Gagasankalbar.com – Keberuntungan berpihak pada rombongan pendaki dari Komunitas pendaki KPA Survival Eksekutif Adventure (SEA) Ketapang yang menemukan dua bunga langka jenis Rafflesia arnoldii yang mekar sempurna saat melakukan pendakian di Gunung Bawang Peak, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada 25–27 Maret 2026.
Penemuan itu terjadi pada di jalur timur gunung, tepatnya di Desa Madi, Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang kawasan yang dikenal memiliki medan terjal dan jarang dijamah pendaki.
Berbekal informasi dari pemandu lokal, Gian, yang sebelumnya sempat melihat bunga tersebut dalam fase mekar, rombongan berjumlah 10 orang memulai perjalanan dengan harapan sekaligus rasa penasaran.
“Kalau beruntung, saat tiba di lokasi bunganya sudah mekar sempurna,” ungkap Gian.
Harapan itu akhirnya terjawab. Saat perjalanan turun sekitar pukul 17.00 WIB, rombongan menemukan dua rafflesia dalam kondisi mekar penuh. Dengan diameter mencapai 85 hingga 90 sentimeter, bunga tersebut menjadi salah satu temuan langka yang memperkuat kekayaan hayati kawasan Gunung Bawang.
Bagi para pendaki, momen ini bukan sekadar penemuan, tetapi pengalaman yang sulit dilupakan.
“Ini momen langka dan pertama kali bagi kami melihat rafflesia mekar sempurna,” ujar perwakilan komunitas, Indra Cahya.
Lebih dari itu, penemuan ini menjadi pengingat bahwa alam menyimpan keajaiban yang harus dijaga bersama.
“Kami berharap bunga ini tetap lestari dan bisa dinikmati generasi mendatang,” tambahnya.
Mekarnya dua rafflesia di Gunung Bawang bukan hanya keberuntungan, tetapi juga pesan kuat: alam akan menunjukkan keindahannya bagi mereka yang menjaga dan menghormatinya.










