Festival Kue Bulan 2576 Kongzili Meriah, Wujud Pelestarian Budaya Tionghoa dan Daya Tarik Wisata Kubu Raya - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
30 Petani JARINGPEDAS Mempawah Perkuat Kapasitas Model Bisnis dan Pengelolaan Keuangan Usaha Polresta Pontianak Bongkar Perdagangan Sisik Trenggiling, Dua Tersangka Ditangkap Polresta Pontianak Ungkap Lima Kasus Curanmor, Tiga Tersangka Ditangkap Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Komplek Arwana Indah Kubu Raya, Lebih dari 10 Hektare Lahan Terbakar Polres Sanggau Gelar Bakti Sosial di Sabang Merah, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Ketika Ego Mengalahkan Empati: Pelajaran Attitude di Era Semua Orang Merasa Paling Benar

Kubu Raya

Festival Kue Bulan 2576 Kongzili Meriah, Wujud Pelestarian Budaya Tionghoa dan Daya Tarik Wisata Kubu Raya

badge-check


Festival Kue Bulan atau Moon Cake Festival 2576 Kongzili / 2025 Masehi Perbesar

Festival Kue Bulan atau Moon Cake Festival 2576 Kongzili / 2025 Masehi

Gagasankalbar.com – Festival Kue Bulan atau Moon Cake Festival 2576 Kongzili / 2025 Masehi digelar meriah di Rumah Adat Budaya Tionghoa, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, pada Senin malam (6/10/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kubu Raya Sujiwo, Anggota Komisi V DPR RI Yuliansyah, Kepala Disporapar Kubu Raya Rini Kurnia Solihat, serta Kepala Kesbangpol Kubu Raya Amini Maros.

Acara yang digelar setiap tahun ini berhasil menarik perhatian masyarakat luas. Ratusan warga tampak antusias memadati area rumah adat, menikmati suasana malam purnama yang dipenuhi cahaya lampion dan semarak budaya khas Tionghoa. Deretan stand UMKM lokal turut meramaikan festival dengan menawarkan beragam kuliner, kerajinan tangan, serta aneka kue bulan dengan berbagai rasa dan bentuk yang menarik.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kubu Raya, Rini Kurnia Solihat, menyampaikan bahwa Festival Kue Bulan merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya Tionghoa yang telah menjadi tradisi turun-temurun. “Festival ini bukan hanya tentang menikmati kue bulan, tapi juga menjadi ajang edukasi budaya. Di dalamnya ada seni pertunjukan yang menceritakan sejarah terciptanya tradisi kue bulan, sehingga masyarakat dapat memahami nilai dan maknanya,” ujarnya.

Rini menambahkan, selain sebagai bentuk pelestarian budaya, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi pariwisata daerah. “Kami berharap even seperti ini dapat mengundang wisatawan, baik lokal maupun dari luar daerah, untuk datang ke Kubu Raya. Dengan pengelolaan yang baik, festival budaya seperti ini bisa menjadi daya tarik wisata yang kuat dan berdampak positif bagi ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Suasana malam semakin semarak dengan penampilan barongsai, tarian tradisional Tionghoa, serta atraksi lampion yang menghiasi langit Parit Baru. Festival Kue Bulan 2025 pun menjadi momentum kebersamaan lintas budaya sekaligus daya tarik wisata yang memperkuat identitas Kubu Raya sebagai daerah multikultural dan berbudaya. *(Ewok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Komplek Arwana Indah Kubu Raya, Lebih dari 10 Hektare Lahan Terbakar

6 Agustus 2026 - 09:35 WIB

Puskesmas Punggur Berikan Vitamin A dan Obat Cacing untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

4 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Karhutla di Kubu Raya Masih Berlangsung, Tim Brigade Dalkarhutla KPH Terus Berjibaku Padamkan Api

2 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Pengemudi Online Kubu Raya Deklarasikan GASPOL sebagai Wadah Solidaritas dan Peningkatan Kesejahteraan

31 Juli 2026 - 09:08 WIB

MHH PP Aisyiyah Tinjau Kesiapan Posbakum di Kalbar, Tegaskan Layanan Terbuka bagi Semua

31 Juli 2026 - 04:37 WIB

Trending di Kubu Raya