Ari Lasso Soroti Dugaan Kecerobohan WAMI dalam Pengelolaan Royalti Musik - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Penutupan Milad ke-109, PDA ‘Aisyiyah Kubu Raya Gelar FGD Perlindungan Anak Posbakum Aisyiyah Kalbar Kini Hadir di Lima Titik, Perluas Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat Fauzi Purwolaksono Raih Emas di World Para Athletics Grand Prix Tlaxcala 2026 Keberagaman Singkawang: Pilar Persatuan dan Teladan Kerukunan Nasional Kalau Pengkritik Dianggap “Londo Ireng”, Siapa yang Masih Berani Berkata Benar? Karhutla di Kubu Raya Masih Berlangsung, Petugas Berjibaku Padamkan Api di Rasau Jaya

Nasional

Ari Lasso Soroti Dugaan Kecerobohan WAMI dalam Pengelolaan Royalti Musik

badge-check


Sumber foto : Instagram Ari Lasso Perbesar

Sumber foto : Instagram Ari Lasso

Gagasankalbar.com – Musisi senior Ari Lasso menyampaikan kekecewaannya terhadap sistem pengelolaan royalti musik di Indonesia, khususnya oleh Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Wahana Musik Indonesia (WAMI). Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Ari mengungkap bahwa ia hanya menerima royalti sebesar Rp765.594, jauh di bawah ekspektasi dari total penggunaan lagu-lagunya yang seharusnya bernilai puluhan juta rupiah.

Yang lebih mengejutkan, menurut Ari, dana tersebut justru ditransfer ke rekening atas nama individu lain, yakni Mutholah Rizal. “Kekonyolan yang paling hebat adalah Anda transfer ke rekening ‘Mutholah Rizal’. Terus hitungan di laporan Ari Lasso itu punya saya atau Pak Mutholah Rizal?” tulis Ari dalam unggahannya.

Ari menyebut bahwa kesalahan tersebut bukan hanya merugikan dirinya secara pribadi, tetapi juga berpotensi merugikan negara, termasuk Direktorat Jenderal Pajak, serta para musisi anggota WAMI. Ia bahkan menyerukan agar lembaga negara seperti BPK, KPK, dan Bareskrim melakukan pemeriksaan terhadap WAMI. “Banyak ‘permainan’ atau kecerobohan yang cukup layak untuk diperiksa lembaga negara. Bukan untuk menghukum, tetapi untuk menjadikan WAMI sebagai lembaga yang kredibel,” tegasnya.

Sebagai bentuk protes atas sistem distribusi royalti yang dinilainya semrawut, Ari Lasso menyatakan bahwa ia membebaskan para musisi, penyanyi kafe, wedding singer, hingga band pengisi acara untuk membawakan lagu-lagunya tanpa perlu membayar royalti. “Percuma Anda membayar tapi pengelolaannya kayak gini,” ujarnya.

Ari juga membandingkan WAMI dengan Aquarius Musikindo, yang menurutnya lebih transparan dan kredibel dalam pengelolaan hak cipta. Ia mengajak seluruh musisi Indonesia untuk bersatu mendorong perubahan nyata dalam sistem distribusi royalti. “Wahai teman-teman musisi, yuk bersatu. Siapa sebenarnya ‘hantu blau ngangkang’ yang harus kita robohkan,” tutupnya.

 

Baca Lainnya

UM Metro Kirim Empat Mahasiswa ke Akademi Sejarawan Muhammadiyah Batch 1 di Yogyakarta

16 Juli 2026 - 00:05 WIB

Inovasi Wondr by BNI: Fitur Canggih Ini Otomatis Blokir Transaksi Saat Ada Telepon Masuk

4 Juli 2026 - 06:21 WIB

Perangi Pinjol Ilegal, AFPI dan PWI Siapkan Kerja Sama Literasi Keuangan

19 Juni 2026 - 02:15 WIB

Diskusi di UGM Ricuh, Mahasiswa Geruduk Acara dan Hadang Kendaraan Pejabat

16 Juni 2026 - 12:04 WIB

Dekan Fakultas Hukum UM Pontianak Raih Predikat Wisudawan Terbaik PDIH UNISSULA

15 Juni 2026 - 13:40 WIB

Trending di Nasional