HMI: Menjaga Nyala Api Perjuangan di Bumi Khatulistiwa - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Belukar, Pebisnis Modal Liur yang Lebih Lincah dari Sales Asuransi IMABA Kalimantan Barat Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial dan Tolak Diskriminasi terhadap Santri serta Pesantren Bukan Salahmu Menjadi Perempuan: Sebuah Refleksi tentang Perempuan dan Kesetaraan KKM Kelompok 23 FISIP UNTAN Gelar Program “Aku Punya Mimpi” di SDN 04 Sepatah 30 Petani JARINGPEDAS Mempawah Perkuat Kapasitas Model Bisnis dan Pengelolaan Keuangan Usaha Polresta Pontianak Bongkar Perdagangan Sisik Trenggiling, Dua Tersangka Ditangkap

Opini, Gagasan dan Analisis

HMI: Menjaga Nyala Api Perjuangan di Bumi Khatulistiwa

badge-check


HMI: Menjaga Nyala Api Perjuangan di Bumi Khatulistiwa Perbesar

Pontianak, – Enam puluh enam tahun bukanlah sekadar hitungan angka, melainkan jejak panjang yang ditulis dengan tinta perjuangan. HMI Pontianak lahir dari rahim sejarah, ketika semangat muda dan keimanan berpadu menjadi satu kekuatan: merawat peradaban, menjaga harapan, dan mengawal masa depan bangsa.

 

Di bawah langit Khatulistiwa, HMI Pontianak tumbuh bersama denyut kota ini. Ia adalah pohon yang akarnya menancap pada nilai keislaman, batangnya tegak di jalan kebangsaan, dan daunnya rindang menaungi siapa pun yang haus akan ilmu, kebijaksanaan, dan pengabdian.

 

Enam puluh enam tahun, generasi berganti, namun api perjuangan tak pernah padam. Dari ruang kajian sederhana, lahirlah pemikir-pemikir yang menyalakan obor intelektual. Dari jalanan kota, terbitlah suara lantang menuntut keadilan. Dari masjid-masjid kampus, mengalun doa dan dzikir yang menyatukan iman dengan perbuatan.

 

Kini, di era yang serba cepat dan digital, tantangan bukan lagi senjata atau kekuasaan, melainkan krisis moral, disrupsi nilai, dan kaburnya arah generasi. Tetapi justru di situlah HMI menemukan panggilan barunya. Sebagai lentera, HMI harus tetap menyala di tengah gelap; sebagai kompas, ia harus menuntun arah di tengah kabut zaman.

 

Pontianak memiliki warna yang khas: pluralitas yang damai, sungai yang mengalirkan cerita, dan masyarakat yang berakar pada tradisi. HMI Pontianak, dalam usianya yang matang, ditantang untuk merajut benang-benang kebersamaan, agar tidak tercerai oleh arus globalisasi yang deras.

 

Milad ke-66 adalah seruan. Bahwa HMI bukan sekadar organisasi, melainkan rumah besar yang melahirkan pemimpin, pembelajar, sekaligus penjaga nurani bangsa.

 

Selamat milad HMI Pontianak ke-66. Semoga setiap kader terus menyalakan obor keyakinan, menapak jalan usaha, hingga sampai pada cita-cita luhur: insan yang beriman, berilmu, dan berdaya untuk negeri.

Yakin Usaha Sampai!

 

Baca Lainnya

Belukar, Pebisnis Modal Liur yang Lebih Lincah dari Sales Asuransi

8 Agustus 2026 - 04:28 WIB

Bukan Salahmu Menjadi Perempuan: Sebuah Refleksi tentang Perempuan dan Kesetaraan

8 Agustus 2026 - 00:19 WIB

Ketika Ego Mengalahkan Empati: Pelajaran Attitude di Era Semua Orang Merasa Paling Benar

6 Agustus 2026 - 03:18 WIB

Kalau Pengkritik Dianggap “Londo Ireng”, Siapa yang Masih Berani Berkata Benar?

25 Juli 2026 - 00:42 WIB

KABUT ASAP KEMBALI DATANG, GMKI: NEGARA JANGAN HANYA SIBUK MEMADAMKAN API

24 Juli 2026 - 18:53 WIB

Trending di Berita Kalbar