HAB ke-80 Kemenag RI, Kemenag Singkawang Ditegaskan sebagai Perekat Toleransi Kota Multikultural - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Habe Series #4 Singkawang Dukung Proses Hukum Kasus Penghinaan Difabel, Agim Nastiar Berikan Support untuk Nafila Putri Kuasa Hukum Desak Pembatalan Status Tersangka Ketua Bawaslu Kota Pontianak Solmadapar Gelar Aksi di Kantor Gubernur, Soroti Kasus Pembakaran Rumah di Air Upas Evakuasi Korban Kecelakaan Helikopter di Sanggau Berjalan Lancar Tim SAR Temukan Titik Awal Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sekadau

Singkawang

HAB ke-80 Kemenag RI, Kemenag Singkawang Ditegaskan sebagai Perekat Toleransi Kota Multikultural

badge-check


					Sumber foto : https://mediacenter.singkawangkota.go.id/ Perbesar

Sumber foto : https://mediacenter.singkawangkota.go.id/

Gagasankalbar.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Singkawang menegaskan komitmennya dalam merawat toleransi dan memperkuat pembinaan umat lintas agama di momentum peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI, Sabtu (3/1/2026).

Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, menilai Kemenag Singkawang telah berperan strategis sebagai perekat kerukunan di kota multikultural tersebut.

Menurutnya, peran Kemenag tidak hanya terbatas pada urusan keagamaan, tetapi juga berkontribusi menjaga harmoni sosial lintas suku dan budaya melalui pendekatan nilai-nilai agama yang inklusif.

“Kementerian Agama Kota Singkawang telah menjadi perekat antar unsur pemerintahan, suku, dan agama. Kehidupan masyarakat Singkawang sangat lekat dengan nilai toleransi yang bersumber dari ajaran agama,” kata Muhammadin saat upacara Hari Amal Bhakti.

Ia menyebutkan, berbagai inovasi yang dijalankan Kemenag Singkawang selama ini terbukti efektif menjaga kebhinekaan dan berdampak langsung pada stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat.

“Inovasi-inovasi itu sangat membantu pemerintah daerah dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” katanya.

Selain isu toleransi, Muhammadin juga menyoroti peran Kemenag dalam penguatan pendidikan keagamaan. Ia menilai pendidikan berbasis agama memiliki posisi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter.

“Di bawah naungan Kemenag terdapat MIN, MTs, dan MAN yang menjadi harapan besar kita. Kecerdasan tanpa akhlak dan adab tidak akan memiliki makna,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Singkawang, Muhlis, mengatakan pihaknya akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Singkawang dalam merawat toleransi.

Ia menekankan, pembinaan umat dilakukan secara adil dan proporsional sesuai ajaran agama masing-masing tanpa mengistimewakan kelompok tertentu.

“Pembinaan umat kita lakukan sesuai keyakinan masyarakat, tanpa mengkhususkan satu agama. Prinsip inklusivitas ini juga kami terapkan dalam lembaga pendidikan,” kata Muhlis.

Ia menilai perbedaan, baik dalam satu agama maupun antaragama, telah disikapi secara dewasa oleh masyarakat Singkawang. Menurutnya, perbedaan seharusnya menjadi kekuatan, bukan sumber konflik.

“Perbedaan adalah keniscayaan dan takdir Tuhan. Itu harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi demi kemajuan bersama,” ujarnya.

Peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama RI tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai dan Maju”, yang dinilai relevan dengan kondisi sosial Singkawang sebagai kota dengan tingkat toleransi yang tinggi. *(Bid. IKP/Kominfo) ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Habe Series #4 Singkawang

18 April 2026 - 17:45 WIB

Ormas hingga Club Motor di Singkawang Kompak Tolak Tawuran dan Balap Liar

11 Maret 2026 - 21:47 WIB

Lazismu Kalbar Gelar Rakerwil 2026, Perkuat Inovasi Sosial Berkelanjutan

26 Januari 2026 - 11:40 WIB

Seminar “Peluang dan Tantangan Bagi UMKM di Era Digital” Digelar di Aula Kantor Wali Kota Singkawang

21 November 2025 - 04:19 WIB

Pemuda Muslimin Singkawang Bersama Pokdar Kamtibmas Tegaskan Komitmen Lawan Judi Online

13 November 2025 - 14:00 WIB

Trending di Singkawang