Breaking News

Kalimantan Barat

Presiden Mahasiswa Universitas Tanjungpura mendukung penertiban PKL yang dianggap meresahkan Mahasiswa

badge-check

Presiden Mahasiswa Universitas Tanjungpura mendukung penertiban PKL yang dianggap meresahkan MahasiswaPerbesar

 

(Foto Muhammad Najmi Ramadhan, Presiden Mahasiswa Universitas Tanjungpura)

GAGASANKALBAR.COM –

Pontianak, 07 Desember
2024 – Akhir-akhir ini perhatian warga Kota Pontianak tertuju pada penertipan
pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Area Auditorim UniversitasTanjungpura oleh Pihak Kampus dan Pihak keamanan yang terdiri dari beberapa
anggota TNI, Polri dan Satpol PP Kota Pontianak. Hal tersebut memunculkan
banyak pro dan kontra dimasyarakat. Salah satunya Presiden Mahasiswa
Universitas Tanjungpura yang turut mengomentari hal tersebut.

Muhammad Najmi
Ramadhan selaku Presiden Mahasiswa menyampaikan kepada pihak Gagasan Kalbar,  Bahwa kawasan Auditorium dan Sekretariat
Ormawa (Organisasi Mahasiswa) di Universitas Tanjungpura sedang mengalami masa
kehilangan fungsi sebagai lingkungan pendidikan, hal ini disebabkan karena
banyak PKL yang menjadikan kawasan ini sebagai lapak dagang.

“Kami
mendukung penuh tindakan yang telah di lakukan untuk merelokasi PKL yang ada di
area Universitas Tanjungpura, dikarenakan hal ini selalu menjadi kendala teman-teman
Ormawa untuk berkegiatan sedangkan tempat ini adalah kawasan mahasiswa sesuai
yang tertuang didalam Perda Kota Pontianak No 12 Tahun 2009. Sebagai mahasiswa tentu
harusnya kami dapat menggunakan, menjaga, dan merawat fasilitas pendidikan
Mahasiswa” Tegas Najmi.

Seringkali Mahasiswa
yang melalukan aktivitas disana mengalami kendala selain dari aktivitas
Pengembangan Minat dan bakat, kami juga sering menemukan banyaknya sampah yang
berserakan di area sekretariat.

“Selain itu banyak pula
Mahasiswa yang juga mengeluhkan keberatan dengan hadirnya Juru Parkir Liar yang
berada disekitar lokasi Sekretariat Ormawa Kampus. Agak aneh rasanya kami Mahasiswa
Universitas Tanjungpura mau menggunakan fasilitas yang menjadi hak kami malah
harus membayar Parkir” Tutupnya.

Terakhir Najmi menyampaikan
harapan, semoga permasalahan PKL (Pedagang Kaki Lima) ini segera dapat titik
terangnya oleh Pemerintah Kota Pontianak, meningat permasalahan ini sudah lebih
dari 3 tahun yang lalu namun sampai saat ini belum menemukan solusi
terbaik untuk semua pihak.

 

Editor :
Gagasankalbar.com

Tinggalkan Balasan

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dinamika Karhutla Kalbar: Jaringan Rumah Diskusi Soroti Respon Emosional Pejabat Saat Dihadapi Massa

4 Sep 2026 - 00:39 WIB

Dinamika Karhutla Kalbar: Jaringan Rumah Diskusi Soroti Respon Emosional Pejabat Saat Dihadapi Massa

Sekolah Bukan Pabrik Angka: Menilai Keberhasilan Siswa Lebih dari Sekadar Rapor

31 Agu 2026 - 00:09 WIB

Sekolah Bukan Pabrik Angka: Menilai Keberhasilan Siswa Lebih dari Sekadar Rapor

Antrean BBM di SPBU Pontianak dan Kubu Raya Ganggu Layanan Ojol, Driver Ojol Minta Pasokan Segera Stabil

27 Jul 2026 - 22:02 WIB

Antrean BBM di SPBU Pontianak dan Kubu Raya Ganggu Layanan Ojol, Driver Ojol Minta Pasokan Segera Stabil

Problematika Layanan Pertanahan Kalbar: Ekspektasi Publik vs Kinerja BPN

23 Jul 2026 - 01:11 WIB

Problematika Layanan Pertanahan Kalbar: Ekspektasi Publik vs Kinerja BPN

Posbakum ‘Aisyiyah Kalbar Siap Berikan Bantuan Hukum Gratis bagi Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan

3 Jul 2026 - 22:28 WIB

Posbakum ‘Aisyiyah Kalbar Siap Berikan Bantuan Hukum Gratis bagi Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan
Trending di Kalimantan Barat