Gagasankalbar.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Kubu Raya dan menyebabkan kabut asap menyelimuti beberapa wilayah. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya kualitas udara.
Kepala RSUD Tuan Besar Syarif Idrus (TBSI) Kubu Raya, dr. Asep Ahmad Saefullah, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, dan ibu hamil.
“Kelompok yang paling rentan terdampak kabut asap itu anak-anak karena sistem kekebalan tubuhnya belum matang,” ujar Asep, Jumat (23/1/2026).
Ia menyarankan warga membatasi aktivitas di luar rumah sebagai langkah pencegahan paling sederhana. “Langkah paling mudah ya stay at home. Tetap di dalam rumah dan tutup pintu serta jendela agar kabut asap tidak masuk,” katanya.
Jika harus beraktivitas di luar, Asep menegaskan pentingnya penggunaan masker. “Kalau terpaksa keluar rumah, jangan lupa pakai masker dan kurangi aktivitas di luar,” tambahnya.
Berdasarkan data BMKG, kualitas udara di Kubu Raya pada Jumat (23/1/2026) pukul 10.00 WIB berada pada kategori sedang, dengan AQI US 66 dan polutan utama PM2.5 17.3 µg/m³. Masyarakat diimbau terus memantau informasi kualitas udara dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gangguan kesehatan.










