Rizal Hamka Soroti Era AI di Tanjungpura Law Festival 2026, Kreativitas Jadi Kunci Bertahan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Penutupan Milad ke-109, PDA ‘Aisyiyah Kubu Raya Gelar FGD Perlindungan Anak Posbakum Aisyiyah Kalbar Kini Hadir di Lima Titik, Perluas Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat Fauzi Purwolaksono Raih Emas di World Para Athletics Grand Prix Tlaxcala 2026 Keberagaman Singkawang: Pilar Persatuan dan Teladan Kerukunan Nasional Kalau Pengkritik Dianggap “Londo Ireng”, Siapa yang Masih Berani Berkata Benar? Karhutla di Kubu Raya Masih Berlangsung, Petugas Berjibaku Padamkan Api di Rasau Jaya

Pontianak

Rizal Hamka Soroti Era AI di Tanjungpura Law Festival 2026, Kreativitas Jadi Kunci Bertahan

badge-check


Rizal Hamka: AI Bukan Ancaman, Ketidakmauan Beradaptasi yang Berbahaya Perbesar

Rizal Hamka: AI Bukan Ancaman, Ketidakmauan Beradaptasi yang Berbahaya

Gagasankalbar.com – Dewan Pakar Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kalimantan Barat, Rizal Hamka, menekankan pentingnya kreativitas dan kemampuan beradaptasi di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang semakin pesat.

Hal tersebut disampaikan Rizal Hamka saat menjadi pemateri dan keynote speaker dalam agenda Tanjungpura Law Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Justitia Club Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Senin (11/5).

Dalam pemaparannya, Rizal menyebut bahwa perkembangan dunia saat ini bergerak sangat cepat dan dipengaruhi oleh kemajuan teknologi berbasis AI.

“Dunia saat ini berubah begitu cepat. Dengan AI, segala kemungkinan dapat terjadi dalam sepersekian detik,” ujarnya di hadapan peserta yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, dan pelaku UMKM.

Menurutnya, perkembangan kecerdasan buatan tidak seharusnya dipandang semata sebagai ancaman, melainkan sebagai tantangan baru yang perlu direspons dengan kreativitas dan inovasi manusia.

Ia menegaskan bahwa manusia memiliki kemampuan yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh teknologi.

“Manusia mampu tidak hanya menciptakan karya, tetapi juga menciptakan makna,” kata Rizal.

Lebih lanjut, Rizal Hamka menilai ancaman terbesar di era transformasi digital bukanlah keberadaan AI itu sendiri, melainkan ketidakmauan manusia untuk berkembang mengikuti perubahan zaman.

“Ancaman sebenarnya bukan AI, tetapi manusia yang tidak mau beradaptasi dengan kemajuan teknologi,” tegasnya.

Ia juga mendorong generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, literasi digital, dan keberanian berinovasi agar mampu bersaing di tengah perubahan global yang semakin dinamis.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat serta akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura sebagai bagian dari forum diskusi mengenai hukum, teknologi, dan ekonomi kreatif di era modern.

Baca Lainnya

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Wali Kota Pontianak Jamin Bantuan Medis dan Biaya Rujukan Bagi Anak Penyintas Kanker

23 Juli 2026 - 02:07 WIB

FIKPSI UM Pontianak dan LPKA Sungai Raya Teken Kerja Sama Pendampingan Anak Binaan di Hari Anak Nasional

23 Juli 2026 - 02:03 WIB

BEM UNIVERSITAS OSO PONTIANAK SUKSES GELAR EKSPEDISI LEIMENA DI SINGKAWANG: BELAJAR, MENGABDI, DAN MENUTUP KEPENGURUSAN DENGAN BERMAKNA

22 Juli 2026 - 03:03 WIB

Universitas Muhammadiyah Pontianak Lepas 970 Mahasiswa KKN, Sebar ke Lima Kabupaten hingga Malaysia

21 Juli 2026 - 20:33 WIB

Pemkot Pontianak Terbuka terhadap Wacana Perda LGBT, Tekankan Kajian Komprehensif

20 Juli 2026 - 21:35 WIB

Trending di Pontianak