Karhutla Kembali Muncul di Kubu Raya, Petugas Tetap Berjibaku Padamkan Api Meski Berpuasa - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kesetiaan & Pengkhianatan : Sebuah Ulasan & Renungan Film The King, 2019. Syarif Falmu: “Jangan Sampai Kalbar Jadi Surga Investor, Tapi Neraka Bagi Pencari Kerja Lokal” Zulhas: MBG dan Hilirisasi Komoditas Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah Bawaslu Kubu Raya Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu Gemawan Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pembangunan Responsif Gender dan Adaptasi Perubahan Iklim di Kabupaten Mempawah Menguak Tabir Industri Rokok, AJI Jakarta dan AJI Pontianak Gelar Nobar dan Diskusi Film “Di Balik Ilusi Tembakau”

Kubu Raya

Karhutla Kembali Muncul di Kubu Raya, Petugas Tetap Berjibaku Padamkan Api Meski Berpuasa

badge-check


Karhutla Kembali Muncul di Kubu Raya, Petugas Tetap Berjibaku Padamkan Api Meski Berpuasa Perbesar

Gagasankalbar.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kubu Raya hingga kini masih terus berlangsung. Sejumlah titik api baru kembali muncul dan tersebar di beberapa wilayah, salah satunya di Kecamatan Rasau Jaya pada Kamis (5/3/2026).

Tim pemadam dari berbagai unsur terus dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah lokasi yang terbakar. Upaya penanganan dilakukan secara terpadu oleh petugas di lapangan guna mencegah api meluas ke area lainnya.

Kepala Regu Brigade Dalkarhutla KPH Wilayah Kubu Raya, Florensius Loren, menjelaskan bahwa kondisi lahan yang terbakar di wilayah Karya Kita saat ini mulai dapat dikendalikan setelah dilakukan penanganan bersama oleh berbagai pihak.

“Kondisi lahan yang di Karya Kota sudah mulai selesai ditangani bersama Manggala Agni dan MPA setempat. Saat ini sebagian besar titik api sudah berhasil dipadamkan dan dilakukan proses pendinginan,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengungkapkan kerusakan lahan yang terjadi cukup parah karena luas area yang terbakar cukup besar. Hal tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit.

Selain itu, tim di lapangan juga menghadapi sejumlah kendala teknis yang memperlambat proses pemadaman. Salah satunya adalah keterbatasan sumber air yang berada cukup jauh dari lokasi kebakaran.

“Kendala di lapangan yaitu sumber air yang cukup jauh. Selain itu performa mesin pompa juga sudah mulai menurun sehingga tidak terlalu kuat menghantarkan air sampai ke ujung nozel,” jelasnya.

Di tengah berbagai keterbatasan tersebut, para personel pemadam tetap berupaya maksimal memadamkan api yang masih tersisa di beberapa titik.

Floren menambahkan, hingga saat ini para personel masih terus bertahan di lapangan untuk melakukan pemadaman, meskipun sebagian besar dari mereka sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

“Personel sampai dengan saat ini masih fight di lapangan. Walaupun hampir semua personel sedang menjalankan puasa, mereka tetap berjibaku memadamkan api,” pungkasnya.

Petugas mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan jika menemukan titik api, guna mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bawaslu Kubu Raya Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu

5 Juni 2026 - 09:28 WIB

Bawaslu Kubu Raya Awasi Pemutakhiran Data Partai Politik Semester I Tahun 2026

3 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Kemendagri Dorong Ketahanan Pangan sebagai Wujud Implementasi Nilai Pancasila di Kubu Raya

1 Juni 2026 - 06:59 WIB

Momentum Hari Lahir Pancasila Jadi Semangat Membangun Bangsa

1 Juni 2026 - 06:55 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Anggota DPRD Kubu Raya Habib Abdurahman Hafis Almuthahar Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Sultan Hamid II

1 Juni 2026 - 06:53 WIB

Trending di Kubu Raya