PWA Kalbar Fokus Bangun Desa Inklusi di Ketapang, Perempuan Jadi Pilar Utama - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kontroversi Tim Asesor Aktivis: Upaya Perlindungan atau Domestikasi Gerakan Sipil? PWA Kalbar Fokus Bangun Desa Inklusi di Ketapang, Perempuan Jadi Pilar Utama Penjaga Arah Pengkaderan dan Karakter Kader TK Islam Harapan Indah Gelar Kelas Orang Tua, Perkuat Kesadaran Perlindungan Anak May Day 2026, Presiden Mahasiswa Universitas OSO Desak Negara dan Perusahaan Sawit Hentikan Eksploitasi Buruh Kalbar Forum Harmonisasi SLIK OJK, DPD REI Kalbar Dorong Akses KPR MBR Lebih Luas

Ketapang

PWA Kalbar Fokus Bangun Desa Inklusi di Ketapang, Perempuan Jadi Pilar Utama

badge-check


					Program BSA-BUEKA PWA Kalbar Dorong Kemandirian Desa Inklusi di Ketapang Perbesar

Program BSA-BUEKA PWA Kalbar Dorong Kemandirian Desa Inklusi di Ketapang

Gagasankalbar.com – Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Kalimantan Barat menggelar kegiatan penguatan desa inklusi di Kabupaten Ketapang dengan fokus pada pemberdayaan perempuan dan keluarga berbasis komunitas Tim Inklusi PDA Ketapang, Jumat (1/5/2026).

Ketua Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHH) PWA Kalbar sekaligus Ketua Tim inklusi PWA Kalbar, Hazilina, mengatakan program Balai Sakinah ‘Aisyiyah (BSA) menjadi pilar utama dalam membangun masyarakat inklusif di tingkat desa, khususnya di Desa Kalinilam dan Desa Sukabangun Dalam.

“Melalui BSA, masyarakat mendapatkan edukasi tentang kesehatan keluarga, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pencegahan perkawinan anak, hingga pola asuh anak yang baik. Selain itu, BSA juga meningkatkan kesadaran hukum bagi warga desa,” ujarnya.

Menurut Hazilina, BSA berfungsi sebagai pusat kegiatan masyarakat berbasis komunitas yang mencakup ruang belajar, advokasi, serta pemberdayaan perempuan. Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, adil, dan berdaya, terutama bagi perempuan dan anak.

Selain itu, PWA Kalbar juga mengembangkan program Bina Usaha Ekonomi Keluarga ‘Aisyiyah (BUEKA) untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui pelatihan keterampilan, pengolahan makanan lokal, hingga kerajinan tangan.

“BUEKA bertujuan meningkatkan kemandirian finansial masyarakat melalui pelatihan usaha, manajemen keuangan, hingga pemasaran produk, termasuk pemanfaatan media sosial,” jelasnya.

Melalui sinergi program BSA dan BUEKA, PWA Kalbar berharap dapat mewujudkan desa inklusi yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Lainnya

KPU Ketapang Matangkan Persiapan Simulasi Dapil Menuju Pemilu 2029

30 April 2026 - 03:18 WIB

Literasi sebagai Jalan Emansipasi: Refleksi dari TBM Sahabat Cita Khatulistiwa

21 April 2026 - 08:45 WIB

Diskusi Publik Literasi “Literasi Sebagai Pilar Generasi Emas Indonesia 2045” Sukses Terlaksana

20 April 2026 - 11:39 WIB

Kolaborasi Wakaf Al-Azhar dan Mitra Lokal Perkuat Literasi Al-Qur’an di Kalbar

13 April 2026 - 10:52 WIB

Pelantikan REI Ketapang–Kayong Utara 2025–2028 Dorong Ekonomi Daerah

13 April 2026 - 09:51 WIB

Trending di Ketapang