Menu

Mode Gelap
Hari Ke-4 Pencarian ABK Hilang, Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kapuas di Sanggau Pencerahan Ramadan PWA Kalbar di Panti Asuhan Tunas Islam Rasau Jaya Kantor SAR Pontianak Gelar siaga SAR khusus Lebaran terpadu 1447 H / 2026 Jelang Mudik dan Libur Idul Fitri MW KAHMI Kalbar dan MD KAHMI Kota Pontianak Buka Puasa Bersama di Rumah Walikota Pontianak Merajut Kebaikan Ramadan: BEM Universitas OSO Pontianak Tutup Program Sosial dengan Sahur On The Road Masjid At Tanwir Al Kazhim Salurkan Zakat Bulanan dan Gelar Buka Puasa Bersama Ramadhan 1447 H

Pontianak

Kantor SAR Pontianak Tangani 95 Operasi Sepanjang 2025, 204 Korban Berhasil Diselamatkan

badge-check


					Kantor SAR Pontianak Tangani 95 Operasi Sepanjang 2025, 204 Korban Berhasil Diselamatkan Perbesar

Gagasankalbar.com — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak mencatat sebanyak 95 operasi SAR telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025. Operasi tersebut meliputi 39 kecelakaan kapal, 50 kondisi membahayakan manusia, dan 6 kejadian bencana alam di wilayah Kalimantan Barat.

Dari seluruh operasi yang dilakukan, 204 orang berhasil diselamatkan, sementara 48 orang ditemukan meninggal dunia, dan 22 orang masih dinyatakan hilang atau belum ditemukan.

Kecelakaan kapal tercatat paling tinggi terjadi pada bulan Februari, April, dan Oktober, masing-masing dengan 5 kasus. Sementara itu, kategori kondisi membahayakan manusia paling banyak terjadi pada bulan April dengan 9 kejadian. Untuk bencana alam, jumlah tertinggi terjadi pada bulan Januari dan Maret, masing-masing 3 kasus.

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa berbagai tantangan kerap dihadapi tim saat melakukan operasi, terutama pada kejadian banjir.

“Kendala yang paling sering dihadapi saat banjir adalah arus air yang deras, akses lokasi yang terputus, cuaca ekstrem, serta keterbatasan sinyal komunikasi yang memengaruhi koordinasi di lapangan,” ujar Junetra.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses penanganan korban dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Selama tahun 2025, Tim SAR mengevakuasi korban sesuai SOP. Korban selamat diberikan pertolongan pertama dan dibawa ke fasilitas kesehatan. Sementara korban meninggal kami evakuasi dengan mengedepankan keselamatan, etika, dan selanjutnya diserahkan kepada pihak berwenang serta keluarga,” jelasnya.

Memasuki tahun 2026, Kantor SAR Pontianak menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan.

“Di tahun 2026, kami berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan dan kecepatan respon dalam menangani seluruh kejadian yang membahayakan manusia di Kalimantan Barat, baik bencana alam, kecelakaan kapal, orang tenggelam, orang hilang di hutan, maupun kondisi darurat lainnya,” kata Junetra.

Kantor SAR Pontianak juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim cuaca ekstrem, serta segera melapor jika terjadi keadaan darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kantor SAR Pontianak Gelar siaga SAR khusus Lebaran terpadu 1447 H / 2026 Jelang Mudik dan Libur Idul Fitri

16 Maret 2026 - 07:56 WIB

MW KAHMI Kalbar dan MD KAHMI Kota Pontianak Buka Puasa Bersama di Rumah Walikota Pontianak

16 Maret 2026 - 07:52 WIB

Merajut Kebaikan Ramadan: BEM Universitas OSO Pontianak Tutup Program Sosial dengan Sahur On The Road

16 Maret 2026 - 01:31 WIB

MAHASISWA UNIVERSITAS OSO PONTIANAK TUNTASKAN PROGRAM “MERAJUT KEBAIKAN” RAMADAN 1447 H: DARI PANTI ASUHAN HINGGA JALANAN KOTA PONTIANAK

15 Maret 2026 - 04:45 WIB

AKSI DAMAI HARI AL-QUDS INTERNASIONAL 2026 DI PONTIANAK: SERUAN SOLIDARITAS UNTUK KEMERDEKAAN PALESTINA

13 Maret 2026 - 16:12 WIB

Trending di Pontianak