Sosialisasi TPPO, Pemkot Pontianak Tekankan Layanan Berperspektif Korban - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
LAZISMU Masjid At-Tanwir Santuni Fakir Miskin dan Salurkan Subsidi Sembako Murah Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Korban Sampan Motor Terbalik di Teluk Pakedai PC IPNU Kubu Raya Mulai Resah, Desak Kepastian Kongres IPNU Tim SAR Gabungan Cari Korban Hilang Akibat Sampan Terbalik Saat Memancing di Sungai Laut Tanjung Bunga Demokrasi di Tengah Bayang-Bayang Transaksi Politik Polresta Pontianak Ungkap Peredaran 1.562 Butir Ekstasi, Satu Tersangka Diamankan

Pontianak

Sosialisasi TPPO, Pemkot Pontianak Tekankan Layanan Berperspektif Korban

badge-check


Pemkot Pontianak Perkuat Sinergi Cegah TPPO Lewat Sosialisasi Lintas Lembaga Perbesar

Pemkot Pontianak Perkuat Sinergi Cegah TPPO Lewat Sosialisasi Lintas Lembaga

Gagasankalbar.com – Dalam rangka meningkatkan kapasitas lembaga penyedia layanan perlindungan perempuan, Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pontianak menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Peran Serta Masyarakat pada Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kota Pontianak”.

Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 8 April 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Wali Kota Pontianak.

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memperkuat upaya penanganan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) secara komprehensif dengan pendekatan yang berperspektif korban. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk meningkatkan sinergi antar lembaga dalam memberikan layanan perlindungan yang lebih efektif dan terpadu.

Dalam kesempatan tersebut, Hazilina menyampaikan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas ini diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia, sistem layanan, serta koordinasi antar lembaga dalam menangani kasus TPPO.

“Dengan pendekatan yang berperspektif HAM, gender, dan berorientasi pada korban, layanan yang diberikan akan menjadi lebih profesional, responsif, serta tidak menimbulkan reviktimisasi,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan materi terkait PPKPT (Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi) yang melibatkan Universitas Muhammadiyah Pontianak sebagai bagian dari upaya memperluas peran institusi pendidikan dalam pencegahan TPPO.

Lebih lanjut, Hazilina menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah, baik dari sisi kebijakan maupun penganggaran, guna memastikan program perlindungan terhadap korban TPPO dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kami juga berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran serta partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan TPPO di Kota Pontianak,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan upaya perlindungan, pemulihan, hingga pemberdayaan korban TPPO dapat terlaksana secara maksimal, berkeadilan, dan berkelanjutan di Kota Pontianak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polresta Pontianak Ungkap Peredaran 1.562 Butir Ekstasi, Satu Tersangka Diamankan

30 Mei 2026 - 03:15 WIB

Polresta Pontianak Gagalkan Dugaan TPPO Modus Pernikahan Pesanan ke Cina

30 Mei 2026 - 03:07 WIB

Pembukaan Pemotongan Hadyu Haji Tamattu’ KBIHU Muhammadiyah Kalimantan Barat tahun 2026 di Kalimantan Barat Resmi Dilaksanakan

28 Mei 2026 - 10:22 WIB

LAZISMU Masjid At-Tanwir Pusdam PWM Kalbar Salurkan Ratusan Paket Qurban dan Daging Hadyu

28 Mei 2026 - 02:37 WIB

Nasyiatul Aisyiyah Kota Pontianak Finalisasi Seminar Pengembangan Karakter Remaja Bersama Kesbangpol

28 Mei 2026 - 02:34 WIB

Trending di Pontianak