Bawaslu Kalbar Pastikan Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Semester I 2026 Berjalan Sesuai Prosedur - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kondisi SDN 52 Sungai Raya Memprihatinkan, Guru dan Siswa Bertahan dengan Fasilitas Seadanya Spanyol Singkirkan Prancis 2-0, Melaju ke Final Piala Dunia 2026 UM Metro Kirim Empat Mahasiswa ke Akademi Sejarawan Muhammadiyah Batch 1 di Yogyakarta AMCP Kalbar Desak Polisi Tindak Tegas Dugaan Penggiringan Opini Negatif terhadap Polri Tim SAR Gabungan Temukan Bocah yang Jatuh ke Sungai Landak dalam Kondisi Meninggal Dunia Game PS2 yang Tak Akan Terlupakan Anak Rental, Penuh Kenangan dan Nostalgia

Berita Kalbar

Bawaslu Kalbar Pastikan Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Semester I 2026 Berjalan Sesuai Prosedur

badge-check


Bawaslu Kalbar Pastikan Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Semester I 2026 Berjalan Sesuai Prosedur Perbesar

Gagasankalbar.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat memastikan proses Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 yang ditetapkan oleh KPU Provinsi Kalimantan Barat telah berlangsung sesuai prosedur. Rekapitulasi tersebut dilaksanakan pada Senin (6/7/2026) di Aula Kantor KPU Provinsi Kalimantan Barat, Kota Pontianak.

Berdasarkan hasil rekapitulasi yang diawasi langsung oleh Bawaslu Kalbar, jumlah pemilih di Kalimantan Barat ditetapkan sebanyak 4.121.703 jiwa yang tersebar di 174 kecamatan dan 2.145 desa/kelurahan. Dari total tersebut, sebanyak 2.102.362 merupakan pemilih laki-laki dan 2.019.341 pemilih perempuan.

Data pemilih berdasarkan kelompok usia menunjukkan bahwa Generasi Milenial menjadi kelompok terbesar dengan 1.392.158 jiwa, disusul Generasi Z sebanyak 1.221.323 jiwa, Generasi X sebanyak 1.024.324 jiwa, Baby Boomer sebanyak 437.700 jiwa, serta kelompok Pre-Boomer sebanyak 46.198 jiwa.

Selain itu, data pemilih juga mencakup kelompok penyandang disabilitas, yakni 7.993 penyandang disabilitas fisik, 3.471 disabilitas mental, 3.099 disabilitas sensorik wicara, 3.091 disabilitas sensorik netra, 1.629 disabilitas intelektual, dan 1.070 penyandang disabilitas sensorik rungu.

Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, Yoseph Harry Suyadi, mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan secara menyeluruh, baik dari sisi prosedural maupun faktual di lapangan selama proses pemutakhiran data pemilih berlangsung.

“Bawaslu juga melakukan pengawasan terkait dengan data pemilih, baik itu secara prosedur maupun faktual di lapangan, itu berjalan dengan baik. Beberapa rekomendasi yang diberikan oleh Bawaslu di tingkat kabupaten/kota, semua puji Tuhan dilaksanakan oleh teman-teman KPU,” ujar Yoseph.

Ia menambahkan, hingga proses rekapitulasi selesai, tidak ditemukan persoalan signifikan yang memengaruhi hasil penetapan data pemilih. Berbagai catatan yang ditemukan selama tahapan berlangsung telah ditindaklanjuti oleh jajaran KPU di masing-masing daerah.

Untuk memastikan akurasi data pemilih, Bawaslu Kalbar juga menerapkan metode uji petik sebagai bagian dari pengawasan. Melalui mekanisme tersebut, Bawaslu kabupaten/kota melakukan pencocokan dan verifikasi terhadap data yang dimiliki guna memastikan masyarakat yang diuji benar-benar terdaftar sebagai pemilih atau telah memenuhi syarat sebagai pemilih.

“Bawaslu kabupaten/kota melakukan pengolahan data berdasarkan data-data yang mereka punyai, melakukan uji petik memastikan apakah masyarakat yang dilakukan uji petik itu terdaftar atau tidak sebagai pemilih, atau tidak memenuhi syarat sebagai pemilih,” jelas Yoseph.

Bawaslu Kalbar menegaskan akan terus mengawal proses pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan guna menjaga akurasi daftar pemilih sekaligus memastikan setiap warga negara yang memenuhi syarat tetap memperoleh hak konstitusionalnya pada pelaksanaan pemilu mendatang.

Baca Lainnya

AMCP Kalbar Desak Polisi Tindak Tegas Dugaan Penggiringan Opini Negatif terhadap Polri

14 Juli 2026 - 19:24 WIB

DPD GMPK Kalbar Soroti Lambannya Pembahasan RUU Perampasan Aset, Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum

13 Juli 2026 - 06:54 WIB

Dua Dai Kalimantan Barat Ikuti ToT Da’i-Daiyah FESYAR KTI 2026, Perkuat Dakwah Ekonomi Syariah di Era Digital

13 Juli 2026 - 06:47 WIB

RAKERPUS FOMDA Kalbar 2026 Resmi Dibuka di Kabupaten Kayong Utara

10 Juli 2026 - 10:47 WIB

Di Balik Gelapnya Kalimantan Barat

6 Juli 2026 - 20:27 WIB

Trending di Berita Kalbar