Desa Belaban Gelar Gawik Kacik ke-3, Tradisi Adat Dayak yang Terus Dijaga dan Dihidupkan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Klarifikasi Terus, Kebijakannya Kapan Diperbaiki? Wilmar Kalimantan Barat Luncurkan “Cantigi Coffee”, Kopi Robusta Petani Pahauman, di Rakor Forum TSLP/CSR Kabupaten Landak Konflik Pertanahan dan Tata Kelola Agraria di Kalimantan Barat Peringati Hari Anak Nasional 2026, Wali Kota Pontianak Jamin Bantuan Medis dan Biaya Rujukan Bagi Anak Penyintas Kanker Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia Promosikan Produk UMKM Kubu Raya di Borneo International Halal Showcase 2026 FIKPSI UM Pontianak dan LPKA Sungai Raya Teken Kerja Sama Pendampingan Anak Binaan di Hari Anak Nasional

Ketapang

Desa Belaban Gelar Gawik Kacik ke-3, Tradisi Adat Dayak yang Terus Dijaga dan Dihidupkan

badge-check


Desa Belaban Gelar Gawik Kacik ke-3, Tradisi Adat Dayak yang Terus Dijaga dan Dihidupkan Perbesar

Gagasankalbar.com – Desa Belaban kembali menggelar kegiatan pelestarian adat Gawik Kacik yang telah memasuki pelaksanaan ke-3 pada Sabtu, 6 Desember 2025. Tradisi budaya yang menjadi identitas masyarakat adat Dayak ini berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan disambut antusias oleh para tokoh adat, pemuda, serta masyarakat setempat.

Acara Gawik Kacik tahun ini kembali menjadi ruang berkumpulnya masyarakat untuk merayakan kearifan lokal sekaligus memperkenalkan tradisi kepada generasi muda. Sejumlah perlombaan permainan dan kesenian tradisional digelar, di antaranya:

Perlombaan Bepangkak Gansing, adu kemahiran memainkan gasing tradisional.

Perlombaan Tongkat Dayak, permainan ketangkasan berbasis tradisi masyarakat Dayak.

Lomba Kerajinan Tradisional Membuat Bubu (Melalain Bubu), alat tradisional untuk menangkap ikan.

Penampilan Musik Tradisional Senggayung, yang menghadirkan irama khas budaya Dayak.

Lomba Begendang, menampilkan keterampilan memainkan alat musik tradisional secara harmonis.

Rangkaian lomba tersebut tidak hanya memeriahkan acara, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya yang penting bagi generasi muda. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai adat dan kearifan lokal diwariskan secara langsung, memperkuat ikatan sosial, serta menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap warisan leluhur.

Salah satu penggagas kegiatan, Jo Siakut, menyampaikan bahwa Gawik Kacik memiliki filosofi sebagai “kegiatan kecil”, sebuah kiasan yang mencerminkan kesederhanaan namun sarat makna. Ia menuturkan bahwa meski dulunya kegiatan ini sepenuhnya diinisiasi oleh warga, kini Gawik Kacik telah mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah desa.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, generasi muda semakin termotivasi untuk belajar dan melestarikan budaya serta adat. Misalnya, latihan memainkan alat musik tradisional yang dulu hanya dimainkan saat acara adat,” ujar Jo Siakut.

Ia juga menambahkan bahwa Gawik Kacik bukan hanya wujud nyata pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi masyarakat dan memberikan dampak positif terhadap sektor UMKM. Kehadiran para pelaku usaha lokal disambut sangat antusias oleh pengunjung selama pelaksanaan acara.

Melalui Gawik Kacik ke-3 ini, masyarakat Desa Belaban kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan adat istiadat sebagai identitas budaya yang diwariskan turun-temurun. Tradisi ini diharapkan terus hidup dan berkembang sebagai bagian penting dari keberlanjutan budaya Dayak di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polsek Matan Hilir Utara Bersama Manggala Agni Dan Warga Lakukan Pemadaman Kebakaran Lahan

12 Juli 2026 - 09:45 WIB

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Pelari Meriahkan Ketapang Bhayangkara Run 2026 dan Launching Car Free Day

12 Juli 2026 - 09:43 WIB

Muhammad Hakiki Soroti Dugaan Persoalan Perizinan PT Hungarindo Persada

3 Juli 2026 - 01:06 WIB

Pengumuman Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Semester 1 Tahun 2026 Tingkat KPU Kabupaten Ketapang

2 Juli 2026 - 07:29 WIB

Motor Klotok Mati Mesin di Muara Ketapang, Tim SAR Evakuasi Satu ABK dengan Selamat

25 Juni 2026 - 16:05 WIB

Trending di Ketapang