Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Gelar Aksi Kamisan di Bundaran Digulis, Soroti Isu HAM dan Supremasi Sipil Karhutla Berulang di Konsesi Korporasi: 1.351 Titik Api Ungkap Kegagalan Penegakan Hukum KPAD Kayong Utara dan SP3APMD Koordinasi ke Polres Kubu Raya, Bahas Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Santri Grand Final Pemilihan Lanceng Praben Digelar 4 April 2026 di Qubu Resort KPAD Kayong Utara dan Dinas SP3APMD Kawal Kasus Dugaan Kekerasan Santri di Kubu Raya Komitmen Reformasi Organisasi, Ratih Mutiara Resmi Calon Ketua PERADI SAI Mataram, 10 Program Prioritas Disiapkan

Ketapang

KREASI Kayong Utara Gelar Dialog Publik Penguatan Forum Anak, PATBM, dan Satgas TPPK

badge-check


					KREASI Kayong Utara Gelar Dialog Publik Penguatan Forum Anak, PATBM, dan Satgas TPPK Perbesar

Gagasankalbar.com – Program KREASI Muhammadiyah Kabupaten Kayong Utara menggelar kegiatan Dialog Publik Penguatan Forum Anak, Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), dan Satuan Tugas Tindak Pidana Kekerasan (Satgas TPPK) pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Mahkota, Kabupaten Kayong Utara, dan diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan yang bergerak di bidang perlindungan anak.

Direktur KREASI Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ghufron Amirullah, menegaskan bahwa setiap anak, baik perempuan maupun laki-laki, memiliki hak yang setara untuk memperoleh pendidikan yang paling bermutu. Menurutnya, upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak hari ini merupakan investasi penting untuk masa depan bangsa.

“Perempuan dan laki-laki adalah anak-anak yang seharusnya setara mendapatkan pendidikan yang paling bermutu. Kita sedang merancang masa depan anak-anak,” ujar Ghufron.

Ia juga menyinggung adanya usulan pendirian Sekolah Garuda Baru di Mempawah, yang lulusannya akan ditempatkan di 100 sekolah terbaik di dunia. Ghufron berharap kesempatan tersebut tidak hanya dinikmati oleh anak-anak dari Pulau Jawa.

“Harapan kita, jangan hanya anak-anak dari Jawa yang mengisi sekolah tersebut. Anak-anak dari Sukadana dan Kayong Utara juga harus punya peluang yang sama untuk bergabung dan bersaing,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat Desa (SP3APMD) Kabupaten Kayong Utara, Andri Candra, menyampaikan bahwa masa depan daerah sangat ditentukan oleh kualitas perlindungan terhadap anak saat ini.

“Masa depan Kayong Utara sangat ditentukan oleh sejauh mana hari ini kita mampu memastikan anak-anak tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, sehat, dan bermartabat, bebas dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan salah,” tegas Andri.

Koordinator KREASI Kayong Utara, Anti Angraini, menjelaskan bahwa dialog publik ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan pemahaman lintas elemen dalam upaya menekan angka kekerasan terhadap anak di daerah tersebut.

“Kita bisa menghadirkan Forum Anak, PATBM, dan Satgas TPPK dalam satu ruangan untuk memperoleh pemahaman bersama, sehingga upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak di Kayong Utara dapat dilakukan secara lebih terpadu,” jelasnya.

Anti juga memaparkan capaian Program KREASI Kayong Utara yang dimulai sejak Februari 2025. Hingga saat ini, progres program telah mencapai 96,3 persen dari target milestone berdasarkan empat outcome yang telah ditetapkan.

“Program ini bergerak untuk perlindungan anak. Kami berkomitmen membantu menekan angka kekerasan di Kayong Utara. Berdasarkan data KPAD, pada tahun 2025 kasus kekerasan terhadap anak tercatat meningkat sebanyak 33 kasus, dan ini menjadi perhatian serius kami,” pungkas Anti.

Melalui kegiatan dialog publik ini, KREASI Kayong Utara berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antar pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak, sekaligus memperkuat sistem perlindungan anak di Kabupaten Kayong Utara.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FGD Ramadhan di Polres Ketapang, Mahasiswa Soroti Penguatan Keamanan di Wilayah Pedesaan

6 Maret 2026 - 14:00 WIB

Presma STAI Al-Haudl Ketapang Kecam Dugaan Kekerasan Aparat: Hukum Jangan Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas

28 Februari 2026 - 08:10 WIB

Pelaksanaan MBG Saat Ramadan Perlu Penyesuaian, IMKK Sampaikan Rekomendasi

27 Februari 2026 - 09:07 WIB

Mahasiswa KKL STAI Al-Haudl Ketapang Peduli Kebersihan Rumah Ibadah

8 Februari 2026 - 04:05 WIB

Penampilan Paduan Suara SD Maytreawira Ketapang Memukau Kegiatan KREASI MU Ketapang

2 Februari 2026 - 10:10 WIB

Trending di Ketapang