Anak 10 Tahun Hilang Saat Bermain, Tim SAR Pontianak Temukan Korban dalam Kondisi Meninggal Dunia - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Karhutla di Kubu Raya Meluas, Petugas Terkendala Sumber Air Raker MAN 2 Pontianak Resmi Dibuka, Kakanwil Kemenag Kalbar Dorong Penguatan Komitmen dan Budaya Kerja Penutupan Milad ke-109, PDA ‘Aisyiyah Kubu Raya Gelar FGD Perlindungan Anak Posbakum Aisyiyah Kalbar Kini Hadir di Lima Titik, Perluas Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat Fauzi Purwolaksono Raih Emas di World Para Athletics Grand Prix Tlaxcala 2026 Keberagaman Singkawang: Pilar Persatuan dan Teladan Kerukunan Nasional

Pontianak

Anak 10 Tahun Hilang Saat Bermain, Tim SAR Pontianak Temukan Korban dalam Kondisi Meninggal Dunia

badge-check


Anak 10 Tahun Hilang Saat Bermain, Tim SAR Pontianak Temukan Korban dalam Kondisi Meninggal Dunia Perbesar

Gagasankalbar.com — Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun bernama Bayanaka Patal Ramlan, warga Jalan Tanjung Pura Gang Pagar Alam No. 20, Kelurahan Benua Melayu Laut, Kecamatan Pontianak Selatan, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang saat bermain di sekitar Parit Tokaya pada Senin (8/12/2025).

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menyampaikan kronologi kejadian. Menurutnya, korban pamit bermain sekitar pukul 10.00 WIB, tepat saat banjir rob menggenangi kawasan tersebut.

“Korban pamit bermain di sekitar parit yang sedang tergenang banjir rob. Hingga malam hari, tepatnya pukul 19.05 WIB, korban tidak kembali ke rumah sehingga keluarga melapor dan diduga korban tenggelam di Parit Tokaya,” ujar I Made Junetra.

Tim SAR Kerahkan Satu Regu Lengkap Peralatan
Setelah menerima laporan, Kantor SAR Pontianak langsung menurunkan satu tim rescue untuk melakukan pencarian.

“Kami memberangkatkan satu tim rescue menggunakan Rescue Car D-Max, dilengkapi rubber boat, peralatan evakuasi, medis, navigasi, komunikasi, selam, dan peralatan pendukung lainnya,” jelasnya.

Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran parit dan memeriksa beberapa titik yang diperkirakan bisa menjadi lokasi korban terseret arus.

Ditemukan 21 Meter dari Lokasi Kejadian
Setelah upaya pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan Pada Selasa Pagi 9 Desember 2025.

“Korban ditemukan pada koordinat 0° 2′ 27.78″ S — 109° 20′ 35.10″ E, berjarak kurang lebih 21 meter ke arah hulu dari lokasi kejadian, dalam keadaan meninggal dunia,” kata Junetra.

Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Imbauan Tim SAR untuk Masyarakat
Sebagai langkah pencegahan, I Made Junetra mengingatkan masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak terutama di area rawan air.

Berikut imbauannya:

1. Awasi Anak Secara Ketat
Anak harus berada di bawah pengawasan orang dewasa ketika berada di dekat sungai, parit, atau genangan air.

Jangan biarkan anak bermain sendiri di area berisiko, meskipun dianggap aman atau dangkal.

2. Hindari Aktivitas di Tepi Sungai Saat Cuaca Ekstrem
Saat hujan deras atau banjir rob, arus menjadi sangat deras dan berbahaya.

Anak-anak sebaiknya dilarang mandi atau bermain di aliran air pada kondisi tersebut.

3. Kenalkan Bahaya Sungai Sejak Dini
Edukasi anak tentang bahaya arus bawah, perubahan kedalaman, dan licinnya dasar sungai.

Sampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami.

Kejadian tragis ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada, terutama pada musim penghujan ketika risiko tenggelam meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Wali Kota Pontianak Jamin Bantuan Medis dan Biaya Rujukan Bagi Anak Penyintas Kanker

23 Juli 2026 - 02:07 WIB

FIKPSI UM Pontianak dan LPKA Sungai Raya Teken Kerja Sama Pendampingan Anak Binaan di Hari Anak Nasional

23 Juli 2026 - 02:03 WIB

BEM UNIVERSITAS OSO PONTIANAK SUKSES GELAR EKSPEDISI LEIMENA DI SINGKAWANG: BELAJAR, MENGABDI, DAN MENUTUP KEPENGURUSAN DENGAN BERMAKNA

22 Juli 2026 - 03:03 WIB

Universitas Muhammadiyah Pontianak Lepas 970 Mahasiswa KKN, Sebar ke Lima Kabupaten hingga Malaysia

21 Juli 2026 - 20:33 WIB

Pemkot Pontianak Terbuka terhadap Wacana Perda LGBT, Tekankan Kajian Komprehensif

20 Juli 2026 - 21:35 WIB

Trending di Pontianak