Breaking News

Kayong Utara

Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar Melalui Pelatihan Pembelajaran Mendalam di Kayong Utara

badge-check

Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar Melalui Pelatihan Pembelajaran Mendalam di Kayong UtaraPerbesar

Gagasankalbar.com – Upaya peningkatan mutu pendidikan dasar terus digalakkan melalui kegiatan Pertemuan Kelompok Kerja Guru (KKG) Sekolah Dasar/Madrasah: Pelatihan Pembelajaran Mendalam yang diselenggarakan di Kabupaten Kayong Utara. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Kreasi (Kolaborasi Edukasi untuk Negeri) Muhammadiyah Kabupaten Kayong Utara, Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Save the Children, serta Global Partnership for Education (GPE). Pelatihan ini terlaksana dalam program KreasiMU (Kolaborasi Edukasi untuk Negeri) Muhammadiyah Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat.

Pelatihan yang diikuti oleh para guru SD dan MI ini menghadirkan narasumber berpengalaman, yakni Nurhadianto dari Universitas PGRI Pontianak, Arum Fatayan dan Wati Sukmawati dari FKIP UHAMKA Jakarta. Selama kegiatan, peserta diajak memperdalam sejumlah submateri penting yang menjadi dasar penerapan deep learning, meliputi konsep dasar pembelajaran mendalam, growth mindset, prinsip-prinsip pembelajaran, pengalaman belajar bermakna, serta asesmen autentik yang berorientasi pada proses belajar siswa.

Dalam paparannya, Nurhadianto menegaskan bahwa pembelajaran mendalam merupakan langkah strategis untuk melahirkan generasi yang berpikir kritis dan reflektif. “Pembelajaran mendalam bukan sekadar menuntaskan materi, tetapi menumbuhkan cara berpikir kritis dan reflektif pada peserta didik,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya transformasi paradigma guru. “Guru harus berani meninggalkan pola lama yang berpusat pada guru dan memberi ruang bagi siswa untuk bereksplorasi serta membangun pemahamannya sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, Arum Fatayan menyoroti pentingnya membangun growth mindset di kalangan guru. “Guru yang memiliki pola pikir bertumbuh akan melihat tantangan sebagai kesempatan untuk belajar, bukan hambatan. Energi positif ini akan menular kepada peserta didik,” ujarnya. Adapun Wati Sukmawati menekankan pentingnya asesmen autentik dalam menilai proses belajar siswa. “Asesmen dalam pembelajaran mendalam seharusnya menilai proses, bukan hanya hasil akhir,” jelasnya.

Pelatihan ini disambut antusias oleh para peserta. Sukino, guru MIN Sukadana, mengaku memperoleh inspirasi baru dalam mengajar, sementara Erniwati dari SDN 1 Sukadana menilai kegiatan ini membuka wawasan tentang pentingnya asesmen autentik. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para guru di Kabupaten Kayong Utara untuk memperkuat kapasitas profesional dan menumbuhkan semangat baru dalam mewujudkan pembelajaran yang bermakna serta berpihak pada murid. Dengan dukungan kolaboratif antara lembaga pendidikan, perguruan tinggi, dan mitra pembangunan, pelatihan ini membuktikan bahwa perubahan nyata dalam pendidikan berawal dari guru sebagai agen transformasi bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dialog Multipihak Perkuat Kolaborasi Pembangunan Responsif Gender dan Adaptif Perubahan Iklim di Kayong Utara

23 Jun 2026 - 01:32 WIB

Dialog Multipihak Perkuat Kolaborasi Pembangunan Responsif Gender dan Adaptif Perubahan Iklim di Kayong Utara

Ikhtiar Menghidupkan Inklusifitas Gerakan Literasi di Tanah Kayong

11 Jun 2026 - 01:59 WIB

Ikhtiar Menghidupkan Inklusifitas Gerakan Literasi di Tanah Kayong

Tim SAR Gabungan Berhasil Selamatkan Delapan Korban Kapal Motor Tenggelam di Perairan Sungai Cina Kayong Utara

4 Jun 2026 - 08:41 WIB

Tim SAR Gabungan Berhasil Selamatkan Delapan Korban Kapal Motor Tenggelam di Perairan Sungai Cina Kayong Utara

Dugaan Kekerasan Psikis Anak Dampak Perselingkuhan, KPAD Kayong Utara Lakukan Pendampingan

5 Mei 2026 - 10:23 WIB

Dugaan Kekerasan Psikis Anak Dampak Perselingkuhan, KPAD Kayong Utara Lakukan Pendampingan

Dugaan Kekerasan Psikis Anak Dampak Perselingkuhan, KPAD Kayong Utara Lakukan Pendampingan

4 Mei 2026 - 20:18 WIB

Dugaan Kekerasan Psikis Anak Dampak Perselingkuhan, KPAD Kayong Utara Lakukan Pendampingan
Trending di Kayong Utara