Breaking News

Kayong Utara

Sekolah Lapang SETARA: Dorong Ekonomi Perempuan dan Lestarikan Kopi Liberika Kayong Utara

badge-check

Sekolah Lapang SETARA: Dorong Ekonomi Perempuan dan Lestarikan Kopi Liberika Kayong UtaraPerbesar

Gagasankalbar.com – Dorong Ekonomi Perempuan

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dilaksanakan secara bergilir di tiga desa berbeda dan melibatkan total 90 peserta, yang merupakan anggota SETARA dari 6 desa di dua kecamatan.

Sekolah lapang hari pertama dipusatkan di Desa Telaga Arum, Kecamatan Seponti. Pelatihan pengembangan bibit unggul kopi lokal. Pelatihan berlanjut dengan agenda pelatihan pengembangan produk pasca panen, branding, dan produk turunan kopi, yang dipusatkan di Desa Seponti Jaya. Peserta belajar langsung mengenai pentingnya inovasi produk turunan kopi seperti kopi bubuk kemasan, minuman olahan, kosmetik berbahan dasar kopi, serta strategi pemasaran dan pengemasan produk untuk meningkatkan daya jual.

Hari terakhir, pelatihan dilaksanakan di Desa Wonorejo dengan materi pelatihan tentang pembuatan pupuk kompos sebagai bagian dari pendekatan pertanian berkelanjutan. Peserta diajak untuk memahami pentingnya pemanfaatan limbah organik sebagai sumber pupuk alami guna menekan biaya produksi dan menjaga kualitas lingkungan.

Sistem pembelajaran selama kegiatan sekolah lapang ini dilakukan melalui dua pendekatan yakni pembelajaran kelas dengan pemaparan materi oleh narasumber ahli, serta praktik lapangan secara langsung di lokasi yang telah disiapkan.

Kegiatan ini diselenggarakan atas dukungan dari Dana Nusantara Fund (Danus). Selain pelatihan, SETARA juga menerima bantuan untuk pengembangan demplot pertanian, rumah produksi kopi (rumah bibit dan rumah penjemuran), serta beberapa alat pendukung produksi lainnya.

Ketua SETARA, Waliyah Badaryati menyampaikan rasa syukur dan optimisme atas dukungan yang diterima.

“Ini adalah berkah besar bagi kami. Dukungan hibah ini memberikan kesempatan yang sangat berharga untuk meningkatkan kapasitas kelompok perempuan tani, khususnya di sektor kopi. Harapan kami, hasil dari pelatihan ini bisa benar-benar meningkatkan pendapatan anggota SETARA dan masyarakat Kayong Utara secara umum,” ujar Waliyah.

Selain itu Maulisa Ketua Divisi Ekonomi Kreatif Perkumpulan Gemawan mengungkapkan dengan adanya dukungan teknis dari Nusantara Fund ini, baik berupa pembiayaan untuk peningkatan kapasitas, dukungan peralatan dan lain sebagainya menjadi modal penting bagi komunitas setara dalam memebrdayakan anggotanya untuk meningkatkan kesejahteraan baik itu secara ekonomi termasuk sekaligus sebagai upaya dalam pelestarian lingkungan.

“Sebagaimana yang kita ketahui, kopi liberika menjadi salah satu komoditi yang pernah menjadi primadona di kabupatan kayong utara, bahkan sudah sampai ke manca negara, namun makin hari populasi dan sebaran kopi ini semakin berkurang, oleh karenanya melalui pelatihan ini, disamping diharapkan dapat menimgkatkan kesejateraan anggota setara dan masyarakat, diharapkan pula dapat meningkatkan keasadaran masyarakat untuk melestarikan kembali kopi sehingga jumlah luasan tanaman kopi bisa bertambah dan ini menjadi salah satu upaya kita untuk menekan alih fungsi lahan menjadi perkebunan yang bersifat monokultur.” Jelasnya

Dengan terlaksananya Sekolah Lapang ini, SETARA berharap dapat terus menjadi motor penggerak dalam pengembangan kopi lokal yang berkelanjutan dan inklusif, serta memperkuat peran perempuan dalam rantai nilai pertanian. ***

Tinggalkan Balasan

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

300 Peserta Ikuti Festival Literasi Inklusif Tanah Kayong 2026

15 Sep 2026 - 01:57 WIB

300 Peserta Ikuti Festival Literasi Inklusif Tanah Kayong 2026

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Jatuh ke Laut Saat Mengelas Tiang Pelabuhan di Kayong Utara

1 Sep 2026 - 20:40 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Jatuh ke Laut Saat Mengelas Tiang Pelabuhan di Kayong Utara

Operasi SAR ABK TB Rimba Megah XV di Kayong Utara Ditutup, Dua Korban Belum Ditemukan

29 Agu 2026 - 10:50 WIB

Operasi SAR ABK TB Rimba Megah XV di Kayong Utara Ditutup, Dua Korban Belum Ditemukan

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian ABK TB Rimba Megah XV yang Tenggelam di Perairan Pulau Meledang

24 Agu 2026 - 06:23 WIB

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian ABK TB Rimba Megah XV yang Tenggelam di Perairan Pulau Meledang

Dialog Multipihak Perkuat Kolaborasi Pembangunan Responsif Gender dan Adaptif Perubahan Iklim di Kayong Utara

23 Jun 2026 - 01:32 WIB

Dialog Multipihak Perkuat Kolaborasi Pembangunan Responsif Gender dan Adaptif Perubahan Iklim di Kayong Utara
Trending di Kayong Utara