Alarm Pengkhianatan Demokrasi: HMI Kubu Raya Sebut Pilkada via DPRD Sebagai Langkah Mundur dan Mencederai Hak Rakyat - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Australia Taklukkan Turki 2-0 di Penyisihan Grup D Piala Dunia 2026 Skotlandia Amankan Tiga Poin Perdana, Taklukkan Haiti 1-0 di Grup C Piala Dunia 2026 Polsek Belitang Hilir Bongkar Arena Sabung Ayam di Dusun Beruduk Qatar Selamat dari Kekalahan, Tahan Imbang Swiss 1-1 di Grup B Brasil Ditahan Imbang Maroko 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026 Zuri Hotel Management Himpun 600 Kantong Darah

Kubu Raya

Alarm Pengkhianatan Demokrasi: HMI Kubu Raya Sebut Pilkada via DPRD Sebagai Langkah Mundur dan Mencederai Hak Rakyat

badge-check


Alarm Pengkhianatan Demokrasi: HMI Kubu Raya Sebut Pilkada via DPRD Sebagai Langkah Mundur dan Mencederai Hak Rakyat Perbesar

Gagasankalbar.com – Wacana pengembalian sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ke tangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kini memicu gelombang kritik dari berbagai lapisan elemen sipil. Kebijakan yang diklaim sebagai solusi atas mahalnya biaya politik ini dinilai banyak pihak sebagai bentuk kemunduran demokrasi yang nyata.

Menyikapi hal tersebut, Bagas Anjaya, Fungsionaris Departemen PTKP HMI Cabang Kubu Raya, angkat bicara. Menurutnya, memindahkan mandat suara rakyat ke tangan segelintir elite di parlemen bukan sekadar persoalan teknis pemilu, melainkan upaya sistematis untuk menjauhkan rakyat dari kedaulatannya sendiri.

“Memaksa Pilkada kembali ke DPRD adalah langkah mundur yang sangat berbahaya. Ini ibarat kita sedang memutar jarum jam ke era otoriter, di mana suara rakyat hanya menjadi komoditas di atas meja transaksi para elite politik,” ujar Bagas dalam keterangan tertulisnya.

Pemerintah dan sejumlah fraksi di DPR berdalih bahwa pengembalian Pilkada ke DPRD bertujuan untuk menekan angka korupsi akibat politik uang yang tinggi dan menciptakan efisiensi anggaran. Namun, Bagas menilai alasan tersebut sangat tidak relevan dan terkesan mencari jalan pintas.

“Alasan efisiensi biaya dan pencegahan korupsi itu sangat mengada-ada. Masalah korupsi bukan terletak pada siapa yang memilih, tapi pada mentalitas aktor politik dan lemahnya sistem kaderisasi di internal partai. Jangan rakyat yang dikorbankan haknya hanya karena partai politik gagal mendidik kadernya agar tidak korup,” tegas Bagas.

HMI Cabang Kubu Raya juga menyoroti data dari para pakar hukum tata negara yang menyebutkan bahwa Pilkada oleh DPRD justru berpotensi menyuburkan politik transaksional di ruang tertutup. Jika selama ini rakyat bisa memantau kandidat secara terbuka, pemilihan oleh DPRD justru akan membuat proses “jual-beli” dukungan semakin tidak terkendali karena hanya melibatkan segelintir orang.

Mengutip kajian dari pakar hukum UGM dan Perludem, pengembalian sistem ini jelas menabrak putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang menegaskan bahwa Pilkada adalah bagian dari pemilu yang harus melibatkan partisipasi langsung rakyat. Selain itu, legitimasi kepala daerah yang lahir dari DPRD diprediksi akan lemah karena mereka tidak memiliki ikatan emosional dan tanggung jawab langsung kepada masyarakat bawah, melainkan hanya tunduk pada instruksi pusat atau DPP partai yang sentralistik.

Alih-alih merombak sistem yang sudah berjalan, HMI Cabang Kubu Raya mengusulkan solusi yang lebih substantif dan membangun. Seharusnya pemerintah fokus pada penguatan regulasi dana kampanye dan perbaikan tata kelola partai politik.

“Solusinya jelas, yang harus dibenahi adalah partai politiknya dan integritas para aktornya. Perketat pengawasan dana kampanye, buat mekanisme seleksi calon yang transparan, dan berikan sanksi berat bagi pelaku politik uang. Bukan justru mematikan hak pilih rakyat yang sudah diperjuangkan sejak Reformasi,” pungkasnya.

Bagas Anjaya selaku PTKP HMI Cabang Kubu Raya akan terus mengawal isu ini. Ia mengajak seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap segala bentuk kebijakan yang berpotensi mencederai nilai-nilai demokrasi di tanah air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Atlet Tinju Kubu Raya Irnanda Firmanda Ikuti Pelatnas di Bogor, Bidik Kejuaraan Asian Boxing U-19 dan U-23

13 Juni 2026 - 06:44 WIB

Imbas Kenaikan BBM Non-subsidi Diduga Picu Pertalite SPBU Nusa Asia Wonodadi Langka, Bupati Kubu Raya Angkat Bicara

12 Juni 2026 - 06:18 WIB

Bawaslu Kubu Raya Perkuat Jaringan Pengawasan Partisipatif Perempuan Bersama Nasyiatul Aisyiyah

12 Juni 2026 - 06:15 WIB

Pengurus Pemuda Katolik Kubu Raya Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Tancap Gas Layani Masyarakat

11 Juni 2026 - 02:03 WIB

Habib Abdurahman Hafis Almuthahar Ucapkan Selamat kepada Ade Jona Prasetyo atas Terpilihnya sebagai Ketua Umum HIPMI

11 Juni 2026 - 02:01 WIB

Trending di Kubu Raya