Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Upaya Temukan Kakek Toni di Sajingan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Sambut Idul Adha, Fenty Noverita Bendum DPP PSI Adakan Pemotongan Sapi Kurban di Mempawah Pembukaan Pemotongan Hadyu Haji Tamattu’ KBIHU Muhammadiyah Kalimantan Barat tahun 2026 di Kalimantan Barat Resmi Dilaksanakan LAZISMU Masjid At-Tanwir Pusdam PWM Kalbar Salurkan Ratusan Paket Qurban dan Daging Hadyu Nasyiatul Aisyiyah Kota Pontianak Finalisasi Seminar Pengembangan Karakter Remaja Bersama Kesbangpol Menjelang Suksesi Kepemimpinan IAIN Pontianak, Hermansyah Dinilai Miliki Visi Transformasi Kampus Berbasis Lokal dan Global Tim SAR Gabungan Temukan Warga Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Pencarian

Sambas

Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Upaya Temukan Kakek Toni di Sajingan

badge-check


					Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Upaya Temukan Kakek Toni di Sajingan Perbesar

Gagasankalbar.com – Tim SAR gabungan terus melanjutkan upaya pencarian terhadap seorang kakek berusia 65 tahun bernama Toni, warga Desa Santaban, Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas, yang dilaporkan hilang. Hingga Jumat, 2 Januari 2026, pencarian telah memasuki hari kedua namun korban belum ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, I Made Junetra, menyampaikan kronologi awal kejadian hilangnya Kakek Toni. Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula pada Sabtu, 13 Desember 2025, sekitar pukul 13.00 WIB.

“Pada tanggal 13 Desember 2025 sekitar pukul 13.00 WIB, istri korban bernama Suriani mengecek ke pondok kebun sawah yang jaraknya kurang lebih 4 kilometer dari rumah. Saat itu, Kakek Toni masih berada di pondok,” ujar I Made Junetra.

Namun, pada sore harinya Suriani kembali ke rumah dan meninggalkan Kakek Toni seorang diri di pondok tersebut. Selanjutnya, pada Minggu, 21 Desember 2025, Suriani kembali mendatangi pondok untuk mengecek keadaan suaminya.

“Setibanya di pondok, Suriani tidak menemukan Kakek Toni. Di lokasi hanya ditemukan sisa-sisa lauk pauk dan nasi yang sudah basi hingga berjamur,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, Suriani kemudian melaporkan hilangnya Kakek Toni kepada Kepala Desa Senipahan pada 26 Desember 2025. Sebelumnya, upaya pencarian telah dilakukan oleh masyarakat setempat bersama keluarga korban, namun belum membuahkan hasil.

“Karena hasil pencarian oleh warga dan keluarga masih nihil, maka kami menerima permohonan bantuan SAR untuk melakukan pencarian lebih lanjut,” tambah I Made Junetra.

Dalam operasi pencarian ini, Tim SAR Gabungan menurunkan sejumlah sarana dan prasarana pendukung, di antaranya R. Car D-Max dan Rescue Trail, serta dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD), perlengkapan evakuasi, perlengkapan medis, perlengkapan navigasi, dan perlengkapan komunikasi.

Meski demikian, proses pencarian menghadapi kendala di lapangan. Area sekitar lokasi hilangnya Kakek Toni diketahui tergenang banjir, sehingga menyulitkan pergerakan tim.

“Namun demikian, pencarian tetap kami lanjutkan melalui udara dengan menggunakan Drone Thermal dan mengutamakan keselamatan personel dan memaksimalkan koordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi pondok dan area sekitarnya dengan harapan Kakek Toni dapat segera ditemukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korban Tenggelam di Sungai Sambas Kecil Ditemukan Meninggal Dunia pada Hari Kedua Pencarian

28 April 2026 - 08:55 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Pantai JS Resort Temajuk

17 Februari 2026 - 12:59 WIB

Tim SAR Gabungan Akhiri Pencarian Kakek Hilang di Sajingan Setelah 7 Hari Operasi

8 Januari 2026 - 13:41 WIB

Operasi Zebra 2025 Resmi Berjalan, Pemkab Sambas Beri Dukungan Penuh

18 November 2025 - 04:41 WIB

IPM Sambas Tembus 72,08, Jadi yang Tertinggi di Kalbar Tahun 2025

8 November 2025 - 06:00 WIB

Trending di Sambas