Doa Bersama Pemuda Ketapang: Seruan Damai dan Evaluasi Kebijakan Publik - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kesetiaan & Pengkhianatan : Sebuah Ulasan & Renungan Film The King, 2019. Syarif Falmu: “Jangan Sampai Kalbar Jadi Surga Investor, Tapi Neraka Bagi Pencari Kerja Lokal” Zulhas: MBG dan Hilirisasi Komoditas Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah Bawaslu Kubu Raya Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu Gemawan Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pembangunan Responsif Gender dan Adaptasi Perubahan Iklim di Kabupaten Mempawah Menguak Tabir Industri Rokok, AJI Jakarta dan AJI Pontianak Gelar Nobar dan Diskusi Film “Di Balik Ilusi Tembakau”

Ketapang

Doa Bersama Pemuda Ketapang: Seruan Damai dan Evaluasi Kebijakan Publik

badge-check


Doa Bersama Pemuda Ketapang: Seruan Damai dan Evaluasi Kebijakan Publik Perbesar

Gagasankalbar.com – Sejumlah organisasi kepemudaan lintas iman di Kabupaten Ketapang menggelar doa bersama di Taman Kedondong pada Senin malam (1/9). Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai organisasi, antara lain Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Gerakan Pemuda Ansor, Fatayat NU, Pemuda Katolik, Pemuda Theravada Indonesia, Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI), Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Acara dipandu oleh Dedy Candra dari Pemuda Katolik. Tujuh ketua OKP menyampaikan kata pengantar, yakni Erasmus Canaga Antutn (Pemuda Katolik), Riko Apriyanto (Pemuda Muhammadiyah), Tanaka Anggara Mukti (GP Ansor), Otto Win Aryant (PIKI), Lisa Febriati (Pemuda Theravada Indonesia), Nur Hasanah (Fatayat NU), dan Laili Maulidiyah (Nasyiatul Aisyiyah).

Suasana kegiatan semakin khidmat dengan pembacaan puisi oleh Veronica Ekavianti (Pemuda Theravada Indonesia), diikuti menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipimpin oleh Dinda Andari (Nasyiatul Aisyiyah).

Pernyataan sikap dibacakan oleh Edyansyah dari Pemuda Muhammadiyah, sebelum peserta mengikuti doa lintas iman yang dipimpin oleh empat tokoh agama: Prodiakon Suparman (Katolik), Martidep (Buddha), Pendeta Ramos (Protestan), dan Mochtarudin (Islam). Acara ditutup dengan menyanyikan lagu “Padamu Negeri”, penutupan resmi, serta aksi bersih-bersih lokasi kegiatan.

Pernyataan Sikap

Dalam pernyataan sikapnya, organisasi kepemudaan lintas iman Ketapang menyampaikan:

  • -Simpati dan duka cita mendalam kepada korban demonstrasi di sejumlah daerah.
  • Desakan kepada Pemerintah Pusat dan DPR RI untuk mendengar aspirasi rakyat dan mengevaluasi kebijakan yang dinilai membebani masyarakat.
  • Permintaan peninjauan terhadap lembaga negara yang tidak efektif, serta pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset sebagai upaya pemberantasan korupsi.
  • Harapan agar Pemerintah Daerah dan DPRD Ketapang lebih responsif terhadap isu lokal dan meningkatkan pelayanan publik.
  • Ajakan kepada masyarakat untuk menjaga kondusivitas dalam menyampaikan aspirasi secara damai dan tanpa tindakan anarkis.
  • Penolakan terhadap isu-isu yang menyinggung SARA, serta seruan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Imbauan kepada aparat TNI-Polri agar menjaga keamanan secara terukur dan tidak represif.
  • Instruksi kepada kader pemuda untuk aktif membangun ruang dialog, menjaga fasilitas umum, dan membantu masyarakat.

Edyansyah, Sekretaris Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Ketapang, menyebut kegiatan ini sebagai simbol nyata semangat Bhinneka Tunggal Ika. “Berbeda tapi tetap satu, semua saling menjaga dalam satu ikatan persaudaraan sebangsa dan setanah air. Harapannya gerakan ini bukan hanya sekali, tapi berkelanjutan,” ujarnya.

Ahmad Yani, Sekretaris DPD KNPI Ketapang, turut mengapresiasi inisiatif Pemuda Katolik. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah awal memperkuat silaturahmi antarorganisasi kepemudaan lintas iman. “Melalui forum ini, kami juga berjumpa dengan teman-teman dari Patria, GAMKI, dan PIKI yang sebelumnya belum terakomodasi di KNPI. Setelah ini, kami siap membuka ruang bagi semua OKP untuk bergabung,” katanya. *(Ewok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringatan Milad ke-29 STAI AL-HAUDL Ketapang: Semarak Lomba & Kebersamaan Tutup Rangkaian Acara

24 Mei 2026 - 11:47 WIB

Program KREASI Tahun Kedua Resmi Diperluas ke 7 Kecamatan

21 Mei 2026 - 22:46 WIB

KREASI Ubah Strategi di Tahun Kedua, Tim fasilitator Daerah Kini Turun Langsung ke Sekolah Pedalaman Kalbar

21 Mei 2026 - 22:44 WIB

Perkuat Pembinaan Al-quran Berkelanjutan dan Santunan Muallaf di Kecamatan Kendawangan

10 Mei 2026 - 12:48 WIB

PWA Kalbar Fokus Bangun Desa Inklusi di Ketapang, Perempuan Jadi Pilar Utama

1 Mei 2026 - 22:22 WIB

Trending di Ketapang