Gagasankalbar.com — Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BEM Seka Kalbar bersama HMI Komisariat Dakwah IAIN Pontianak didukung oleh Grand Master Konveksi menggelar aksi sosial dengan membagikan 10.000 masker kepada masyarakat pada Senin, 17 Agustus 2026.
Aksi yang mengusung tema “Kalbar Merdeka dari Asap” tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa dan pelaku usaha terhadap masyarakat, khususnya di tengah ancaman asap dan kualitas udara yang dapat mengganggu aktivitas serta kesehatan warga.

Koordinator Wilayah BEM Seka Kalbar, Meksi Kerol, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah nyata yang dapat dilakukan mahasiswa sesuai dengan kapasitas dan kemampuan yang dimiliki.
“Kalbar Merdeka dari Asap ini adalah langkah nyata yang bisa kami lakukan sebagai kalangan mahasiswa. Kami mungkin tidak bisa menyelesaikan seluruh persoalan karhutla, tetapi kami bisa mengambil bagian dengan memberikan perlindungan dan kepedulian kepada masyarakat,” ujar Meksi pada Senin (17/08/2026)
Menurutnya, momentum kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan menghadirkan aksi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kemerdekaan bagi kami bukan hanya tentang upacara dan perayaan, tetapi bagaimana kita bisa hadir dan memberikan manfaat. Hari ini kami memilih untuk berbagi masker sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Kalimantan Barat,” katanya.
Senada dengan Meksi, Ketua HMI Komisariat Dakwah IAIN Pontianak, Salam, menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut diharapkan menjadi awal dari agenda-agenda berikutnya yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat.
“Ke depannya kami ingin menghadirkan agenda-agenda yang benar-benar berimpact langsung kepada masyarakat. Mahasiswa tidak boleh hanya hadir dalam ruang diskusi, tetapi juga harus turun dan merasakan persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar Salam.
Ia menambahkan, kolaborasi antara organisasi mahasiswa dan pihak swasta menjadi salah satu langkah untuk memperluas manfaat kegiatan sosial.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berjalan. Ketika mahasiswa, organisasi dan pelaku usaha bisa bergerak bersama, tentu dampaknya akan jauh lebih besar bagi masyarakat,” tuturnya.
Pembagian 10.000 masker tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa kepedulian terhadap persoalan lingkungan dan kesehatan masyarakat dapat dimulai dari langkah sederhana.
Melalui aksi “Kalbar Merdeka dari Asap”, BEM Seka Kalbar, HMI Komisariat Dakwah IAIN Pontianak dan Grand Master Konveksi berharap masyarakat semakin sadar terhadap pentingnya menjaga kesehatan serta bersama-sama mendorong upaya pencegahan dan penanganan persoalan asap di Kalimantan Barat.

















Komentar ditutup.