KPAD Kayong Utara dan SP3APMD Koordinasi ke Polres Kubu Raya, Bahas Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Santri - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Peringatan Milad ke-29 STAI AL-HAUDL Ketapang: Semarak Lomba & Kebersamaan Tutup Rangkaian Acara Meja Makan Rayakan Harlah ke-76, Umi Marzuqoh: Fatayat NU Kalbar Harus Memberdayakan Perempuan hingga ke Pelosok Desa Pria Diduga Terjun dari Jembatan Kapuas I, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 70 Mahasiswa FKIP UM Pontianak Gelar Kemah Bakti di Mempawah, Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan Program KREASI Tahun Kedua Resmi Diperluas ke 7 Kecamatan

Kubu Raya

KPAD Kayong Utara dan SP3APMD Koordinasi ke Polres Kubu Raya, Bahas Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Santri

badge-check


					KPAD Kayong Utara dan SP3APMD Koordinasi ke Polres Kubu Raya, Bahas Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Santri Perbesar

Gagasankalbar.com – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Kayong Utara bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (SP3APMD) Kabupaten Kayong Utara melakukan koordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kubu Raya pada Kamis, 2 April 2026.

Koordinasi tersebut dilakukan guna membahas perkembangan penanganan kasus dugaan kekerasan yang dialami almarhum Irfan Zaki Azizi, seorang santri asal Kabupaten Kayong Utara yang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Labbaik Indonesia, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat serta UPTD PPA pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Kalimantan Barat.

Ketua KPAD Kabupaten Kayong Utara, Muhammad Saupi, menjelaskan bahwa koordinasi ini bertujuan untuk memastikan sejauh mana proses hukum kasus tersebut berjalan. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak Polres Kubu Raya, penanganan perkara masih terus berlanjut.

“Pihak Polres Kubu Raya menyampaikan bahwa kasus ini tetap berjalan. Dalam waktu dekat, akan diagendakan pemeriksaan dokter guna mengambil keterangan ahli pada bulan April ini,” ujar Saupi.

Selain itu, pemeriksaan terhadap para santri juga direncanakan akan dilakukan ketika para santri kembali aktif ke pondok pesantren, yang juga dijadwalkan berlangsung dalam bulan April.

Saupi menambahkan, pihak kepolisian berkomitmen untuk bersikap transparan dalam proses penanganan perkara setelah seluruh pihak terkait dimintai keterangan.
Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas kemungkinan pelaksanaan autopsi terhadap jenazah korban. Pihak Polres Kubu Raya menyatakan kesiapan untuk melakukan autopsi apabila mendapatkan persetujuan resmi dari pihak keluarga korban.

“Polres Kubu Raya siap melakukan autopsi apabila orang tua atau keluarga korban memberikan persetujuan secara tertulis. Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu keputusan dari keluarga,” tambahnya.

KPAD Kabupaten Kayong Utara bersama pihak terkait menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas, guna memastikan keadilan bagi korban serta mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Gelar Baitul Arqom Dasar, Perkuat Kapasitas Kader

15 Mei 2026 - 19:42 WIB

Anggota DPRD Kubu Raya Kecam Kasus Dugaan Pencabulan Anak, Minta Pendampingan Korban Dipercepat

15 Mei 2026 - 19:31 WIB

Hantavirus Jadi Sorotan di Kalbar, Direktur RSUD TBSI Imbau Masyarakat Tetap Waspada

13 Mei 2026 - 11:25 WIB

DPD KNPI Kubu Raya Terima Kunjungan Silaturahmi Bawaslu, Bahas Kolaborasi Penguatan Demokrasi

12 Mei 2026 - 11:04 WIB

Sinergi BGN dan Pemda Perkuat Rantai Pasok Program MBG di Kubu Raya

12 Mei 2026 - 10:59 WIB

Trending di Kubu Raya