PontianakPelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Tahun Ajaran 2026/2027 di MAN 2 Pontianak mendapat kunjungan monitoring dan evaluasi (monev) dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (3/11/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan asesmen yang diikuti 252 siswa kelas XII tersebut berjalan tertib, lancar, dan sesuai ketentuan.

Monitoring dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I., bersama. Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat dan juga menjabat sebagai Pelaksana Harian Kepala Bidang Madrasah H. Mahmud, S.Ag., M.H. Kedatangan rombongan disambut Kepala MAN 2 Pontianak, Hj. Yuliana, S.Pd., S.H., M.Pd., didampingi para wakil kepala madrasah bidang kurikulum, kesiswaan, dan humas.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan meninjau secara langsung sarana dan prasarana, mekanisme pelaksanaan, serta kondisi peserta didik selama mengikuti TKA. Dalam perbincangan bersama Kepala MAN 2 Pontianak, Hj. Yuliana, S.Pd., S.H., M.Pd di sela-sela monitoring, Dr. H. Muhajirin Yanis., M.Pd.I menyampaikan bahwa potensi dan kompetensi siswa MAN 2 Pontianak telah teruji bakat dan minatnya dapat dilihat melalui proses pendidikan dan pembinaan di madrasah.
Namun, menurutnya, kemampuan tersebut perlu dibarengi dengan penguatan karakter. Ia juga mendorong agar setiap siswa terus mengembangkan bakat dan minat sesuai dengan potensi masing-masing, sehingga mampu tumbuh menjadi pribadi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.TKA dan AN Utama Tahun 2026 dilaksanakan dalam dua gelombang, yakni 26–29 Oktober dan 2–5 November 2026, dengan tiga sesi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 14.15 WIB. Mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, serta dua mata pelajaran pilihan sesuai minat siswa.
Melalui monitoring dan evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan TKA di MAN 2 Pontianak semakin berkualitas dan mampu memberikan gambaran capaian akademik peserta didik sebagai bagian dari upaya mewujudkan madrasah yang bermutu.


















Komentar ditutup.