Breaking News

Pontianak

IMM Pontianak Tolak Tegas Wacana Pilkada Dipilih oleh DPRD: “Rakyat Bukan Masalah, Rakyat Adalah Jawaban”

badge-check

IMM Pontianak Tolak Tegas Wacana Pilkada Dipilih oleh DPRD: “Rakyat Bukan Masalah, Rakyat Adalah Jawaban” Perbesar

Gagasankalbar.com — Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Pontianak menyatakan penolakan tegas terhadap wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD. Ketua Umum IMM Kota Pontianak, Sher Khan, menilai gagasan tersebut merupakan langkah mundur dari prinsip demokrasi yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi.

Sher Khan menegaskan bahwa demokrasi tidak boleh diredusir hanya karena persoalan biaya penyelenggaraan atau kerumitan teknis.

“Demokrasi adalah soal kedaulatan rakyat, bukan kenyamanan elite. Ketika kepala daerah dipilih oleh DPRD, maka legitimasi kekuasaan bergeser dari rakyat ke ruang-ruang politik yang sarat kompromi, transaksi, dan kepentingan sempit,” ujarnya Kamis 15 Januari 2026

Ia mengingatkan bahwa Indonesia memiliki rekam jejak kelam ketika mekanisme pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD. Menurutnya, praktik tersebut pernah melahirkan politik tertutup, politik balas jasa, hingga penguatan oligarki lokal yang berdampak buruk pada keberpihakan kebijakan kepada masyarakat.

“Wacana ini bukan solusi atas problem demokrasi, melainkan jalan pintas yang berisiko merusak kepercayaan publik terhadap sistem politik,” kata Sher Khan.

IMM menilai bahwa berbagai problem pilkada saat ini mulai dari politik uang, polarisasi, hingga potensi konflik bukan alasan yang cukup untuk mencabut hak rakyat dalam memilih. Justru, kata Sher Khan, yang perlu diperkuat adalah pendidikan politik, penegakan hukum pemilu, serta pembenahan internal partai politik.

“Menghukum rakyat atas kegagalan elite mengelola demokrasi adalah bentuk ketidakadilan politik,” tegasnya.

IMM Kota Pontianak menegaskan bahwa demokrasi harus disempurnakan, bukan ditarik ke belakang. Negara, menurut mereka, harus memiliki keberanian untuk tetap mempercayai rakyat dalam menentukan masa depan politiknya.

“Kami menolak segala bentuk kebijakan yang menjauhkan rakyat dari proses pengambilan keputusan politik. Demokrasi yang sehat memang melelahkan, tetapi tanpa demokrasi, kekuasaan hanya akan menjadi alat segelintir orang,” ujar Sher Khan.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen IMM terhadap nilai-nilai demokrasi. “Demokrasi bukan untuk disederhanakan, tetapi untuk dimatangkan. Rakyat bukan masalah, rakyat adalah jawaban,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

HMI Pontianak Soroti Dugaan Intimidasi Ketua IMM, Desak Kebebasan Berpendapat Dilindungi

11 Okt 2026 - 05:22 WIB

HMI Pontianak Soroti Dugaan Intimidasi Ketua IMM, Desak Kebebasan Berpendapat Dilindungi

Hampir Dua Bulan Ditutup, CFD Pontianak Kembali Dipadati Warga

7 Okt 2026 - 00:27 WIB

Hampir Dua Bulan Ditutup, CFD Pontianak Kembali Dipadati Warga

Parkir di Trotoar Saat CFD, Dishub Pontianak Mulai Tempel Stiker Peringatan

7 Okt 2026 - 00:24 WIB

Parkir di Trotoar Saat CFD, Dishub Pontianak Mulai Tempel Stiker Peringatan

BEM KM UM Pontianak Kabinet Katalisator Salurkan Sembako ke Warga Limbung

7 Okt 2026 - 00:15 WIB

BEM KM UM Pontianak Kabinet Katalisator Salurkan Sembako ke Warga Limbung

Tim SAR Gabungan Temukan Anak Tenggelam di Sungai Kapuas, Korban Diserahkan kepada Keluarga

30 Sep 2026 - 02:44 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Anak Tenggelam di Sungai Kapuas, Korban Diserahkan kepada Keluarga
Trending di Pontianak