Doa Bersama Pemuda Ketapang: Seruan Damai dan Evaluasi Kebijakan Publik - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Hujan Disertai Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang, BPBD Kubu Raya dan Relawan Sigap Menangani Dekan Fakultas Hukum UM Pontianak Raih Predikat Wisudawan Terbaik PDIH UNISSULA Catat Tanggalnya! Dapur Muslimah Baiti Jannati Selenggarakan Kegiatan Seminar Gandeng BEM Se-Kabupaten Ketapang Australia Taklukkan Turki 2-0 di Penyisihan Grup D Piala Dunia 2026 Skotlandia Amankan Tiga Poin Perdana, Taklukkan Haiti 1-0 di Grup C Piala Dunia 2026 Polsek Belitang Hilir Bongkar Arena Sabung Ayam di Dusun Beruduk

Ketapang

Doa Bersama Pemuda Ketapang: Seruan Damai dan Evaluasi Kebijakan Publik

badge-check


Doa Bersama Pemuda Ketapang: Seruan Damai dan Evaluasi Kebijakan Publik Perbesar

Gagasankalbar.com – Sejumlah organisasi kepemudaan lintas iman di Kabupaten Ketapang menggelar doa bersama di Taman Kedondong pada Senin malam (1/9). Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai organisasi, antara lain Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Gerakan Pemuda Ansor, Fatayat NU, Pemuda Katolik, Pemuda Theravada Indonesia, Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI), Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Acara dipandu oleh Dedy Candra dari Pemuda Katolik. Tujuh ketua OKP menyampaikan kata pengantar, yakni Erasmus Canaga Antutn (Pemuda Katolik), Riko Apriyanto (Pemuda Muhammadiyah), Tanaka Anggara Mukti (GP Ansor), Otto Win Aryant (PIKI), Lisa Febriati (Pemuda Theravada Indonesia), Nur Hasanah (Fatayat NU), dan Laili Maulidiyah (Nasyiatul Aisyiyah).

Suasana kegiatan semakin khidmat dengan pembacaan puisi oleh Veronica Ekavianti (Pemuda Theravada Indonesia), diikuti menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipimpin oleh Dinda Andari (Nasyiatul Aisyiyah).

Pernyataan sikap dibacakan oleh Edyansyah dari Pemuda Muhammadiyah, sebelum peserta mengikuti doa lintas iman yang dipimpin oleh empat tokoh agama: Prodiakon Suparman (Katolik), Martidep (Buddha), Pendeta Ramos (Protestan), dan Mochtarudin (Islam). Acara ditutup dengan menyanyikan lagu “Padamu Negeri”, penutupan resmi, serta aksi bersih-bersih lokasi kegiatan.

Pernyataan Sikap

Dalam pernyataan sikapnya, organisasi kepemudaan lintas iman Ketapang menyampaikan:

  • -Simpati dan duka cita mendalam kepada korban demonstrasi di sejumlah daerah.
  • Desakan kepada Pemerintah Pusat dan DPR RI untuk mendengar aspirasi rakyat dan mengevaluasi kebijakan yang dinilai membebani masyarakat.
  • Permintaan peninjauan terhadap lembaga negara yang tidak efektif, serta pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset sebagai upaya pemberantasan korupsi.
  • Harapan agar Pemerintah Daerah dan DPRD Ketapang lebih responsif terhadap isu lokal dan meningkatkan pelayanan publik.
  • Ajakan kepada masyarakat untuk menjaga kondusivitas dalam menyampaikan aspirasi secara damai dan tanpa tindakan anarkis.
  • Penolakan terhadap isu-isu yang menyinggung SARA, serta seruan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Imbauan kepada aparat TNI-Polri agar menjaga keamanan secara terukur dan tidak represif.
  • Instruksi kepada kader pemuda untuk aktif membangun ruang dialog, menjaga fasilitas umum, dan membantu masyarakat.

Edyansyah, Sekretaris Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Ketapang, menyebut kegiatan ini sebagai simbol nyata semangat Bhinneka Tunggal Ika. “Berbeda tapi tetap satu, semua saling menjaga dalam satu ikatan persaudaraan sebangsa dan setanah air. Harapannya gerakan ini bukan hanya sekali, tapi berkelanjutan,” ujarnya.

Ahmad Yani, Sekretaris DPD KNPI Ketapang, turut mengapresiasi inisiatif Pemuda Katolik. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah awal memperkuat silaturahmi antarorganisasi kepemudaan lintas iman. “Melalui forum ini, kami juga berjumpa dengan teman-teman dari Patria, GAMKI, dan PIKI yang sebelumnya belum terakomodasi di KNPI. Setelah ini, kami siap membuka ruang bagi semua OKP untuk bergabung,” katanya. *(Ewok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Catat Tanggalnya! Dapur Muslimah Baiti Jannati Selenggarakan Kegiatan Seminar Gandeng BEM Se-Kabupaten Ketapang

15 Juni 2026 - 13:36 WIB

Zuri Hotel Management Himpun 600 Kantong Darah

14 Juni 2026 - 10:35 WIB

KREASI Ketapang Tingkatkan Kapasitas Fasilitator Daerah BSAN, Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman

13 Juni 2026 - 10:38 WIB

Hazilina Jadi Pelatih Utama Daerah dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas Fasilitator Daerah Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Ketapang

13 Juni 2026 - 10:31 WIB

Muhammad Hakiki Ajukan PK ke Mahkamah Agung: Menyoal Kriminalisasi Hak Milik dan Kekeliruan Penerapan Pasal 362 KUHP dalam Putusan PN Ketapang

11 Juni 2026 - 01:57 WIB

Trending di Ketapang