Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing yang Diduga Tenggelam di Sungai Kapuas dalam Kondisi Meninggal Dunia - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Klarifikasi Terus, Kebijakannya Kapan Diperbaiki? Wilmar Kalimantan Barat Luncurkan “Cantigi Coffee”, Kopi Robusta Petani Pahauman, di Rakor Forum TSLP/CSR Kabupaten Landak Konflik Pertanahan dan Tata Kelola Agraria di Kalimantan Barat Peringati Hari Anak Nasional 2026, Wali Kota Pontianak Jamin Bantuan Medis dan Biaya Rujukan Bagi Anak Penyintas Kanker Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia Promosikan Produk UMKM Kubu Raya di Borneo International Halal Showcase 2026 FIKPSI UM Pontianak dan LPKA Sungai Raya Teken Kerja Sama Pendampingan Anak Binaan di Hari Anak Nasional

Sanggau

Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing yang Diduga Tenggelam di Sungai Kapuas dalam Kondisi Meninggal Dunia

badge-check


Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing yang Diduga Tenggelam di Sungai Kapuas dalam Kondisi Meninggal Dunia Perbesar

Gagasankalbar.com – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang pemancing yang sebelumnya diduga tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (3/6/2026).

Korban diketahui bernama Hartono (81), warga Dusun Piasak, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau. Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan, korban akhirnya ditemukan oleh masyarakat nelayan yang sedang beraktivitas di Sungai Kapuas.

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menyampaikan bahwa pada Rabu, 3 Juni 2026 pukul 09.55 WIB, masyarakat nelayan menemukan korban mengapung dalam keadaan meninggal dunia pada koordinat 00°14’39.30″S – 109°47’48.50″E, atau sekitar 34 Nautical Mile (NM) ke arah hilir dari lokasi kejadian kecelakaan (LKK).

“Setelah menerima informasi dari masyarakat nelayan terkait penemuan korban, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Seluruh unsur yang terlibat bergerak cepat agar korban dapat segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Junetra.

Tim SAR Gabungan kemudian melakukan evakuasi terhadap korban. Pada pukul 14.05 WIB, korban berhasil dievakuasi dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Junetra menjelaskan bahwa dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi diusulkan untuk ditutup.

“Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Pada pukul 14.17 WIB, SMC mengusulkan penutupan operasi SAR dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing. Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi,” katanya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam operasi pencarian dan evakuasi tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja sama dengan sangat baik selama operasi berlangsung. Sinergi yang terjalin antara instansi pemerintah, perusahaan, masyarakat, dan keluarga korban menjadi faktor penting dalam keberhasilan operasi ini,” tambah Junetra.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR pemancing yang diduga tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, resmi dinyatakan selesai.

Baca Lainnya

Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Meliau Hilir

13 Juli 2026 - 22:30 WIB

Tim SAR Gabungan Cari Warga yang Terjatuh ke Sungai Saat Mandi di Desa Meliau Hilir, Sanggau

13 Juli 2026 - 06:42 WIB

Korban Jatuh dari Kapal Motor Tambang di Sanggau Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Tiga Hari Pencarian

29 Juni 2026 - 23:30 WIB

Tim SAR Gabungan Cari Korban Terjatuh dari Kapal Motor Tambang di Desa Penyelimau, Sanggau

29 Juni 2026 - 07:09 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Lansia Hilang di Kebun Desa Pana dalam Kondisi Selamat

4 Juni 2026 - 08:43 WIB

Trending di Sanggau