Dosen Fakultas Hukum UM Pontianak, Hazilina, Terima Penghargaan Pengarusutamaan Gender dari Gubernur Kalbar pada Peringatan Hari Ibu ke-97 - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Cornelis Dorong Internasionalisasi Dayak Lewat Kongres Literasi dan Dayak Book Fair 2026 PWA Kalbar Soroti Pentingnya Budaya Sekolah Anti Kekerasan Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya Bersilaturahmi ke Kediaman Hubabah Annisa Alhaddad Bung Fajar: GMNI Kalimantan Barat Jangan Larut dalam Konflik Internal, Rakyat Sedang Menghadapi Krisis Sosial dan Ekonomi Rumah Makan Gratis Habib Terima Kunjungan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional RI Staf Ketua KPPU RI Apresiasi Daya Kritis Peserta LK II HMI Cabang Pontianak

Kubu Raya

Dosen Fakultas Hukum UM Pontianak, Hazilina, Terima Penghargaan Pengarusutamaan Gender dari Gubernur Kalbar pada Peringatan Hari Ibu ke-97

badge-check


					Dosen Fakultas Hukum UM Pontianak, Hazilina, Terima Penghargaan Pengarusutamaan Gender dari Gubernur Kalbar pada Peringatan Hari Ibu ke-97 Perbesar

Gagasankalbar.com — Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (UM) Pontianak, Hazilina, menerima Penghargaan Pengarusutamaan Gender (PUG) dari Gubernur Kalimantan Barat pada peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis, 4 Desember 2025. Acara tahun ini mengusung tema “Serupa Rahim Ibu, Merawat Kehidupan, Menguatkan yang Rapuh.”

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Hazilina dalam mendorong program-program PUG dan pemberdayaan perempuan di berbagai wilayah Kalimantan Barat. Selama ini, ia dikenal aktif mengembangkan kegiatan advokasi, edukasi, serta penguatan kapasitas masyarakat terkait isu kesetaraan gender.

Dalam keterangannya, Hazilina menyampaikan bahwa penerimaan penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperluas program yang sudah berjalan. Ia menegaskan bahwa berbagai agenda kegiatan telah disiapkan, dan seluruhnya akan tetap dilakukan melalui kolaborasi dengan organisasi, pemerintah desa, serta melibatkan mahasiswa.

“Kami akan melanjutkan kegiatan yang sudah berjalan, bahkan beberapa agenda baru sudah disiapkan. Program ini tetap berkolaborasi dengan berbagai organisasi dan melibatkan mahasiswa, khususnya terkait Pengarusutamaan Gender, pemberdayaan perempuan termasuk saudara kita penyandang disabilitas, serta pencegahan perkawinan anak,” ujarnya.

Hazilina juga menyoroti komitmennya dalam menghadirkan pendampingan hukum berbasis komunitas. Salah satunya melalui pelatihan paralegal di Masyarakat Hukum Adat (MHA) yang digelar dengan dukungan dan sinergi bersama pemerintah desa di Kabupaten Sanggau.

“Untuk kegiatan ini kami menyasar langsung ke akar rumput, memastikan masyarakat memiliki pemahaman dan kemampuan untuk melindungi hak-hak mereka,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap penghargaan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi akademisi, aktivis, dan masyarakat luas untuk terus berperan aktif dalam memperjuangkan kesetaraan gender serta perlindungan perempuan dan anak di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hantavirus Jadi Sorotan di Kalbar, Direktur RSUD TBSI Imbau Masyarakat Tetap Waspada

13 Mei 2026 - 11:25 WIB

DPD KNPI Kubu Raya Terima Kunjungan Silaturahmi Bawaslu, Bahas Kolaborasi Penguatan Demokrasi

12 Mei 2026 - 11:04 WIB

Sinergi BGN dan Pemda Perkuat Rantai Pasok Program MBG di Kubu Raya

12 Mei 2026 - 10:59 WIB

Pemda Kubu Raya Terima Kunjungan Tokoh Malaysia Bahas Investasi hingga Pendidikan

12 Mei 2026 - 10:55 WIB

Perumda Kubu Raya Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Aplikasi PASTI dan Gerai Maju

12 Mei 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kubu Raya