Aliansi Mahasiswa Kalbar Serukan Aksi Serentak, Desak DPR RI dan Forkopimda Bertanggung Jawab - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
HMI Cabang Pontianak Soroti Dugaan Kekerasan Verbal sebagai Cermin Lemahnya Manajemen SDM SPPG dan Implementasi Kebijakan MBG Sidang Meigi Alrianda: Antara Barang Bukti dan Dugaan Pelanggaran Prosedur Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Sesalkan Dugaan Arogansi terhadap Pegawai Disabilitas Program MBG Kohati Cabang Pontianak: Kecam Keras Kekerasan Verbal terhadap Akuntan Difabel di SPPG Arang Limbung MTQ ke-XII Kubu Raya Resmi Dibuka, Derahman Legislator PPP Soroti Peran LPTQ soal Prestasi Wagub Kalbar Dukung KKM dan Sekolah Politik Pemuda Katolik, Siap Buka Kegiatan

Berita Kalbar

Aliansi Mahasiswa Kalbar Serukan Aksi Serentak, Desak DPR RI dan Forkopimda Bertanggung Jawab

badge-check


					Aliansi Mahasiswa Kalbar Serukan Aksi Serentak, Desak DPR RI dan Forkopimda Bertanggung Jawab Perbesar

Gagasankalbar.com – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kalimantan Barat menggelar aksi serentak pada Rabu, 3 September 2025. Massa aksi berkumpul di Bundaran Digulis sebagai titik awal, kemudian bergerak menuju Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat untuk menyuarakan tuntutan rakyat Kalbar.

Aliansi Mahasiswa Kalbar terdiri dari berbagai organisasi kemahasiswaan, antara lain HMI, IMM, PMII, KAMMI, PMKRI, HIKMABUDHI, BEM SI, BEM UMP, BEM UNU, BEM Yarsi, BEM Poltekes, hingga BEM Polita. Kehadiran mereka menjadi simbol persatuan lintas organisasi mahasiswa dalam menyuarakan kepentingan rakyat.

Dalam aksinya, mereka membacakan 10 poin tuntutan rakyat Kalimantan Barat, di antaranya:

Mendesak Pemerintah segera menerbitkan Keputusan Presiden terkait pencabutan tunjangan anggota DPR RI.

Mendesak Pemerintah untuk merevisi pasal-pasal karet dalam UU Cipta Kerja dan segera mengesahkan RUU Masyarakat Adat.

Mendesak Pemerintah meningkatkan persentase Dana Bagi Hasil (DBH) untuk kepentingan masyarakat Kalimantan Barat.

Mendesak Pemerintah untuk transparan terhadap perhitungan dan pembagian DBH.

Mendesak Pemerintah memberikan perhatian khusus serta kesejahteraan guru, dosen, dan tenaga pendidik lainnya.

Mendesak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto untuk mengusut tuntas tindakan represif aparat terhadap massa aksi.

Mendesak DPR RI merevisi aturan tentang syarat anggota legislatif.

Mendesak seluruh fraksi memberikan sanksi tegas kepada anggota dewan yang melakukan pelanggaran dan menciderai hati masyarakat.

Mendesak seluruh fraksi mengedepankan meritokrasi dalam pencalonan anggota dewan.

Mendesak DPRD Provinsi Kalbar untuk melibatkan OKP, BEM, dan organisasi mahasiswa dalam rapat dengar pendapat serta paripurna.

Muhammad Sher Khan, salah satu perwakilan Aliansi Mahasiswa Kalbar, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar unjuk rasa, tetapi juga bentuk sumbangan pemikiran akademis mahasiswa untuk bangsa.

“Kami berharap kajian akademis kami dapat menjadi sumbangan pikiran agar regulasi pemerintah lebih baik serta menjamin kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya Kalimantan Barat,” tegasnya.

Aksi ini berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal kebijakan pemerintah dan DPR, khususnya yang menyangkut kepentingan masyarakat Kalbar.

Penulis *(Ewok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wagub Kalbar Dukung KKM dan Sekolah Politik Pemuda Katolik, Siap Buka Kegiatan

15 April 2026 - 17:32 WIB

Bawaslu Kalbar Hadirkan Pojok Pengawasan di Perpustakaan Daerah, Perkuat Literasi Demokrasi

15 April 2026 - 17:20 WIB

Pemuda Katolik Kalbar Dukung Langkah Hukum PP Laporkan Jusuf Kalla

13 April 2026 - 17:10 WIB

FOMDA Kalbar Dorong Peran Pemuda Tingkatkan IPM Melalui Layanan Kesehatan

9 April 2026 - 05:13 WIB

Mahasiswa BEM KB Untan Gelar Aksi di DPRD Kalbar, Desak Penuntasan Kasus Kekerasan Aparat

7 April 2026 - 14:05 WIB

Trending di Berita Kalbar