Dukung Pertumbuhan Ekspor SDA di Kalbar, Fenty Noverita: Perempuan Harus Dilibatkan untuk Kurangi Kesenjangan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Perangi Pinjol Ilegal, AFPI dan PWI Siapkan Kerja Sama Literasi Keuangan Bank Kalbar Kubu Raya Buka Akses KUR dan Layanan Perbankan bagi Pelaku UMKM REI Kalbar Hadiri Forum FORMAJAKON Bahas Implementasi LBS dan LP2B Derahman Soroti Guru Tak Aktif Bertahun-Tahun, Minta Disiplin ASN Pendidikan Diperketat Paradoks Pertanian Indonesia: Tulang Punggung Pangan, Namun Hidup dalam Kemiskinan Healthy Lifestyle: Momentum Emas bagi Produk Pertanian Lokal

Nasional

Dukung Pertumbuhan Ekspor SDA di Kalbar, Fenty Noverita: Perempuan Harus Dilibatkan untuk Kurangi Kesenjangan

badge-check


Ketua Umum Dewan Pengurus Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Kubu Raya, Fenty Noverita Perbesar

Ketua Umum Dewan Pengurus Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Kubu Raya, Fenty Noverita

Gagasankalbar.com – Ketua Umum Dewan Pengurus Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Kubu Raya, Fenty Noverita, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam mendukung pertumbuhan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) di Kalimantan Barat.

Menurutnya, sektor ekspor SDA yang terus berkembang, terutama produk unggulan seperti kelapa sawit, pinang, dan kelapa, perlu diiringi dengan peningkatan partisipasi perempuan.

“Saya mendukung pertumbuhan ekspor SDA di Kalimantan Barat. Namun, perempuan harus dilibatkan lebih banyak. Saat ekspor SDA meningkat, partisipasi perempuan juga harus meningkat,” ujar Fenty.

Ia menambahkan, keterlibatan perempuan di dunia kerja masih tertinggal dibandingkan laki-laki, baik dari sisi jumlah maupun kesenjangan gaji. Karena itu, ia mendorong pemangku kebijakan memberi ruang lebih luas bagi perempuan di sektor ekspor.

“Sebagai Ketua Umum DPC IWAPI Kubu Raya, saya berharap pemerintah dan seluruh stakeholder semakin melibatkan perempuan dalam proses ekspor SDA. Dengan begitu, kesenjangan yang masih dialami banyak perempuan di dunia kerja dapat berkurang,” tegasnya.

Fenty menilai, peningkatan partisipasi perempuan bukan hanya memperkuat tenaga kerja di Kalimantan Barat, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perangi Pinjol Ilegal, AFPI dan PWI Siapkan Kerja Sama Literasi Keuangan

19 Juni 2026 - 02:15 WIB

Diskusi di UGM Ricuh, Mahasiswa Geruduk Acara dan Hadang Kendaraan Pejabat

16 Juni 2026 - 12:04 WIB

Dekan Fakultas Hukum UM Pontianak Raih Predikat Wisudawan Terbaik PDIH UNISSULA

15 Juni 2026 - 13:40 WIB

Bigetron Melaju ke Grand Final MPL ID Season 17, Tumbangkan Geek Fam 4-1 dan Amankan Tiket MSC 2026

13 Juni 2026 - 10:41 WIB

Gugatan Polri di Bawah Kementerian Dicabut, Pemohon Percaya Tim Reformasi Polri

4 Juni 2026 - 08:39 WIB

Trending di Nasional