Dua Warga Hilang Saat MCK, Ditemukan Meninggal di Sungai Kapuas - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
DPD GMPK Kalbar Soroti Lambannya Pembahasan RUU Perampasan Aset, Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum Dua Dai Kalimantan Barat Ikuti ToT Da’i-Daiyah FESYAR KTI 2026, Perkuat Dakwah Ekonomi Syariah di Era Digital Tim SAR Gabungan Cari Warga yang Terjatuh ke Sungai Saat Mandi di Desa Meliau Hilir, Sanggau Eksodus Kreatif: Menakar Fenomena ‘Brain Drain’ Anak Muda Kalbar ke Pulau Jawa Polsek Matan Hilir Utara Bersama Manggala Agni Dan Warga Lakukan Pemadaman Kebakaran Lahan Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Pelari Meriahkan Ketapang Bhayangkara Run 2026 dan Launching Car Free Day

Sanggau

Dua Warga Hilang Saat MCK, Ditemukan Meninggal di Sungai Kapuas

badge-check


Dua Warga Hilang Saat MCK, Ditemukan Meninggal di Sungai Kapuas Perbesar

Gagasankalbar.com – Dua warga Kabupaten Sanggau ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Kapuas. Keduanya ditemukan pada Rabu, 26 November 2025 oleh Tim SAR gabungan setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat melakukan aktivitas MCK (mandi, cuci, kakus) di tepi sungai.

Kedua korban diketahui bernama Anton, pria berusia 29 tahun, dan Yudi, pria berusia 40 tahun. Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar hari ini kami (tim SAR gabungan) telah menemukan dua orang warga Kabupaten Sanggau yang tenggelam di Sungai Kapuas dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.

Junetra menjelaskan bahwa Anton merupakan korban pertama yang dilaporkan hilang.
“Anton merupakan warga Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, yang hilang ketika hendak mandi di lanting tepian Sungai Kapuas. Sedangkan Yudi, warga Dusun Piasak, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, hilang ketika berada di tepi sungai dan merupakan korban kedua,” katanya.

Menurutnya, meski waktu dan lokasi kejadian kedua korban berbeda, namun titik penemuan keduanya berada tidak jauh satu sama lain.
“Korban pertama atas nama Anton hilang sekitar tiga hari yang lalu, sedangkan Yudi memasuki hari kedua. Walaupun lokasi tenggelam berbeda, namun saat ditemukan jarak kedua korban tidak begitu jauh,” jelasnya.

Junetra menambahkan bahwa kedua korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga masing-masing.
“Setelah ditemukan, kedua korban kami evakuasi dan diserahkan kepada keluarga untuk dilanjutkan pada proses pemakaman,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, pada 24 November 2025 sekitar pukul 07.30 WIB, Anton pergi mandi ke sungai. Namun setelah cukup lama, ia tidak lagi terlihat berada di lanting, sehingga kuat dugaan korban terjatuh saat mandi. Sedangkan Yudi, yang rumahnya berada di tepi Sungai Kapuas, memiliki kebiasaan mandi dan buang air di sungai. Korban juga diketahui memiliki keterbatasan mental, yang turut memperbesar risiko saat beraktivitas di sekitar sungai.

Pihak SAR mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada kondisi arus yang sulit diprediksi. *(Ewok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim SAR Gabungan Cari Warga yang Terjatuh ke Sungai Saat Mandi di Desa Meliau Hilir, Sanggau

13 Juli 2026 - 06:42 WIB

Korban Jatuh dari Kapal Motor Tambang di Sanggau Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Tiga Hari Pencarian

29 Juni 2026 - 23:30 WIB

Tim SAR Gabungan Cari Korban Terjatuh dari Kapal Motor Tambang di Desa Penyelimau, Sanggau

29 Juni 2026 - 07:09 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Lansia Hilang di Kebun Desa Pana dalam Kondisi Selamat

4 Juni 2026 - 08:43 WIB

TIM SAR GABUNGAN LAKUKAN PENCARIAN WARGA HILANG DI KEBUN DESA PANA, SANGGAU

4 Juni 2026 - 08:37 WIB

Trending di Sanggau