Hari Ke-7 Pencarian ABK MV JH 07 Dihentikan, Satu Korban Masih Hilang di Sungai Kapuas - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kesetiaan & Pengkhianatan : Sebuah Ulasan & Renungan Film The King, 2019. Syarif Falmu: “Jangan Sampai Kalbar Jadi Surga Investor, Tapi Neraka Bagi Pencari Kerja Lokal” Zulhas: MBG dan Hilirisasi Komoditas Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah Bawaslu Kubu Raya Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu Gemawan Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pembangunan Responsif Gender dan Adaptasi Perubahan Iklim di Kabupaten Mempawah Menguak Tabir Industri Rokok, AJI Jakarta dan AJI Pontianak Gelar Nobar dan Diskusi Film “Di Balik Ilusi Tembakau”

Sanggau

Hari Ke-7 Pencarian ABK MV JH 07 Dihentikan, Satu Korban Masih Hilang di Sungai Kapuas

badge-check


Hari Ke-7 Pencarian ABK MV JH 07 Dihentikan, Satu Korban Masih Hilang di Sungai Kapuas Perbesar

Gagasankalbar.com – Operasi pencarian terhadap anak buah kapal (ABK) atas nama Yan Zhe, korban kecelakaan kapal MV JH 07 di Sungai Kapuas, Desa Sansat, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, resmi dihentikan setelah memasuki hari ke-7, Kamis (19/3/2026) sore.

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menyampaikan pada Jumat (20/3/2026) bahwa tim SAR gabungan sebelumnya telah melanjutkan pencarian dengan metode penyisiran visual di permukaan serta penyelaman di sejumlah titik yang dicurigai.

“Pada hari ketujuh ini, pencarian dilakukan dengan pola visual dan penyelaman dengan luas area mencapai radius hingga 10 nautical mile dari lokasi kejadian,” ujarnya.

Namun hingga pukul 16.35 WIB, upaya pencarian terhadap korban belum membuahkan hasil. Tim SAR tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Yan Zhe.

“Operasi SAR hari ketujuh dihentikan sementara dengan hasil nihil. Korban atas nama Yan Zhe belum ditemukan,” jelasnya.

Setelah dilakukan koordinasi dan evaluasi bersama pihak perusahaan PT WAI serta seluruh unsur SAR yang terlibat, disimpulkan bahwa operasi pencarian yang telah berlangsung selama tujuh hari tidak menunjukkan perkembangan signifikan.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, pada pukul 17.10 WIB, Search and Rescue Mission Coordinator (SMC) mengusulkan penutupan operasi SAR.

“Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. Selanjutnya Kansar Pontianak tetap melakukan pemantauan dan koordinasi. Jika ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, operasi SAR dapat dibuka kembali,” tambahnya.

Diketahui, insiden terbaliknya kapal MV JH 07 di Sungai Kapuas tersebut melibatkan tiga korban. Dua korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yakni Benget Situmeang dan Shang Mingde.

Sementara itu, satu korban lainnya, Yan Zhe, hingga saat ini masih dinyatakan hilang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim SAR Gabungan Temukan Lansia Hilang di Kebun Desa Pana dalam Kondisi Selamat

4 Juni 2026 - 08:43 WIB

TIM SAR GABUNGAN LAKUKAN PENCARIAN WARGA HILANG DI KEBUN DESA PANA, SANGGAU

4 Juni 2026 - 08:37 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing yang Diduga Tenggelam di Sungai Kapuas dalam Kondisi Meninggal Dunia

3 Juni 2026 - 16:24 WIB

Tim SAR Gabungan Cari Pemancing Diduga Tenggelam di Sungai Kapuas, Tayan Hilir

2 Juni 2026 - 20:35 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Warga Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Pencarian

28 Mei 2026 - 02:28 WIB

Trending di Sanggau