, MENGABDI, DAN MENUTUP KEPENGURUSAN DENGAN BERMAKNA

22 Juli 2026 - 03:03 WIB

Trending di Pontianak