Gagasankalbar.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya bersama Lembaga Health Security Partner menggelar kegiatan Sosialisasi Imunisasi Kejar. Anggota Komisi IV DPRD Kubu Raya, Derahman, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi ini sangat penting, mengingat beberapa waktu lalu masyarakat mengalami pandemi Covid-19 sehingga banyak balita terlambat mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.
Dalam kegiatan tersebut juga diperkenalkan penyakit yang kerap menyerang balita, yaitu Japanese Encephalitis (JE), penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk dan dapat menyebabkan peradangan otak.
Derahman menyayangkan rendahnya cakupan imunisasi balita di Kabupaten Kubu Raya. Berdasarkan laporan penyelenggara, Kubu Raya tercatat sebagai salah satu dari tiga kabupaten dengan tingkat imunisasi terendah, yakni baru mencapai 30%, bahkan setara dengan beberapa wilayah di Papua dalam hal keterpenuhan imunisasi anak.
Sebagai anggota Komisi IV yang membidangi kesehatan, Derahman mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk bergandengan tangan memastikan setiap anak di Kubu Raya mendapatkan imunisasi secara terjadwal di Posyandu maupun Puskesmas terdekat.
“Imunisasi ini halal dan baik untuk melindungi anak dari potensi serangan penyakit,” tegas Derahman.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal serta mendorong penguatan anggaran di bidang fasilitas dan infrastruktur kesehatan di Kubu Raya. Ia juga menitipkan pesan kepada seluruh Tenaga Kesehatan dan Kader Posyandu agar senantiasa ikhlas dalam menjalankan tugas, karena merekalah garda terdepan keberhasilan program imunisasi.
Derahman meyakini bahwa dengan semangat Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Bupati Sujiwo dan Wakil Bupati Sukiryanto, cakupan imunisasi bagi anak-anak di Kabupaten Kubu Raya dapat meningkat dan mencapai target secara menyeluruh.









