PWA Kalbar Fokus Bangun Desa Inklusi di Ketapang, Perempuan Jadi Pilar Utama - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Emak-Emak “Pejuang Rupiah” Tolak Penghentian MBG dan Desak Berantas Korupsi Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Anak Tenggelam di Danau Biru Sintang Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polresta Pontianak Gelar Bazar Murah dan Hiburan Rakyat Pemkab Ketapang Perkuat Instrumen Perlindungan Anak di Satuan Pendidikan, Siap Bentuk Pokja BSAN Meigi Alrianda Ungkap Kronologi Penangkapan dan Dugaan Penyimpangan dalam Penanganan Kasus Atlet Disabilitas Kubu Raya Raih Medali Perunggu di Grand Prix Tunisia 2026

Ketapang

PWA Kalbar Fokus Bangun Desa Inklusi di Ketapang, Perempuan Jadi Pilar Utama

badge-check


Program BSA-BUEKA PWA Kalbar Dorong Kemandirian Desa Inklusi di Ketapang Perbesar

Program BSA-BUEKA PWA Kalbar Dorong Kemandirian Desa Inklusi di Ketapang

Gagasankalbar.com – Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Kalimantan Barat menggelar kegiatan penguatan desa inklusi di Kabupaten Ketapang dengan fokus pada pemberdayaan perempuan dan keluarga berbasis komunitas Tim Inklusi PDA Ketapang, Jumat (1/5/2026).

Ketua Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHH) PWA Kalbar sekaligus Ketua Tim inklusi PWA Kalbar, Hazilina, mengatakan program Balai Sakinah ‘Aisyiyah (BSA) menjadi pilar utama dalam membangun masyarakat inklusif di tingkat desa, khususnya di Desa Kalinilam dan Desa Sukabangun Dalam.

“Melalui BSA, masyarakat mendapatkan edukasi tentang kesehatan keluarga, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pencegahan perkawinan anak, hingga pola asuh anak yang baik. Selain itu, BSA juga meningkatkan kesadaran hukum bagi warga desa,” ujarnya.

Menurut Hazilina, BSA berfungsi sebagai pusat kegiatan masyarakat berbasis komunitas yang mencakup ruang belajar, advokasi, serta pemberdayaan perempuan. Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, adil, dan berdaya, terutama bagi perempuan dan anak.

Selain itu, PWA Kalbar juga mengembangkan program Bina Usaha Ekonomi Keluarga ‘Aisyiyah (BUEKA) untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui pelatihan keterampilan, pengolahan makanan lokal, hingga kerajinan tangan.

“BUEKA bertujuan meningkatkan kemandirian finansial masyarakat melalui pelatihan usaha, manajemen keuangan, hingga pemasaran produk, termasuk pemanfaatan media sosial,” jelasnya.

Melalui sinergi program BSA dan BUEKA, PWA Kalbar berharap dapat mewujudkan desa inklusi yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Lainnya

Pemkab Ketapang Perkuat Instrumen Perlindungan Anak di Satuan Pendidikan, Siap Bentuk Pokja BSAN

20 Juni 2026 - 09:55 WIB

Catat Tanggalnya! Dapur Muslimah Baiti Jannati Selenggarakan Kegiatan Seminar Gandeng BEM Se-Kabupaten Ketapang

15 Juni 2026 - 13:36 WIB

Zuri Hotel Management Himpun 600 Kantong Darah

14 Juni 2026 - 10:35 WIB

KREASI Ketapang Tingkatkan Kapasitas Fasilitator Daerah BSAN, Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman

13 Juni 2026 - 10:38 WIB

Hazilina Jadi Pelatih Utama Daerah dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas Fasilitator Daerah Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Ketapang

13 Juni 2026 - 10:31 WIB

Trending di Ketapang