Pontianak – Pemerintah akan meluncurkan program makan gratis (BMG) untuk meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hidayana, mengungkapkan bahwa program makan gratis akan dimulai pada 6 Januari 2025.
“Dalam proses persiapan agar bisa jalan pada 6 Januari,” ujar Dadan, seperti dikutip DetikFinance, Senin (30/12).
Selanjutnya, dalam rangka launching serentak program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia, kegiatan ini akan dimulai pada 17 Februari 2025.
Kepala BPKP Kalbar, Rudy M. Harahap, mengatakan bahwa badan perencanaan daerah di masing-masing pemerintah daerah harus memastikan kegiatan pendukung program MBG serta selalu mengoordinasikan pelaksanaan program MBG dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kodim atau Kodam setempat.
“Dinas Kesehatan menyediakan sertifikasi hygiene dan sanitasi (HSLS), menginspeksi kesehatan lingkungan, dan memeriksa kualitas sumber air bersih Dapur MBG. Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan memastikan ketersediaan stok dan keamanan bahan pangan lokal serta mengawasi keamanan pangan,” kata Rudy, seperti dilansir Beritasatu, Sabtu (1/2/25).
Pemerintah akan menambah penerima makan gratis secara bertahap hingga mencapai 17 juta penerima pada akhir 2025.
Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, juga menanggapi terkait program makan gratis di lingkungan Kalbar. Setiap anak akan mendapatkan makanan bergizi dengan biaya Rp15.000 per anak.
“Setiap anak akan mendapatkan makanan bergizi senilai Rp15.000 per porsi yang terdiri dari nasi, sayur, lauk ayam, buah pisang, dan scramble egg yang diperkaya dengan keju dan susu,” jelas Harisson.










