Karhutla Kembali Muncul di Kubu Raya, Petugas Tetap Berjibaku Padamkan Api Meski Berpuasa - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Polsek Matan Hilir Utara Bersama Manggala Agni Dan Warga Lakukan Pemadaman Kebakaran Lahan Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Pelari Meriahkan Ketapang Bhayangkara Run 2026 dan Launching Car Free Day Polda Kalbar Hadiri Pembukaan Muswil FL2MI di Polnep Ajak Pemuda Kawal Kebijakan Secara Konstruktif RAKERPUS FOMDA Kalbar 2026 Resmi Dibuka di Kabupaten Kayong Utara Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Apresiasi Langkah Polri Mengusut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Bawaslu Kubu Raya Teken NPHD 2026 Bersama Kesbangpol, Perkuat Dukungan Pengawasan Demokrasi

Kubu Raya

Karhutla Kembali Muncul di Kubu Raya, Petugas Tetap Berjibaku Padamkan Api Meski Berpuasa

badge-check


Karhutla Kembali Muncul di Kubu Raya, Petugas Tetap Berjibaku Padamkan Api Meski Berpuasa Perbesar

Gagasankalbar.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kubu Raya hingga kini masih terus berlangsung. Sejumlah titik api baru kembali muncul dan tersebar di beberapa wilayah, salah satunya di Kecamatan Rasau Jaya pada Kamis (5/3/2026).

Tim pemadam dari berbagai unsur terus dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah lokasi yang terbakar. Upaya penanganan dilakukan secara terpadu oleh petugas di lapangan guna mencegah api meluas ke area lainnya.

Kepala Regu Brigade Dalkarhutla KPH Wilayah Kubu Raya, Florensius Loren, menjelaskan bahwa kondisi lahan yang terbakar di wilayah Karya Kita saat ini mulai dapat dikendalikan setelah dilakukan penanganan bersama oleh berbagai pihak.

“Kondisi lahan yang di Karya Kota sudah mulai selesai ditangani bersama Manggala Agni dan MPA setempat. Saat ini sebagian besar titik api sudah berhasil dipadamkan dan dilakukan proses pendinginan,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengungkapkan kerusakan lahan yang terjadi cukup parah karena luas area yang terbakar cukup besar. Hal tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit.

Selain itu, tim di lapangan juga menghadapi sejumlah kendala teknis yang memperlambat proses pemadaman. Salah satunya adalah keterbatasan sumber air yang berada cukup jauh dari lokasi kebakaran.

“Kendala di lapangan yaitu sumber air yang cukup jauh. Selain itu performa mesin pompa juga sudah mulai menurun sehingga tidak terlalu kuat menghantarkan air sampai ke ujung nozel,” jelasnya.

Di tengah berbagai keterbatasan tersebut, para personel pemadam tetap berupaya maksimal memadamkan api yang masih tersisa di beberapa titik.

Floren menambahkan, hingga saat ini para personel masih terus bertahan di lapangan untuk melakukan pemadaman, meskipun sebagian besar dari mereka sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

“Personel sampai dengan saat ini masih fight di lapangan. Walaupun hampir semua personel sedang menjalankan puasa, mereka tetap berjibaku memadamkan api,” pungkasnya.

Petugas mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan jika menemukan titik api, guna mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Apresiasi Langkah Polri Mengusut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara

10 Juli 2026 - 10:44 WIB

Bawaslu Kubu Raya Teken NPHD 2026 Bersama Kesbangpol, Perkuat Dukungan Pengawasan Demokrasi

9 Juli 2026 - 15:37 WIB

Caketum PBNU Gus Salam Silaturahim dengan PWNU dan PCNU se-Kalbar, Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Penguatan Organisasi NU

8 Juli 2026 - 09:08 WIB

Forum Silaturahmi Pencinta Katapel Kubu Raya Siap Tampil Maksimal di Forprov II 2026 Singkawang

6 Juli 2026 - 12:22 WIB

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Desak Solusi Pemadaman Listrik di Kalbar

3 Juli 2026 - 22:25 WIB

Trending di Kubu Raya