Gagasankalbar.com – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Pontianak melakukan audiensi dengan Wali Kota Pontianak dalam rangka membahas program strategis pemuda, khususnya terkait swasembada pangan dan rencana pembukaan lahan pertanian di aset tanah pemerintah kota wilayah kawasan Pontianak Utara, jika tidak ada aset tanah pemkot, kami KNPI sudah menyiapkan lahan tanah dua kampling di wilayah budi otomo Pontianak Utara.
Dalam pertemuan tersebut, KNPI Kota Pontianak memaparkan gagasan besar mengenai kemandirian pangan pemuda melalui pengelolaan lahan pertanian produktif. Program ini dirancang sebagai bentuk aksi nyata pemuda dalam mendukung ketahanan pangan lokal sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bendahara DPD KNPI Kota Pontianak (Munawar) menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen membuka lahan baru yang akan digunakan untuk menanam sejumlah komoditas sayuran seperti kangkung, sawi, bayam, dan tanaman hortikultura lainnya.
“Kami ingin pemuda hadir sebagai pelopor ketahanan pangan. Pembukaan lahan pertanian di Pontianak Utara ini diharapkan menjadi contoh bahwa pemuda mampu berkontribusi langsung dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” ujarnya.
Wali Kota Pontianak menyambut baik inisiatif KNPI tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah kota siap mendukung, terutama melalui koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Lingkungan Hidup.
Ia menilai langkah ini bukan hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membuka ruang kreativitas bagi pemuda untuk mengembangkan pertanian modern dan urban farming yang sesuai dengan kondisi lahan Kota Pontianak.
Kerja sama KNPI Kota Pontianak dengan OPD terkait akan difokuskan pada pendampingan teknis, penyediaan bibit, edukasi pertanian, hingga pengelolaan pasca panen. Program ini juga direncanakan melibatkan masyarakat sekitar agar manfaatnya semakin luas.
Dengan adanya program swasembada pangan dan pembukaan lahan pertanian ini, KNPI Kota Pontianak berharap dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan ekonomi dan ketahanan pangan kota, sekaligus memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan. *










