Gagasankalbar.com – Ketua Umum Barisan Pemuda Melayu (BPM), Gusti Eddy, menyerahkan seorang terduga pelaku kasus pembunuhan kepada Tim Resmob Polda Kalbar pada Sabtu malam (15/11). Penyerahan berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB di wilayah Kecamatan Segedong, turut disaksikan personel Polres Mempawah, Polsek Jungkat, serta anggota Satgas BPM Ranting Segedong.
Kasus ini bermula dari insiden pembunuhan yang menewaskan seorang karyawan PT Bumi Agro Lestari (BAL) di Desa Peniti Luar, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, Jumat (14/11) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban, Tjang Mo Liang (60), ditemukan bersimbah darah dengan luka sayatan di bagian leher dan pinggang di depan SDN 11 Jongkat.
Terduga pelaku, SF (38), yang sehari-hari bekerja sebagai pencari kepiting dan ikan, diduga melakukan pembacokan terhadap dua korban yang saat itu baru pulang dari PT BAL menggunakan mobil pickup.
Hery Firmansyah (43), saksi sekaligus korban selamat, menuturkan bahwa pelaku tiba-tiba menghadang kendaraan mereka sambil membawa sebilah parang. Cekcok tidak dapat dihindarkan hingga akhirnya SF membacok kedua korban.
Hery mengalami luka sayatan pada tangan kanan dan punggung, dan telah dilarikan ke rumah sakit di Pontianak dalam kondisi luka berat. Sementara rekannya, Tjang Mo Liang, meninggal dunia di tempat kejadian.
Pelaku SF sempat melarikan diri setelah melakukan aksi pembacokan. Namun, BPM bersama aparat kepolisian akhirnya berhasil mengamankannya sebelum diserahkan secara resmi kepada petugas.
Dalam video yang beredar, Ketum BPM Gusti Eddy menegaskan komitmen organisasinya untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalimantan Barat.
“BPM siap mendukung kepolisian menjaga Kamtibmas. Jika ada anggota kami yang terlibat kriminal, kami serahkan sepenuhnya kepada proses hukum. Mari bersama menjaga keamanan agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujarnya. ***










