Eka Nurhayati Ishak Tekankan Pentingnya Pendampingan Hukum bagi Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Karhutla di Kubu Raya Masih Berlangsung, Tim Brigade Dalkarhutla KPH Terus Berjibaku Padamkan Api PP Aisyiyah Tingkatkan Kompetensi Paralegal untuk Perkuat Posbakum di Kalbar Menghidupkan Tradisi Leluhur: Warga RT 002/RW 003 Tanjung Hulu Gelar Aksi Gotong Royong demi Mitigasi Perubahan Iklim dan Cegah Banjir BSB-PS #30 Muhammadiyah Kalbar Teguhkan Islam Berkemajuan melalui Keadilan Sosial dan Perlindungan Hak Eka Nurhayati Ishak Tekankan Pentingnya Pendampingan Hukum bagi Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan Pengemudi Online Kubu Raya Deklarasikan GASPOL sebagai Wadah Solidaritas dan Peningkatan Kesejahteraan

Pontianak

Eka Nurhayati Ishak Tekankan Pentingnya Pendampingan Hukum bagi Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan

badge-check


Eka Nurhayati Ishak Tekankan Pentingnya Pendampingan Hukum bagi Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan Perbesar

Gagasankalbar.com – Ketua Humanity Women Children Indonesia (HWCI) Kalimantan Barat, Eka Nurhayati Ishak, menegaskan pentingnya pendampingan hukum yang mudah diakses bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan sebagai bagian dari upaya mewujudkan akses keadilan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Eka saat menjadi pemateri dalam Diklat Paralegal dan Tata Kelola Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Aisyiyah yang diselenggarakan oleh Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHH) Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kalimantan Barat di Hotel 95 Pontianak, Sabtu (1/8/2026).

Eka, yang juga dikenal sebagai advokat dan aktivis perempuan serta anak, menyampaikan materi mengenai pentingnya pendampingan hukum bagi perempuan, anak, dan golongan rentan. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang mengalami ketidakadilan karena minimnya pengetahuan hukum dan keterbatasan akses terhadap layanan bantuan hukum.

“Pendampingan hukum bukan hanya dilakukan ketika seseorang telah berhadapan dengan proses hukum, tetapi harus dimulai sejak masyarakat membutuhkan informasi, perlindungan, dan kepastian atas hak-haknya. Perempuan, anak, penyandang disabilitas, lansia, serta kelompok rentan lainnya berhak mendapatkan pendampingan yang adil, bermartabat, dan tanpa diskriminasi,” ujar Eka.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan Posbakum dan paralegal memiliki peran strategis dalam mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat. Paralegal diharapkan mampu menjadi penghubung antara masyarakat dengan lembaga bantuan hukum maupun aparat penegak hukum sehingga persoalan hukum dapat ditangani secara tepat.

“Paralegal merupakan ujung tombak pemberdayaan masyarakat. Mereka harus mampu memberikan edukasi hukum, melakukan pendampingan awal, serta mengarahkan masyarakat memperoleh layanan hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, akses terhadap keadilan dapat dirasakan oleh semua kalangan, khususnya perempuan, anak, dan kelompok rentan,” katanya.

Menurut Eka, perlindungan terhadap perempuan dan anak tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara organisasi masyarakat, pemerintah, aparat penegak hukum, advokat, dan lembaga bantuan hukum.

Ia berharap pelatihan yang diikuti para pengelola Posbakum Aisyiyah dari berbagai daerah di Kalimantan Barat tersebut mampu melahirkan paralegal yang memiliki kompetensi, integritas, dan kepekaan sosial dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Diklat Paralegal dan Tata Kelola Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Aisyiyah berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kalimantan Barat dalam memperkuat kapasitas paralegal serta meningkatkan kualitas layanan bantuan hukum yang inklusif bagi masyarakat.

Baca Lainnya

Menghidupkan Tradisi Leluhur: Warga RT 002/RW 003 Tanjung Hulu Gelar Aksi Gotong Royong demi Mitigasi Perubahan Iklim dan Cegah Banjir

2 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Wali Kota Pontianak Jamin Bantuan Medis dan Biaya Rujukan Bagi Anak Penyintas Kanker

23 Juli 2026 - 02:07 WIB

FIKPSI UM Pontianak dan LPKA Sungai Raya Teken Kerja Sama Pendampingan Anak Binaan di Hari Anak Nasional

23 Juli 2026 - 02:03 WIB

BEM UNIVERSITAS OSO PONTIANAK SUKSES GELAR EKSPEDISI LEIMENA DI SINGKAWANG: BELAJAR, MENGABDI, DAN MENUTUP KEPENGURUSAN DENGAN BERMAKNA

22 Juli 2026 - 03:03 WIB

Universitas Muhammadiyah Pontianak Lepas 970 Mahasiswa KKN, Sebar ke Lima Kabupaten hingga Malaysia

21 Juli 2026 - 20:33 WIB

Trending di Pontianak