Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi UMP Dorong Penguatan Program MBG Berbasis One Health - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Peringatan Milad ke-29 STAI AL-HAUDL Ketapang: Semarak Lomba & Kebersamaan Tutup Rangkaian Acara Meja Makan Rayakan Harlah ke-76, Umi Marzuqoh: Fatayat NU Kalbar Harus Memberdayakan Perempuan hingga ke Pelosok Desa Pria Diduga Terjun dari Jembatan Kapuas I, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 70 Mahasiswa FKIP UM Pontianak Gelar Kemah Bakti di Mempawah, Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan Program KREASI Tahun Kedua Resmi Diperluas ke 7 Kecamatan

Kubu Raya

Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi UMP Dorong Penguatan Program MBG Berbasis One Health

badge-check


					Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi UMP Dorong Penguatan Program MBG Berbasis One Health Perbesar

Gagasankalbar.com – Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi Universitas Muhammadiyah Pontianak (UM Pontianak) mendorong penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis pendekatan One Health sebagai forum ilmiah sekaligus kebijakan yang mempertemukan berbagai perspektif lintas sektor. Upaya tersebut diwujudkan melalui Seminar Nasional bertema “Dari Dapur hingga Penerima Manfaat: Pendekatan One Health dalam Program Makan Bergizi Gratis” yang digelar pada Selasa, 4 Februari 2026, bertempat di Aula Bank Indonesia Perwakilan Wilayah Kalimantan Barat.

Seminar nasional ini menjadi ruang diskusi strategis yang mengintegrasikan sudut pandang gizi dan pangan, kesehatan lingkungan, epidemiologi, hingga dampak pergerakan ekonomi dalam implementasi Program Makan Bergizi Gratis. Pendekatan One Health dinilai penting untuk memastikan program gizi nasional tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan teknis, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan sistem pangan, kesehatan masyarakat, serta lingkungan.

Ketua Panitia Kegiatan, Andri Dwi Hernawan, menyampaikan bahwa MBG perlu dilihat secara menyeluruh dan lintas disiplin.
“Kami melihat program MBG ini dari berbagai aspek, bukan hanya dari penyelenggaraannya saja. Ada aspek ekonomi, aspek kesehatan, aspek lingkungan, dan tentu saja aspek gizinya. Semua itu saling terkait dan tidak bisa dipisahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi Universitas Muhammadiyah Pontianak, Dedi Alamsyah, berharap kegiatan ini dapat menjadi model implementasi program gizi yang komprehensif dan berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ‘Dari Dapur hingga Penerima Manfaat: Pendekatan One Health dalam Program Makan Bergizi Gratis’ dapat menjadi model implementasi program gizi yang komprehensif, berkelanjutan, dan berbasis kolaborasi lintas sektor,” jelasnya.

Menurut Dedi, pendekatan One Health diharapkan mampu memastikan setiap tahapan program berjalan secara terpadu, mulai dari proses pengolahan di dapur, keamanan dan kualitas pangan, hingga distribusi dan konsumsi oleh penerima manfaat. Seluruh proses tersebut perlu memperhatikan keterkaitan antara kesehatan manusia, lingkungan, dan sistem pangan.

Seminar nasional ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan strategis, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Erna Yulianti, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kalbar Doni Septadijaya, Kepala MBG Wilayah Kalbar Agus Kurniawi, Pangdam XII/Tanjungpura, Kapolda Kalbar, serta Staf Ahli Hukum, Politik, dan Pemerintahan Provinsi Kalbar Herkulana Mekaryani.

Turut hadir pula Kepala Kemendukbangga/Perwakilan BKKBN Kalimantan Barat, Direktur RSUD dr. Soedarso Pontianak, Dinas Pendidikan Provinsi Kalbar, Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Dinas Pendidikan Kota Pontianak, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan berbagai institusi pendidikan dan organisasi profesi, seperti Polita Aisyiyah Pontianak, ITEKES Muhammadiyah Pontianak, Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, IAKMI, serta organisasi profesi PAEI, IAGIKMI, PPPKMI, PAKI, dan HAKLI Provinsi Kalimantan Barat.

Melalui seminar nasional ini, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi UM Pontianak berharap terbangun sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis yang sehat, aman, berkelanjutan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. Peserta Seminar Nasional ini diikuti oleh Mahasiswa dan dosen Perguruan Tinggi kesehatan se-Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Gelar Baitul Arqom Dasar, Perkuat Kapasitas Kader

15 Mei 2026 - 19:42 WIB

Anggota DPRD Kubu Raya Kecam Kasus Dugaan Pencabulan Anak, Minta Pendampingan Korban Dipercepat

15 Mei 2026 - 19:31 WIB

Hantavirus Jadi Sorotan di Kalbar, Direktur RSUD TBSI Imbau Masyarakat Tetap Waspada

13 Mei 2026 - 11:25 WIB

DPD KNPI Kubu Raya Terima Kunjungan Silaturahmi Bawaslu, Bahas Kolaborasi Penguatan Demokrasi

12 Mei 2026 - 11:04 WIB

Sinergi BGN dan Pemda Perkuat Rantai Pasok Program MBG di Kubu Raya

12 Mei 2026 - 10:59 WIB

Trending di Kubu Raya