Dosen Fakultas Hukum UM Pontianak, Hazilina, Terima Penghargaan Pengarusutamaan Gender dari Gubernur Kalbar pada Peringatan Hari Ibu ke-97 - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
IMABA KALBAR Gelar Pelatihan Kebendaharaan, Dorong Tata Kelola Keuangan Organisasi yang Transparan, Akuntabel, dan Profesional Tim SAR Gabungan Temukan Warga Hilang di Ketapang dalam Keadaan Selamat PWM Kalbar dan BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Perluas Perlindungan Pekerja Amal Usaha Muhammadiyah SatuMu Jadi Instrumen Penguatan Cabang dan Ranting Muhammadiyah di Kalbar Tanamkan Nilai Pancasila, Yayasan Sepakat Hadirkan Motivasi bagi Anak Binaan LPKA Kesetiaan & Pengkhianatan : Sebuah Ulasan & Renungan Film The King, 2019.

Kubu Raya

Dosen Fakultas Hukum UM Pontianak, Hazilina, Terima Penghargaan Pengarusutamaan Gender dari Gubernur Kalbar pada Peringatan Hari Ibu ke-97

badge-check


Dosen Fakultas Hukum UM Pontianak, Hazilina, Terima Penghargaan Pengarusutamaan Gender dari Gubernur Kalbar pada Peringatan Hari Ibu ke-97 Perbesar

Gagasankalbar.com — Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (UM) Pontianak, Hazilina, menerima Penghargaan Pengarusutamaan Gender (PUG) dari Gubernur Kalimantan Barat pada peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis, 4 Desember 2025. Acara tahun ini mengusung tema “Serupa Rahim Ibu, Merawat Kehidupan, Menguatkan yang Rapuh.”

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Hazilina dalam mendorong program-program PUG dan pemberdayaan perempuan di berbagai wilayah Kalimantan Barat. Selama ini, ia dikenal aktif mengembangkan kegiatan advokasi, edukasi, serta penguatan kapasitas masyarakat terkait isu kesetaraan gender.

Dalam keterangannya, Hazilina menyampaikan bahwa penerimaan penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperluas program yang sudah berjalan. Ia menegaskan bahwa berbagai agenda kegiatan telah disiapkan, dan seluruhnya akan tetap dilakukan melalui kolaborasi dengan organisasi, pemerintah desa, serta melibatkan mahasiswa.

“Kami akan melanjutkan kegiatan yang sudah berjalan, bahkan beberapa agenda baru sudah disiapkan. Program ini tetap berkolaborasi dengan berbagai organisasi dan melibatkan mahasiswa, khususnya terkait Pengarusutamaan Gender, pemberdayaan perempuan termasuk saudara kita penyandang disabilitas, serta pencegahan perkawinan anak,” ujarnya.

Hazilina juga menyoroti komitmennya dalam menghadirkan pendampingan hukum berbasis komunitas. Salah satunya melalui pelatihan paralegal di Masyarakat Hukum Adat (MHA) yang digelar dengan dukungan dan sinergi bersama pemerintah desa di Kabupaten Sanggau.

“Untuk kegiatan ini kami menyasar langsung ke akar rumput, memastikan masyarakat memiliki pemahaman dan kemampuan untuk melindungi hak-hak mereka,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap penghargaan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi akademisi, aktivis, dan masyarakat luas untuk terus berperan aktif dalam memperjuangkan kesetaraan gender serta perlindungan perempuan dan anak di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tanamkan Nilai Pancasila, Yayasan Sepakat Hadirkan Motivasi bagi Anak Binaan LPKA

8 Juni 2026 - 11:30 WIB

Bawaslu Kubu Raya Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu

5 Juni 2026 - 09:28 WIB

Bawaslu Kubu Raya Awasi Pemutakhiran Data Partai Politik Semester I Tahun 2026

3 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Kemendagri Dorong Ketahanan Pangan sebagai Wujud Implementasi Nilai Pancasila di Kubu Raya

1 Juni 2026 - 06:59 WIB

Momentum Hari Lahir Pancasila Jadi Semangat Membangun Bangsa

1 Juni 2026 - 06:55 WIB

Trending di Kubu Raya