Karhutla Kembali Meluas di Rasau Jaya, Lahan Gambut dan Cuaca Panas Percepat Penyebaran Api - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Polsek Matan Hilir Utara Bersama Manggala Agni Dan Warga Lakukan Pemadaman Kebakaran Lahan Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Pelari Meriahkan Ketapang Bhayangkara Run 2026 dan Launching Car Free Day Polda Kalbar Hadiri Pembukaan Muswil FL2MI di Polnep Ajak Pemuda Kawal Kebijakan Secara Konstruktif RAKERPUS FOMDA Kalbar 2026 Resmi Dibuka di Kabupaten Kayong Utara Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Apresiasi Langkah Polri Mengusut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Bawaslu Kubu Raya Teken NPHD 2026 Bersama Kesbangpol, Perkuat Dukungan Pengawasan Demokrasi

Kubu Raya

Karhutla Kembali Meluas di Rasau Jaya, Lahan Gambut dan Cuaca Panas Percepat Penyebaran Api

badge-check


Karhutla Kembali Meluas di Rasau Jaya, Lahan Gambut dan Cuaca Panas Percepat Penyebaran Api Perbesar

Gagasankalbar.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kubu Raya hingga kini masih terus berlangsung. Sejumlah titik api baru kembali muncul dan tersebar di beberapa wilayah, salah satunya di Kecamatan Rasau Jaya pada Senin, 2 Maret 2026.

Titik kebakaran di wilayah Rasau Jaya terpantau kembali kebakaran Lahan dan cukup luas dengan kondisi vegetasi yang kering akibat cuaca panas dalam beberapa hari terakhir. Asap tebal terlihat membumbung tinggi dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Kepala Regu Brigade Dalkarhutla KPH Wilayah Kubu Raya, Florensius Loren menjelaskan bahwa kerusakan akibat karhutla kali ini tergolong parah karena lokasi terjadi dilahan gambut lagi. Ia menyebutkan, kondisi lahan yang mudah terbakar serta tiupan angin mempercepat penyebaran api ke area sekitarnya.

“Kerusakan cukup parah karena api cepat merambat di lahan kering. Selain itu, sumber air cukup jauh dari titik kebakaran, sehingga menyulitkan proses pemadaman,” ujar Floren saat ditemui di lokasi.

Ia menambahkan, jauhnya akses sumber air membuat personel harus menarik selang dengan jarak yang cukup panjang. Hal tersebut berdampak pada tekanan air yang tidak maksimal saat proses penyemprotan ke titik api.

Meski dihadapkan pada cuaca panas ekstrem dan kondisi medan yang berat, para personel tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Bahkan, di tengah upaya pemadaman, para petugas yang beragama Islam tetap menjalankan ibadah puasa.

“Walaupun cuaca panas dan medan cukup berat, anggota tetap semangat. Mereka tetap menjalankan ibadah puasa sambil bertugas memadamkan api,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Apresiasi Langkah Polri Mengusut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara

10 Juli 2026 - 10:44 WIB

Bawaslu Kubu Raya Teken NPHD 2026 Bersama Kesbangpol, Perkuat Dukungan Pengawasan Demokrasi

9 Juli 2026 - 15:37 WIB

Caketum PBNU Gus Salam Silaturahim dengan PWNU dan PCNU se-Kalbar, Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Penguatan Organisasi NU

8 Juli 2026 - 09:08 WIB

Forum Silaturahmi Pencinta Katapel Kubu Raya Siap Tampil Maksimal di Forprov II 2026 Singkawang

6 Juli 2026 - 12:22 WIB

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Desak Solusi Pemadaman Listrik di Kalbar

3 Juli 2026 - 22:25 WIB

Trending di Kubu Raya