Kantor SAR Pontianak Tangani 95 Operasi Sepanjang 2025, 204 Korban Berhasil Diselamatkan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Game PS2 yang Tak Akan Terlupakan Anak Rental, Penuh Kenangan dan Nostalgia Game PS1 yang Tak Pernah Terlupakan, Kenangan Abadi Anak Rental PlayStation Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Meliau Hilir DPD GMPK Kalbar Soroti Lambannya Pembahasan RUU Perampasan Aset, Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum Dua Dai Kalimantan Barat Ikuti ToT Da’i-Daiyah FESYAR KTI 2026, Perkuat Dakwah Ekonomi Syariah di Era Digital Tim SAR Gabungan Cari Warga yang Terjatuh ke Sungai Saat Mandi di Desa Meliau Hilir, Sanggau

Pontianak

Kantor SAR Pontianak Tangani 95 Operasi Sepanjang 2025, 204 Korban Berhasil Diselamatkan

badge-check


Kantor SAR Pontianak Tangani 95 Operasi Sepanjang 2025, 204 Korban Berhasil Diselamatkan Perbesar

Gagasankalbar.com — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak mencatat sebanyak 95 operasi SAR telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025. Operasi tersebut meliputi 39 kecelakaan kapal, 50 kondisi membahayakan manusia, dan 6 kejadian bencana alam di wilayah Kalimantan Barat.

Dari seluruh operasi yang dilakukan, 204 orang berhasil diselamatkan, sementara 48 orang ditemukan meninggal dunia, dan 22 orang masih dinyatakan hilang atau belum ditemukan.

Kecelakaan kapal tercatat paling tinggi terjadi pada bulan Februari, April, dan Oktober, masing-masing dengan 5 kasus. Sementara itu, kategori kondisi membahayakan manusia paling banyak terjadi pada bulan April dengan 9 kejadian. Untuk bencana alam, jumlah tertinggi terjadi pada bulan Januari dan Maret, masing-masing 3 kasus.

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa berbagai tantangan kerap dihadapi tim saat melakukan operasi, terutama pada kejadian banjir.

“Kendala yang paling sering dihadapi saat banjir adalah arus air yang deras, akses lokasi yang terputus, cuaca ekstrem, serta keterbatasan sinyal komunikasi yang memengaruhi koordinasi di lapangan,” ujar Junetra.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses penanganan korban dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Selama tahun 2025, Tim SAR mengevakuasi korban sesuai SOP. Korban selamat diberikan pertolongan pertama dan dibawa ke fasilitas kesehatan. Sementara korban meninggal kami evakuasi dengan mengedepankan keselamatan, etika, dan selanjutnya diserahkan kepada pihak berwenang serta keluarga,” jelasnya.

Memasuki tahun 2026, Kantor SAR Pontianak menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan.

“Di tahun 2026, kami berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan dan kecepatan respon dalam menangani seluruh kejadian yang membahayakan manusia di Kalimantan Barat, baik bencana alam, kecelakaan kapal, orang tenggelam, orang hilang di hutan, maupun kondisi darurat lainnya,” kata Junetra.

Kantor SAR Pontianak juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim cuaca ekstrem, serta segera melapor jika terjadi keadaan darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Kalbar Hadiri Pembukaan Muswil FL2MI di Polnep Ajak Pemuda Kawal Kebijakan Secara Konstruktif

12 Juli 2026 - 09:39 WIB

Jelang Temu Karya, Keterbukaan Penjaringan Calon Ketua Karang Taruna Kabupateen/Kota Jadi Harapan Kader

8 Juli 2026 - 09:11 WIB

Solmadapar Desak PLN Kalbar Berikan Kompensasi atas Pemadaman Listrik

7 Juli 2026 - 23:58 WIB

Mantan Anggota Polres Melawi Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Dugaan Narkotika, Kuasa Hukum Siapkan Banding

6 Juli 2026 - 12:26 WIB

Soroti Pemadaman Listrik di Kalbar, Solmadapar Tuntut Transparansi dan Kompensasi untuk Pelanggan

5 Juli 2026 - 23:06 WIB

Trending di Pontianak