Presiden Mahasiswa UNOSO: Ilmu Harus Turun ke Rakyat, Mahasiswa Bukan Naik Kasta - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Pengemudi Online Kubu Raya Deklarasikan GASPOL sebagai Wadah Solidaritas dan Peningkatan Kesejahteraan PWA Kalbar Gelar Diklat Paralegal dan Tata Kelola Posbakum Aisyiyah untuk Perkuat Akses Keadilan MHH PP Aisyiyah Tinjau Kesiapan Posbakum di Kalbar, Tegaskan Layanan Terbuka bagi Semua Kabut Asap Karhutla di Kubu Raya Ganggu Aktivitas, RSUD TBSI Catat Peningkatan Pasien Gangguan Pernapasan Empat Perguruan Tinggi Kalbar Ikuti Tahap Eliminasi Debat Penegakan Hukum Pemilu Antrean BBM Kembali Mengular, GMKI Kalbar Desak Pertamina Benahi Distribusi dan Terapkan Barcode Motor

Pontianak

Presiden Mahasiswa UNOSO: Ilmu Harus Turun ke Rakyat, Mahasiswa Bukan Naik Kasta

badge-check


Presiden Mahasiswa UNOSO: Ilmu Harus Turun ke Rakyat, Mahasiswa Bukan Naik Kasta Perbesar

Gagasankalbar.com – Presiden Mahasiswa Universitas OSO Pontianak, Irvan Surya, menyampaikan orasi ilmiah pada sesi pengenalan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Angkatan ke-6, Selasa pagi (16/9), di Aula Universitas OSO Pontianak.

Dalam orasinya, Irvan menegaskan bahwa mahasiswa tidak boleh terjebak menjadi elit intelektual yang jauh dari masyarakat.

“Apa gunanya gelar dan teori jika tidak pernah turun ke rakyat? Mahasiswa bukan kasta terpisah, tetapi wajah lain dari rakyat yang kebetulan mendapat kesempatan belajar lebih dulu. Ilmu yang tidak membela rakyat, hanya menjadi alat kuasa.”

Ia juga mengutip pemikiran Tan Malaka dalam Madilog sebagai pengingat agar mahasiswa tidak meninggalkan rakyat.

“Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan kapak, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali.”

Irvan kemudian menegaskan bahwa mahasiswa baru hari ini adalah bagian dari sejarah panjang perjuangan pemuda Indonesia.

“Sejarah selalu mencatat peran pemuda: tahun 1928 lahir Sumpah Pemuda, tahun 1945 pemuda mendesak proklamasi kemerdekaan, tahun 1966 mahasiswa menumbangkan Orde Lama, dan tahun 1998 mahasiswa memimpin reformasi. Dan hari ini, siapakah pemuda itu? Ya, itu kalian — kita — mahasiswa!”

Sebagai penutup, Irvan mengajak seluruh mahasiswa baru Universitas OSO untuk mengikrarkan Sumpah Mahasiswa Indonesia sebagai komitmen moral dalam perjalanan akademik dan sosial mereka.

Sesi pengenalan BEM ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan PKKMB Universitas OSO Pontianak 2025, yang dijadwalkan berlangsung hingga 18 September 2025, dengan agenda pembekalan akademik, penguatan karakter, serta pengenalan organisasi kemahasiswaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Wali Kota Pontianak Jamin Bantuan Medis dan Biaya Rujukan Bagi Anak Penyintas Kanker

23 Juli 2026 - 02:07 WIB

FIKPSI UM Pontianak dan LPKA Sungai Raya Teken Kerja Sama Pendampingan Anak Binaan di Hari Anak Nasional

23 Juli 2026 - 02:03 WIB

BEM UNIVERSITAS OSO PONTIANAK SUKSES GELAR EKSPEDISI LEIMENA DI SINGKAWANG: BELAJAR, MENGABDI, DAN MENUTUP KEPENGURUSAN DENGAN BERMAKNA

22 Juli 2026 - 03:03 WIB

Universitas Muhammadiyah Pontianak Lepas 970 Mahasiswa KKN, Sebar ke Lima Kabupaten hingga Malaysia

21 Juli 2026 - 20:33 WIB

Pemkot Pontianak Terbuka terhadap Wacana Perda LGBT, Tekankan Kajian Komprehensif

20 Juli 2026 - 21:35 WIB

Trending di Pontianak