Gagasankalbar.com – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 23 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura (UNTAN) meluncurkan program Rumah Karakter Desa di Desa Aur Sampuk, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Sabtu (1/8/2026). Program ini menjadi langkah awal mahasiswa dalam menghadirkan ruang belajar nonformal yang menyenangkan sekaligus memperkuat pendidikan karakter bagi anak-anak di Dusun Bekabat, Seginah, dan Sameang.
Peluncuran program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan dihadiri perangkat Desa Aur Sampuk, perangkat adat dari Dusun Bekabat, Seginah, dan Sameang, tokoh masyarakat, serta puluhan anak yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias.

Mengusung konsep learning by playing, Rumah Karakter Desa dirancang sebagai ruang belajar yang memadukan pendidikan karakter, penguatan nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, literasi, hingga permainan edukatif. Melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, anak-anak diajak belajar sambil bermain sehingga nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, gotong royong, cinta tanah air, dan rasa percaya diri dapat ditanamkan sejak dini.
Program tersebut lahir dari hasil observasi yang dilakukan Kelompok KKM 23 FISIP UNTAN selama menjalankan pengabdian di Desa Aur Sampuk. Berdasarkan hasil pengamatan serta diskusi bersama pemerintah desa dan masyarakat, mahasiswa menemukan bahwa penguatan pendidikan karakter serta motivasi belajar anak masih menjadi salah satu kebutuhan yang perlu mendapat perhatian.
Salah seorang anggota Kelompok KKM 23 FISIP UNTAN, Uray Sandy Faqih, mengatakan bahwa program Rumah Karakter Desa merupakan hasil dari pengamatan langsung mahasiswa terhadap kondisi di lapangan.
“Program ini lahir dari hasil pengamatan kami di lapangan. Kami melihat pentingnya menghadirkan ruang belajar yang mampu memperkuat pendidikan karakter dan meningkatkan motivasi belajar anak-anak. Harapannya, Rumah Karakter Desa dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat serta menjadi salah satu kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa melalui sektor pendidikan,” ujarnya.
Selain menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat, program ini juga mendukung percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas. Melalui kegiatan ini, Kelompok KKM 23 FISIP UNTAN berupaya menghadirkan proses pembelajaran yang inklusif, kreatif, dan menyenangkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di desa.
Selama masa pelaksanaan KKM, Rumah Karakter Desa akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan dukungan pemerintah desa, perangkat adat, serta partisipasi aktif masyarakat, program ini diharapkan mampu menjadi wadah pembelajaran yang dapat menumbuhkan semangat belajar, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta membentuk generasi desa yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Program Rumah Karakter Desa menjadi wujud nyata kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Melalui sinergi yang terus terjalin, Kelompok KKM 23 FISIP UNTAN berharap program tersebut dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan sekaligus menjadi salah satu kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan Desa Aur Sampuk melalui sektor pendidikan.
















