Isu Pemindahan Puskesmas Parit Timur Dibantah Bupati Kubu Raya, Fokus pada Peningkatan Layanan dan Infrastruktur - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Cornelis Dorong Internasionalisasi Dayak Lewat Kongres Literasi dan Dayak Book Fair 2026 PWA Kalbar Soroti Pentingnya Budaya Sekolah Anti Kekerasan Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya Bersilaturahmi ke Kediaman Hubabah Annisa Alhaddad Bung Fajar: GMNI Kalimantan Barat Jangan Larut dalam Konflik Internal, Rakyat Sedang Menghadapi Krisis Sosial dan Ekonomi Rumah Makan Gratis Habib Terima Kunjungan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional RI Staf Ketua KPPU RI Apresiasi Daya Kritis Peserta LK II HMI Cabang Pontianak

Kubu Raya

Isu Pemindahan Puskesmas Parit Timur Dibantah Bupati Kubu Raya, Fokus pada Peningkatan Layanan dan Infrastruktur

badge-check


					Isu Pemindahan Puskesmas Parit Timur Dibantah Bupati Kubu Raya, Fokus pada Peningkatan Layanan dan Infrastruktur Perbesar

Gagasankalbar.com – Warga Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, belakangan dihebohkan oleh isu pemindahan Puskesmas Parit Timur yang berlokasi di Desa Bengkarek. Kabar tersebut menimbulkan kekhawatiran dan perdebatan di tengah masyarakat terkait potensi terganggunya pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

Menanggapi polemik yang berkembang, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa tidak ada rencana pemindahan Puskesmas Parit Timur. Ia memastikan bahwa puskesmas tersebut justru akan ditingkatkan statusnya menjadi Puskesmas Rawat Inap, disertai dengan perbaikan akses jalan menuju lokasi.

Tidak benar kalau dikatakan Puskesmas akan dipindahkan. Justru kami sedang berupaya meningkatkan statusnya menjadi Puskesmas Rawat Inap agar layanan kesehatan semakin optimal,” ujar Bupati Sujiwo saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Puskesmas Parit Timur pada Selasa, 6 Mei 2025.

Menurut Sujiwo, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dan tidak akan mengambil keputusan sepihak, khususnya terkait fasilitas publik yang vital seperti puskesmas.

Jika pun ada wacana relokasi, tentu harus melalui kajian teknis dan sosial terlebih dahulu. Tapi dalam kasus ini, tidak ada rencana pemindahan. Fokus kami saat ini adalah memperbaiki infrastruktur jalan agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan kesehatan,” tegasnya.

Bupati juga menambahkan bahwa pelayanan kesehatan adalah prioritas utama pemerintah daerah. Oleh karena itu, lokasi dan aksesibilitas menjadi faktor krusial dalam upaya peningkatan layanan.

Kami ingin masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan memadai. Setiap kebijakan yang diambil akan selalu melibatkan musyawarah bersama warga dan pihak terkait,” lanjutnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Bengkarek, Uwen, menyuarakan aspirasi warganya yang berharap puskesmas tidak dipindahkan. Menurutnya, masyarakat lebih menginginkan perbaikan akses jalan ketimbang relokasi fasilitas kesehatan tersebut.

Warga kami menolak rencana pemindahan puskesmas. Yang mereka butuhkan adalah peningkatan akses jalan agar pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal di lokasi yang ada sekarang,” ujarnya usai bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat.

Namun, Kepala Tata Usaha Puskesmas Parit Timur, Puryono, mengungkapkan bahwa sempat ada wacana pemindahan seiring rencana peningkatan layanan menjadi rawat inap. Meski begitu, ia menekankan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah daerah.

Memang sempat dibahas rencana pemindahan ke desa sebelah karena keterbatasan lahan. Namun, kami sebagai pegawai puskesmas akan mengikuti arahan dan keputusan dari pimpinan daerah,” ungkap Puryono.

Sementara itu, beberapa warga yang tengah mengakses layanan di Puskesmas Parit Timur menyampaikan harapan agar fasilitas kesehatan tersebut tetap berada di lokasi saat ini. Mereka menilai, peningkatan sarana dan infrastruktur jalan sudah cukup untuk mendukung pelayanan yang lebih baik tanpa harus memindahkan lokasi.

Kami tidak ingin puskesmas dipindah. Yang penting jalannya diperbaiki dan fasilitasnya ditingkatkan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Dengan klarifikasi langsung dari Bupati Kubu Raya serta dukungan masyarakat, diharapkan polemik ini segera mereda dan fokus pembangunan layanan kesehatan di Kecamatan Sungai Ambawang dapat berjalan sesuai harapan bersama. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hantavirus Jadi Sorotan di Kalbar, Direktur RSUD TBSI Imbau Masyarakat Tetap Waspada

13 Mei 2026 - 11:25 WIB

DPD KNPI Kubu Raya Terima Kunjungan Silaturahmi Bawaslu, Bahas Kolaborasi Penguatan Demokrasi

12 Mei 2026 - 11:04 WIB

Sinergi BGN dan Pemda Perkuat Rantai Pasok Program MBG di Kubu Raya

12 Mei 2026 - 10:59 WIB

Pemda Kubu Raya Terima Kunjungan Tokoh Malaysia Bahas Investasi hingga Pendidikan

12 Mei 2026 - 10:55 WIB

Perumda Kubu Raya Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Aplikasi PASTI dan Gerai Maju

12 Mei 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kubu Raya