Tim SAR Gabungan Akhiri Pencarian Kakek Hilang di Sajingan Setelah 7 Hari Operasi - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Sambut Idul Adha, Fenty Noverita Bendum DPP PSI Adakan Pemotongan Sapi Kurban di Mempawah Pembukaan Pemotongan Hadyu Haji Tamattu’ KBIHU Muhammadiyah Kalimantan Barat tahun 2026 di Kalimantan Barat Resmi Dilaksanakan LAZISMU Masjid At-Tanwir Pusdam PWM Kalbar Salurkan Ratusan Paket Qurban dan Daging Hadyu Nasyiatul Aisyiyah Kota Pontianak Finalisasi Seminar Pengembangan Karakter Remaja Bersama Kesbangpol Menjelang Suksesi Kepemimpinan IAIN Pontianak, Hermansyah Dinilai Miliki Visi Transformasi Kampus Berbasis Lokal dan Global Tim SAR Gabungan Temukan Warga Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Pencarian

Sambas

Tim SAR Gabungan Akhiri Pencarian Kakek Hilang di Sajingan Setelah 7 Hari Operasi

badge-check


					Tim SAR Gabungan Akhiri Pencarian Kakek Hilang di Sajingan Setelah 7 Hari Operasi Perbesar

Gagasankalbar.com — Tim SAR gabungan resmi mengakhiri operasi pencarian terhadap Toni (65), warga Desa Santaban, Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas, yang dilaporkan hilang sejak 21 Desember 2025. Sejak pencarian hari pertama 1 Januari hingga memasuki hari ketujuh pencarian pada Rabu, 7 Januari 2026, keberadaan korban belum juga ditemukan.

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal dengan menyisir area seluas radius 2.5 kilometer dari lokasi dugaan hilangnya korban. Tim juga mengerahkan drone thermal untuk memperluas jangkauan pemantauan dari udara.

“Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan luas search area sampai dengan radius 2.5 KM dari lokasi kejadian dan melakukan pencarian dengan menggunakan drone thermal,” ujar I Made Junetra.

Namun, upaya pencarian di lapangan menghadapi sejumlah kendala. Salah satu tantangan terbesar adalah hilangnya sinyal komunikasi serta kondisi area pencarian yang terendam banjir, sehingga menyulitkan mobilisasi tim.

Setelah melalui proses evaluasi bersama pihak keluarga serta unsur-unsur SAR yang terlibat, diputuskan bahwa operasi pencarian dihentikan sementara.

“Setelah dilakukan koordinasi dan evaluasi operasi SAR telah memasuki hari ke-7 dan belum ditemukan tanda-tanda korban. Dengan hasil korban tidak ditemukan, maka jika ada tanda-tanda keberadaan korban di kemudian hari, operasi SAR akan dibuka kembali,” terang Junetra.

Pada pukul 17.00 WIB, SAR Mission Coordinator (SMC) mengusulkan penutupan operasi. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Meski operasi resmi ditutup, pihak Basarnas memastikan bahwa pemantauan tetap dilakukan dan akan segera mengaktifkan kembali pencarian jika ada laporan atau temuan baru terkait korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korban Tenggelam di Sungai Sambas Kecil Ditemukan Meninggal Dunia pada Hari Kedua Pencarian

28 April 2026 - 08:55 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Pantai JS Resort Temajuk

17 Februari 2026 - 12:59 WIB

Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Upaya Temukan Kakek Toni di Sajingan

2 Januari 2026 - 11:53 WIB

Operasi Zebra 2025 Resmi Berjalan, Pemkab Sambas Beri Dukungan Penuh

18 November 2025 - 04:41 WIB

IPM Sambas Tembus 72,08, Jadi yang Tertinggi di Kalbar Tahun 2025

8 November 2025 - 06:00 WIB

Trending di Sambas