Gagasankalbar.com – Lembaga Wakaf Al-Azhar kembali meluncur program Asra (Al-quran Safari Nusantara) sebagai program wakaf produktif untuk pembinaan literasi Al-quran pada masyarakat di pedesaan. Wakaf Al-Azhar kemudian mengandeng lembaga lokal di Kalimantan Barat sebagai mitra dalam penyaluran ribuan al-quran di Kabupaten Ketapang.
Kepercayaan tersebut terjalin dari hasil kolaborasi diantaranya dengan Lembaga Baitulmaal Saudara Seiman dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sahabat Cita Khatulistiwa.

Perwakilan lembaga Baitulmaal Saudara Seiman ustad Condro, mengatakan sebanyak 1.000 al-quran sudah siap disalurkan untuk pertama kali di Kabupaten Ketapang dan akan menjangkau masyarakat di daerah pedalaman, ucapnya
“Dalam waktu dekat rencananya Al-quran tersebut akan disalurkan di Kecamatan Kendawangan, Air Upas, Manis Mata, Nanga Tayap dan Hulu Sungai”, terang Condro
Secara terpisah, Ketua TBM Sahabat Cita Khatulistiwa Neng Marlina Efendi kepada rekan media pada Senin (13/4), mengatakan gerakan ini sangat baik dalam peningkatan akses literasi yang mampu menembus batas keterbatasan wilayah yang selama ini menjadi tantangan kita, tegasnya
Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sahabat Cita Khatulistiwa merupakan lembaga sosial berbasis masyarakat yang bergerak dalam meningkatkan literasi melalui penyediaan bahan bacaan bermutu baik kepada anak-anak dan masyarakat secara berjejaring dan bersifat kerelawanan, pungkasnya
Sementara itu, keterjangkauan akses literasi khususnya tentang membaca al-quran harus dibangun secara kolaboratif melibatkan banyak pihak secara swadaya agar tujuan dalam peningkatan pengetahuan bisa dirasakan semua pihak, harap Marlina
“Banyak komunitas yang sangat memerlukan Al-quran seperti santri di Pedesaan, guru ngaji, komunitas muallaf dan pengajian yang dibangun swadaya oleh kelompok perempuan di Desa”, tutup Marlina
















